Simulasi Tatap Muka, Enam Sekolah di Bekasi Akan Diverifikasi Ulang 2 Minggu Sekali

Kompas.com - 04/08/2020, 20:52 WIB
Simulasi sekolah belajar tatap muka di SMPN 02 Bekasi, Senin (3/8/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA Simulasi sekolah belajar tatap muka di SMPN 02 Bekasi, Senin (3/8/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar mengatakan, enam sekolah yang telah menggelar simulasi KBM tatap muka akan diverifikasi ulang setiap dua minggu sekali.

Verifikasi ulang dilakukan untuk mempertimbangkan apakah enam sekolah tersebut masih layak menjalankan kegiatan KBM tatap muka.

Sejauh ini sudah enam sekolah yang diberikan izin untuk menggelar KBM tatap muka mulai Senin (3/8/2020).

Enam sekolah tersebut yakni SMPN 2 Kota Bekasi, SMP Victory, SMP Nassa, SDN Pekayonjaya VI, SD Negeri Jaticempaka VI, dan SD Al Azhar VI.

Baca juga: Siswa di Bekasi Diharapkan Terbiasa dengan Protokol Kesehatan Saat Kembali Belajar Tatap Muka

“Di dalam ketetapan sekolah-sekolah yang menjadi role model diberikan kesempatan tiap dua pekan akan verifikasi ulang dari role model ini,” ujar Uu di Bekasi, Selasa (4/8/2020).

Uu mengatakan, KBM tatap muka di sekolah tersebut akan dipertimbangkan tetap berlangsung dengan memantau perkembangan kasus Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya itu, guru-guru di sekolah tersebut juga wajib memberikan surat bebas Covid-19 saat verifikasi ulang.

Jika persyaratan-persyaratan tersebut terpenuhi, maka Pemkot Bekasi akan kembali mengizinkan sekolah tatap muka.

“Jadi dilihat kembali syarat-syaratnya memenuhi atau tidak untuk melanjutkan. Kalau memenuhi syarat, bisa dilanjutkan,” tutur dia.

Baca juga: 11 Sekolah di Bekasi Ajukan Izin Simulasi KBM Tatap Muka

Sekolah role model mulai menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka mulai Senin (3/8/2020) lalu.

Enam sekolah yang melangsungkan simulasi belajar tatap muka itu adalah sekolah yang masuk kategori role model atau percontohan.

Sebagai informasi, Pemkot Bekasi memperbolehkan aktivitas tatap muka di sekolah kembali berlangsung dengan alasan angka penularan Covid-19 di Kota Bekasi sudah di bawah satu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Kasus DBD di Jaktim Tertinggi ke-5 di Indonesia, Pemkot: Karena Padat Penduduk

Megapolitan
24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

24 Pelaku Jual Obat Covid-19 Lebih Mahal lewat Online, Ada yang Seharga Rp 40 Juta

Megapolitan
Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Anies Undang Wali Kota London Jadi Pembicara Forum Diskusi di Jakarta

Megapolitan
Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Rekrutmen Tenaga Medis di Tangsel Sepi Peminat, Hanya Ada 10 Pendaftar

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Pemprov DKI Akan Berikan Relaksasi Pajak untuk Usaha Pariwisata

Megapolitan
Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Dari Target 32.468, Baru 4.400 Keluarga yang Terima Bansos Beras di Kota Tangerang

Megapolitan
Dapat Donasi 300 Paket Sembako, Pemkot Jaksel Langsung Salurkan ke PKL

Dapat Donasi 300 Paket Sembako, Pemkot Jaksel Langsung Salurkan ke PKL

Megapolitan
BST Rp 600.000 untuk 6.599 Keluarga di Kota Tangerang Belum Disalurkan, Ini Alasannya

BST Rp 600.000 untuk 6.599 Keluarga di Kota Tangerang Belum Disalurkan, Ini Alasannya

Megapolitan
NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksin di Tangsel, Dukcapil Lakukan Penelusuran

NIK Warga Jakarta Dipakai Orang Lain untuk Vaksin di Tangsel, Dukcapil Lakukan Penelusuran

Megapolitan
Pemprov DKI Janji Perhatikan Anak yang Yatim Piatu akibat Pandemi Covid-19

Pemprov DKI Janji Perhatikan Anak yang Yatim Piatu akibat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Seluruh Siswa Usia 12 Tahun ke Atas di Jakarta Ditargetkan Sudah Divaksinasi Covid-19 Pekan Depan

Seluruh Siswa Usia 12 Tahun ke Atas di Jakarta Ditargetkan Sudah Divaksinasi Covid-19 Pekan Depan

Megapolitan
Sidang Kasus Mafia Tanah di Pinang, Sertifikat HGB Milik Terdakwa Disebut Tak Terdaftar di BPN

Sidang Kasus Mafia Tanah di Pinang, Sertifikat HGB Milik Terdakwa Disebut Tak Terdaftar di BPN

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk ODGJ di Bekasi, Pihak Yayasan Terkendala Izin Keluarga

Vaksinasi Covid-19 untuk ODGJ di Bekasi, Pihak Yayasan Terkendala Izin Keluarga

Megapolitan
PAUD di Cipayung Ditutup karena Gelar Belajar Tatap Muka, Ini Komentar Lurah

PAUD di Cipayung Ditutup karena Gelar Belajar Tatap Muka, Ini Komentar Lurah

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Terus Dikebut, 6.300 Kuota Disiapkan Khusus Warga Bogor Utara

Vaksinasi Covid-19 Terus Dikebut, 6.300 Kuota Disiapkan Khusus Warga Bogor Utara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X