Ada Sosok Pendekar Wanita di Balik Nama Poris Plawad

Kompas.com - 06/08/2020, 22:05 WIB
Bus Rapid Transit (BRT) Tangerang di Terminal Poris Plawad, Tangerang, Kamis (8/12/2016). Kahfi Dirga CahyaBus Rapid Transit (BRT) Tangerang di Terminal Poris Plawad, Tangerang, Kamis (8/12/2016).

TANGERANG, KOMPAS.com - Poris Plawad menjadi nama untuk terminal bus terbesar di Kota Tangerang, bahkan Tangerang Raya.

Terminal Bus Poris Plawad yang terintegrasi dengan stasiun kereta rel listrik dan Kereta Bandara Soekarno-Hatta yang terletak di Kecamatan Batuceper ternyata memiliki kisahnya sendiri.

Seperti yang ditulis Burhanuddin dalam buku "Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang," Poris Plawad merupakan nama kelurahan yang sudah lama ada.

Baca juga: Terminal Poris Plawad Kota Tangerang Dibuka, Pelayanan Belum Signifikan

"Nama Poris Pawad sendiri berasal dari seorang pendekar wanita yang berjuang melawan penjajah," tulis Burhanuddin.

Nama pendekar wanita itu adalah Mpok Ris, yang dikenal sebagai pendekar penguasa ribuan jurus silat, mulai dari silat jawara Betawi sampai kung fu.

Mpok Ris dikenal sebagai pejuang wanita yang tak takut mati.

Kesaktiannya makin bertambah ketika Mpok Ris menggunakan batang pohon plawad, pohon sejenis tebu yang dia jadikan senjata.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Sebut Akan Ada TOD di Terminal Poris Plawad

"Mpok Ris bisa bikin keok barisan prajurit kompeni hanya sekali tebas batang plawad," tulis Burhanuddin.

Jadilah daerah tersebut dinamakan Poris Plawad, berawal dari nama seorang pejuang wanita yang bersenjatakan batang plawad.

Di daerah tersebut kini dibangun area transportasi terintegrasi mulai dari terminal bus terbesar hingga stasiun KRL dan Stasiun Transit Kereta Bandara Soekarno-Hatta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Megapolitan
Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Megapolitan
Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Megapolitan
Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Megapolitan
Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Megapolitan
UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Megapolitan
13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

Megapolitan
Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Megapolitan
Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Megapolitan
Sudah 13 Hari, Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang Belum Juga Ditemukan

Sudah 13 Hari, Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang Belum Juga Ditemukan

Megapolitan
Layani Pembeli Makan di Tempat, 3 Tempat Makan di Tebet Ditutup Tiga Hari

Layani Pembeli Makan di Tempat, 3 Tempat Makan di Tebet Ditutup Tiga Hari

Megapolitan
Tak Ada Penambahan TPS, Pilkada Tangsel Jadwalkan Jam Datang untuk Pemilih

Tak Ada Penambahan TPS, Pilkada Tangsel Jadwalkan Jam Datang untuk Pemilih

Megapolitan
Tabrak Trotoar dan Tiang, Remaja Tewas di Gambir

Tabrak Trotoar dan Tiang, Remaja Tewas di Gambir

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X