28.759 Orang Ditindak karena Tak Gunakan Masker Selama PSBB Transisi di Jakarta

Kompas.com - 20/07/2020, 17:30 WIB
Ilustrasi virus corona, gejala virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona, gejala virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, sebanyak 28.759 orang telah ditindak karena tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Arifin menyampaikan, para pelanggar itu ditemukan saat Satpol PP menggelar pemeriksaan rutin di pusat-pusat keramaian seperti pasar dan tempat wisata.

"Jadi, semua masyarakat yang beraktivtias di luar rumah yang tidak gunakan masker itu kami berikan sanksi penindakan kerja sosial maupun denda (sebesar Rp 250.000 sesuai aturan dalam Pergub Nomor 60 Tahun 2020)," kata Arifin, Senin (20/7/2020).

Baca juga: Ramai Pesepeda di Sudirman-Thamrin, 1.000 Orang Tak Pakai Masker

Hingga 19 Juli 2020, sebanyak 1.990 orang dikenakan sanksi denda karena tidak menggunakan masker. Sedangkan, sebanyak 26.769 orang dikenakan sanksi kerja sosial.

"Untuk pelanggaran (tidak menggunakan) masker, jumlah total 28.759 orang. (Yang dikenakan sanksi) denda 1.990 orang, nilai denda Rp 379.910.000. Sisanya kerja sosial yakni 26.769 orang," ungkap Arifin.

Selain mengawasi dan menindak para pelanggar, Satpol PP juga memberikan edukasi terkait pentingnya protokol kesehatan Covid-19, seperti menggunakan masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Selain patroli, juga melakukan edukasi dan pengawsan. Kita awasi terus, ketika mereka enggak pakai masker keluar rumah, ya akan ditindak. Bahkan kami tingkatkan penegakan, yang bawa msker tapi enggak dipakai itu kita tindak," ucap Arifin.

Pemprov DKI Jakarta telah memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada masa transisi fase pertama. PSBB transisi diperpanjang selama dua pekan, terhitung mulai 17 sampai 30 Juli 2020.

"Kami di DKI Jakarta, Gugus Tugas memutuskan untuk kembali memperpanjang fase satu PSBB transisi ini sampai dua pekan ke depan sebelum kita bisa beralih ke fase kedua," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis pekan lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

Megapolitan
Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Megapolitan
Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Megapolitan
Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Megapolitan
Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Megapolitan
Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Megapolitan
5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

Megapolitan
Anies Terbitkan Aturan Soal Masker Kain di DKI Jakarta, Ini Ketentuan dan Sanksi buat Pelanggar

Anies Terbitkan Aturan Soal Masker Kain di DKI Jakarta, Ini Ketentuan dan Sanksi buat Pelanggar

Megapolitan
Pelayat Padati Area Pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Pancoran

Pelayat Padati Area Pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Pancoran

Megapolitan
Cerita Ivana, Perawat di Jakarta yang Sudah Divaksin Covid-19

Cerita Ivana, Perawat di Jakarta yang Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Pramugari Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Keluarga Jemput Jenazah di RS Polri

Pramugari Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Keluarga Jemput Jenazah di RS Polri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X