Terobos Palang Perlintasan di Bojonggede, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta

Kompas.com - 02/08/2020, 17:30 WIB
Seorang pengendara motor berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas tewas tertabrak kereta api saat melintasi perlintasan kereta api Vila Asia, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/8/2020) sekitar pukul 12.33 WIB. Dok. Polsek BojonggedeSeorang pengendara motor berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas tewas tertabrak kereta api saat melintasi perlintasan kereta api Vila Asia, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/8/2020) sekitar pukul 12.33 WIB.

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang pengendara motor berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas tewas tertabrak kereta api saat melintasi perlintasan kereta di Vila Asia, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/8/2020) sekitar pukul 12.33 WIB.

Laki-laki tersebut mengendarai sepeda motor Yamaha Mio S Nopol F-5565-FDD warna putih.

“Seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya tertabrak kereta api dari arah Bogor menuju Jakarta di perlintas kereta api Villa Asia,” kata Kapolsek Bojonggede Kompol Supriyadi dalam keterangan tertulis, Minggu sore.

Baca juga: Tawuran di Bekasi, Satu Remaja Tewas

Berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat menerobos pintu Perlintasan kereta api dari arah Girya Yasa menuju Bambu Kuning.

Pada saat itu pintu perlintasan kereta api sudah ditutup.

Baca juga: Gara-gara Tersenggol, Petugas Dishub Pecahkan Kaca Angkot di Rawamangun

“Namun korban tetap menerobos hingga akhirnya korban tertabrak kereta api dari jurusan Bogor menuju Jakarta,” kata Supriyadi.

Korban mengalami luka sangat parah hingga menyebabkan meninggal dunia di tempat. Sementara sepeda motor milik korban hancur.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diperiksa Polisi, Anji Diminta Jelaskan Tujuan Konten Wawancara dengan Hadi Pranoto

Diperiksa Polisi, Anji Diminta Jelaskan Tujuan Konten Wawancara dengan Hadi Pranoto

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Pondok Pinang

Seorang Remaja Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Pondok Pinang

Megapolitan
Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Pemerkosa di Bintaro Teror Korbannya dengan Foto Tak Senonoh Lewat Instagram

Megapolitan
Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Hampir 80 Persen Penumpang KRL Telah Bertransaksi Non Tunai

Megapolitan
Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Kronologi Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

IPW Minta Kapolda Metro Jaya Evaluasi Kinerja Polres Tangsel Tangani Kasus Pemerkosaan

Megapolitan
Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Satu Pegawai Diduga Positif Covid-19, Giant Margo City Tetap Beroperasi

Megapolitan
Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Menurun, tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 9 Agustus: 28 RW dan 20 Kelurahan Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Polres Bandara Soetta Tangkap Calon Penumpang yang Pakai Surat Palsu Bebas Covid-19

Megapolitan
Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Buka Saat PSBB, Karaoke Masterpiece di Mangga Besar Terancam Disegel

Megapolitan
 RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

RS Azra Kota Bogor Bantah 10 Pegawainya Terpapar Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Bekasi: Bertambah 27 Kasus, 30 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Ini Alasan First Travel Ajukan PK untuk Aset yang Dirampas Negara

Megapolitan
Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Hari Pertama Sanksi Tilang Ganjil Genap, Tak Ada Lonjakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X