Keluarga Sebut Pacar Yodi Prabowo Sempat Minta Diantar ke Lokasi Penemuan Mayat di Pinggir Tol

Kompas.com - 24/07/2020, 07:19 WIB
Polisi kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus kematian editor Metro TV Yodi Prabowo, Senin (20/7/2020) sore sekitar pukul 15.00 WIB. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOPolisi kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus kematian editor Metro TV Yodi Prabowo, Senin (20/7/2020) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pacar dari editor Metro TV Yodi Prabowo, Suci Fitri ternyata pernah meminta diantarkan oleh adik Yodi, Dimas Wicaksono ke lokasi penemuan mayat Yodi.

Suci mengungkapkan keinginan pergi ke lokasi penemuan mayat Yodi pada Kamis (16/7) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Suci minta anterin Dimas ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kata Dimas, bilang dulu ke Bapak. Kata Bapaknya, enggak boleh," kata Turinah, ibu dari Yodi saat ditemui Kompas.com di rumahnya di bilangan Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Kamis (24/7/2020).

Pihak keluarga pun tak mengetahui jelas alasan Suci ingin pergi ke TKP. Turinah menyebutkan, Suci menghubungi Dimas via aplikasi pesan singkat, Whatsapp.

Baca juga: Cerita Ibu Editor Metro TV tentang Pertemuan Sebelum Yodi Tewas dan Keresahannya pada Isu Bunuh Diri

Ayahnya melarang Dimas untuk mengantarkan Suci ke tempat penemuan mayat Yodi lantaran sudah malam. Akhirnya Suci tak jadi pergi ke pinggir Jalan Tol JORR Pesanggrahan, Ulujami, Jakarta.

"Besok kan masih bisa, ngapain harus malem-malem. Mungkin dia mau lihat suasana kalau malam di sana bagaimana mungkin," katanya.

Suci adalah pacar Yodi yang sudah berhubungan selama tujuh tahun. Suci dan Yodi berencana menikah pada tahun 2022.

Namun, rencana tersebut gagal karena Yodi ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Pesanggrahan.

Jenazah Yodi ditemukan di pinggir Tol JORR Pesanggrahan, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta pada Jumat lalu pukul 11.30 WIB oleh tiga anak kecil yang bermain layangan.

Baca juga: Sebelum Tewas, Editor Metro TV Yodi Prabowo Bertemu Pacar dan Perempuan Lain di Kafe


Yodi tertelungkup di dekat tembok. Yodi ditemukan memakai helm, berjaket hijau, bercelana hitam, bersepatu, dan mengenakan tas.

Yodi diperkirakan tewas pada Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 00.00-02.00 WIB.

Sebelumnya, Yodi terakhir terlihat di kantor Metro TV pada Selasa (7/7/2020) pukul 22.27 WIB. Di tempat kejadian perkara, polisi menemukan dompet berisi KTP, NPWP, kartu ATM, motor Honda Beat warna putih bernomor B 6750 WHC, tiga STNK, uang sebesar Rp 40.000, helm, jaket, dan tas milik korban.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pemuda Ditangkap, Buat Grup Berbayar Jual Pornografi Anak-anak

3 Pemuda Ditangkap, Buat Grup Berbayar Jual Pornografi Anak-anak

Megapolitan
Ceritakan Kasusnya di Medsos, Korban Pemerkosaan di Bintaro Ingin Dapatkan Keadilan

Ceritakan Kasusnya di Medsos, Korban Pemerkosaan di Bintaro Ingin Dapatkan Keadilan

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Anji Diminta Jelaskan Tujuan Konten Wawancara dengan Hadi Pranoto

Diperiksa Polisi, Anji Diminta Jelaskan Tujuan Konten Wawancara dengan Hadi Pranoto

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Pondok Pinang

Seorang Remaja Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Pondok Pinang

Megapolitan
Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Megapolitan
Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Megapolitan
Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

Megapolitan
Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Megapolitan
Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Megapolitan
Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Megapolitan
 RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X