Gara-gara Tersenggol, Petugas Dishub Pecahkan Kaca Angkot di Rawamangun

Kompas.com - 02/08/2020, 16:41 WIB
Petugas Dinas Perhubungan berinisial IR memperlihatkan selembar kertas yang disebut sebagai surat perdamaian dengan seorang pengendara angkot di halaman parkir Mapolsek Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (2/7/2020). Perikaian anggota Dishub dan pengendara angkot dipicu senggolan sehingga berujung pemecahan kaca kendaraan. ANTARA/HO-Polsek Pulo GadungPetugas Dinas Perhubungan berinisial IR memperlihatkan selembar kertas yang disebut sebagai surat perdamaian dengan seorang pengendara angkot di halaman parkir Mapolsek Pulo Gadung, Jakarta Timur, Minggu (2/7/2020). Perikaian anggota Dishub dan pengendara angkot dipicu senggolan sehingga berujung pemecahan kaca kendaraan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) berinisial IR memecahkan kaca angkutan kota (angkot) setelah insiden senggolan di lampu lalu lintas Jalan Pemuda, Rawamangun, Minggu (2/7/2020) siang.

"Saat itu sudah lampu hijau, dia nerobos, saya kesenggol. Saya refleks aja," kata IR usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pulo Gadung, seperti dikutip Antara.

Pertikaian IR dengan seorang pengendara angkot Mikrolet 02 jurusan Kampung Melayu-Rawamangun itu dilaporkan terjadi pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Tawuran di Bekasi, Satu Remaja Tewas

IR merasa kesal akibat tubuhnya terserempet angkot Mikrolet hingga aksi pemecahan kaca bagian kursi penumpang itu terjadi.

Sementara itu menurut keterangan sopir angkot, Mat Sani, bahwa IR yang justru melanggar lampu merah.

"Saya sempat mau selesaikan baik-baik, tapi datang teman-temannya ramai. Ada yang naik ke dalam mobil saya juga. Namanya saya orang tua terus dia petugas ya saya takut," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

IR maupun Mat sani dibawa petugas ke Mapolsek Pulogadung untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Kapolsek: Pengeroyokan Putra Tidak Ada Kaitan dengan Peretasan

Setelah itu kedua pihak memilih jalan damai dengan menandatangani surat perdamaian di atas materai.

"Saya milih damai lah, dia petugas saya takut diapa-apain nanti di jalan. Kerusakan ganti sendiri-sendiri," kata Mat Sani.

Mat sani berharap agar tidak ada lagi aksi serupa terjadi dan berharap agar tidak ada lagi arogansi dari petugas terhadap pengemudi.



Video Rekomendasi

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Jalur Zonasi PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

Dua Jalur Zonasi PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

Megapolitan
Seorang Pencuri Motor Tertangkap Basah Saat Hendak Beraksi di Kalideres

Seorang Pencuri Motor Tertangkap Basah Saat Hendak Beraksi di Kalideres

Megapolitan
Anji Akan Lakukan Asesmen untuk Rehabilitasi di BNN Pusat, Besok

Anji Akan Lakukan Asesmen untuk Rehabilitasi di BNN Pusat, Besok

Megapolitan
Pungli Sopir Truk Kontainer: dari Uang Kopi, Rokok, hingga Bongkar Muat, Minimal Habiskan Rp 100.000

Pungli Sopir Truk Kontainer: dari Uang Kopi, Rokok, hingga Bongkar Muat, Minimal Habiskan Rp 100.000

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Lucky Alamsyah Terkait Laporan Roy Suryo

Polisi Akan Periksa Lucky Alamsyah Terkait Laporan Roy Suryo

Megapolitan
Juru Parkir Minimarket, Dibutuhkan atau Tidak?

Juru Parkir Minimarket, Dibutuhkan atau Tidak?

Megapolitan
Polda Metro Usut Kepemilikan Mobil Polisi Gadungan yang Pakai Pelat Nomor Palsu

Polda Metro Usut Kepemilikan Mobil Polisi Gadungan yang Pakai Pelat Nomor Palsu

Megapolitan
Istri Mengaku Tak Tahu Anji Gunakan Narkotika

Istri Mengaku Tak Tahu Anji Gunakan Narkotika

Megapolitan
Sudinkes Jakpus Targetkan Vaksinasi 16.000 Orang Per Hari

Sudinkes Jakpus Targetkan Vaksinasi 16.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Kebakaran di Pademangan Timur Diduga akibat Korsleting Listrik

Kebakaran di Pademangan Timur Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
JICT Jamin Sopir Truk Dilayani di Pelabuhan Tanjung Priok dan Minta Mereka Jangan Lagi Bayar Pungli

JICT Jamin Sopir Truk Dilayani di Pelabuhan Tanjung Priok dan Minta Mereka Jangan Lagi Bayar Pungli

Megapolitan
Pohon Setinggi 20 Meter Tumbang dan Menimpa Dua Warung di Serpong

Pohon Setinggi 20 Meter Tumbang dan Menimpa Dua Warung di Serpong

Megapolitan
JICT Tegur Vendor Outsourcing yang Pekerjakan Koordinator Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

JICT Tegur Vendor Outsourcing yang Pekerjakan Koordinator Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

Megapolitan
Pengamat: Jalur Sepeda Jangan Dibongkar Hanya karena Road Bike

Pengamat: Jalur Sepeda Jangan Dibongkar Hanya karena Road Bike

Megapolitan
Alasan Polisi Gadungan Beli Kartu Anggota Polri Rp 2 Juta: Agar Aman di Jalan

Alasan Polisi Gadungan Beli Kartu Anggota Polri Rp 2 Juta: Agar Aman di Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X