Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Kompas.com - 11/08/2020, 19:56 WIB
Pengendara mobil yang terjaring razia PSBB masa transisi saat protes dan membentak petugas di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2020). Tribun Jakarta/Bima PutraPengendara mobil yang terjaring razia PSBB masa transisi saat protes dan membentak petugas di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak warga yang emosi saat terjaring razia karena tak menggunakan masker di Kalideres, Jakarta Barat.

Kasie Ops Satpol PP Jakarta Barat, Ivan Sugiro mengatakan ada saja warga yang melampiaskan emosinya ke petugas saat kedapatan tak menggunakan masker.

Salah satu temuan pada hari ini, salah seorang warga marah-marah kepada petugas karena mengaku tak punya uang untuk membayar denda.

"Dia bilang 'lebih baik saya dipenjara saja pak dari pada bayar denda itu.' Tapi kita edukasi bahwa tak ada sanksi penjara, tapi sanksi sosial aja," kata Ivan dalam ketetangan tertulisnya, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Stok Plasma Darah Berbagai Golongan Masih Tersedia di RSPAD Gatot Subroto

Selain itu, ada juga warga tak bermasker yang membanting dompetnya di hadapan petugas saat kendaraannya dihentikan petugas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanpa menyadari kesalahannya, pria tersebut mengamuk karena menolak membayar uang denda sebesar Rp 250.000.

Ivan kemudian mengatakan, masih cukup banyak temuan warga yang tak menggunakan masker di tengah PSBB transisi ini.

"Hari ini yang terjaring sebanyak 50 orang dikenakan sanksi denda RP 250 ribu dan sanksi sosial," ucap ivan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta-London Siap Berkolaborasi Perkuat Ketahanan Iklim

Jakarta-London Siap Berkolaborasi Perkuat Ketahanan Iklim

Megapolitan
3 Fakta Seputar Kasus Warga Bekasi Sempat Tak Bisa Divaksinasi karena NIK Dipakai Orang Lain

3 Fakta Seputar Kasus Warga Bekasi Sempat Tak Bisa Divaksinasi karena NIK Dipakai Orang Lain

Megapolitan
Pengadilan Tinggi Kuatkan Vonis 8 Bulan Penjara terhadap Rizieq Shihab di Kasus Petamburan

Pengadilan Tinggi Kuatkan Vonis 8 Bulan Penjara terhadap Rizieq Shihab di Kasus Petamburan

Megapolitan
4 Penyebab Dugaan Korupsi Damkar Depok Belum Terungkap Versi Kejaksaan

4 Penyebab Dugaan Korupsi Damkar Depok Belum Terungkap Versi Kejaksaan

Megapolitan
Vonis terhadap Rizieq pada Kasus Megamendung Dikuatkan di Tingkat Banding

Vonis terhadap Rizieq pada Kasus Megamendung Dikuatkan di Tingkat Banding

Megapolitan
UPDATE: Depok Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Terbanyak Kedua Selama Pandemi

UPDATE: Depok Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Terbanyak Kedua Selama Pandemi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Mayoritas Jabodetabek Berawan

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Mayoritas Jabodetabek Berawan

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksinasi Keliling Jakarta, Kamis 5 Agustus 2021

Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksinasi Keliling Jakarta, Kamis 5 Agustus 2021

Megapolitan
Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMP di Kota Bekasi Digelar hingga Malam

Megapolitan
Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Selidiki Pungli Bansos di Kota Tangerang, Polisi Periksa 3 Orang Lagi

Megapolitan
Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Permudah Warga, Mobil Vaksinasi Keliling Dihadirkan di Cilandak Timur

Megapolitan
Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Dinsos Kota Tangerang Akan Salurkan Bansos Rp 300.000, Ini Kriteria Penerima Bantuan

Megapolitan
Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Anggaran Baju DPRD Kota Tangerang Rp 675 Juta, Pengamat: Mana Sense of Crisis-nya?

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Agustus: Tangsel Catat 10.456 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Diduga Depresi karena Cerai, Seorang Wanita Nekat Lompat dari Lantai 5 Apartemen di Sunter

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X