Kompas.com - 18/07/2020, 07:58 WIB
Artis, Catherine Wilson, usai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (24/2/2014). Catherine diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA DANY PERMANAArtis, Catherine Wilson, usai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (24/2/2014). Catherine diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

JAKARTA,KOMPAS.com - Artis Catherine Wilson ditangkap polisi dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Dia ditangkap di rumahnya di Jalan Haji Soleh No 11, Pangkalan Jati, Cinere Depok, Jawa Barat, Jumat (17/7/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, penangkapan bermula adanya laporan bahwa Cathrine menyimpan narkoba.

Berdasarkan laporan itu, polisi yang melakukan penyelidian kemudian menangkap Catherine.

"Berdasarkan laporan itu kita lakukan penyelidikan kita geledah di kediamannya. Ditemukan 2 paket diduga jenis sabu," kata Yusri, Jumat.

Baca juga: Polisi: Hasil Tes Urine Artis Catherine Wilson Positif Narkoba

Paket pertama seberat 0,43 gram. Sedangkan satu lainnya seberat 0,66 gram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pengujian apakah itu mengandung sabu, tapi dugaan sementara itu adalah sabu 2 paket kecil," kata Yusri.

Yusri menjelaskan, Catherine ditangkap seorang diri saat berada di rumahnya.

"Tidak ada yang lain. Ditangkap sendiri," kata Yusri.

Polisi memperlihatkan proses penangkapan Catherine melalui video yang diunggah akun resmi instagram @narkoba_metro.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Megapolitan
Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Megapolitan
Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Megapolitan
Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

Megapolitan
Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Megapolitan
Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Megapolitan
Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Penyebab Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Akan Selidiki Penyebab Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
UPDATE 21 September: Tambah 12 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 21 September: Tambah 12 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 21 September: 32 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

UPDATE 21 September: 32 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

Megapolitan
Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Megapolitan
Informasi Lengkap Seputar Rencana Penerapan Ganjil Genap di Margonda Depok

Informasi Lengkap Seputar Rencana Penerapan Ganjil Genap di Margonda Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.