Kompas.com - 12/08/2020, 08:10 WIB

"Gue juga takut kalau gue sudah menularkan virus (corona tipe 2) ke mana aja nih, kan gue juga tinggal di kos di Jakarta, bukan rumah sendiri," lanjutnya.

SI langsung menginformasikan teman-temannya yang sempat kontak langsung dengannya dalam kurun waktu dua pekan sebelum hasil swab keluar. Dia juga menyampaikan hasil swab kepada pemilik indekos dan teman-teman kosnya.

Manajemen kantor pun meminta SI memilih isolasi mandiri di rumah atau lokasi isolasi yang disiapkan Pemprov DKI.

Baca juga: 142 Warga Lenteng Agung dari Kampung Tanpa SIKM, Mayoritas Karantina Mandiri

Dia lantas memilih karantina mandiri di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, karena tidak ingin menularkan Covid-19 ke penghuni kos lainnya.

"Gue lebih baik isolasi di Wisma Atlet karena gue enggak mau egois. Gue kan OTG, jadi gue enggak bisa menjamin gue enggak menularkan virus ke ibu kos dan teman-teman kos lainnya," kata SI.

Penyintas Covid-19 butuh dukungan, bukan dikucilkan

Bermodal nekat dan ikhlas, SI langsung dirujuk untuk menjalani karantina mandiri di Wisma Atlet. Dia ditempatkan di sebuah kamar seorang diri.

Saat itulah, SI merasa semangatnya untuk sembuh kendor. Dia tak membayangkan bahwa dia harus dikarantina di tempat asing, seorang diri.

"Walaupun gue juga tinggal sendiri di kos, tapi vibe (atmosfernya) beda banget. Gue langsung merasa sedih aja, enggak bersemangat, padahal kunci untuk sembuh dari Covid-19 adalah sistem imun yang tinggi. Salah satu cara agar imun tetap tinggi ya harus semangat," ucap SI.

SI akhirnya menyadari hal yang dibutuhkan penyintas Covid-19 adalah dukungan dari orang-orang di sekitarnya, bukan diasingkan atau dikucilkan.

Baca juga: Penyintas Covid-19: Virus Corona Benar-benar Ada, Saya Sudah Merasakannya...

"Kita enggak pernah mau terinfeksi Covid-19, ya siapa juga yang mau (terinfeksi Covid-19). Jadi, tolong jangan kucilkan kita para pasien Covid-19, kita juga ingin sembuh, kita hanya butuh semangat dan dukungan kalian," SI melanjutkan.

Terakhir, dia juga mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Sebab, setiap individu tak pernah tahu di mana lokasi penyebaran virus.

"Kita enggak pernah tahu virusnya sudah sampai mana, siapa yang menularkan virus ke kita. Jadi, tolonglah kalau enggak penting banget, lebih baik beraktivitas di rumah saja. Kalaupun harus keluar rumah, tolong pakai masker. Jangan berkerumun juga," ucap SI.

"Kalian sih merasa aman, tapi kalian enggak pernah tahu kalau kalian membawa virus dan menularkan ke orang lain. Ayo, kita saling menjaga dan membantu agar virusnya enggak terus menyebar," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Kebijakan Kontroversial Pemkot Depok, dari Relokasi SDN Pondok Cina 1 hingga Pemasangan 'Barcode' Pohon

Sederet Kebijakan Kontroversial Pemkot Depok, dari Relokasi SDN Pondok Cina 1 hingga Pemasangan "Barcode" Pohon

Megapolitan
Kampung Susun Bayam dan Model Penataan Kampung

Kampung Susun Bayam dan Model Penataan Kampung

Megapolitan
Berburu Diskon di Mal Kelapa Gading Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

Berburu Diskon di Mal Kelapa Gading Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

Megapolitan
Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Seluruh Wilayah DKI Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Seluruh Wilayah DKI Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Hari

Megapolitan
Dangdut Akan Didaftarkan Jadi Warisan Tak Benda, Rhoma Irama: Suatu Kebanggaan Buat Kami

Dangdut Akan Didaftarkan Jadi Warisan Tak Benda, Rhoma Irama: Suatu Kebanggaan Buat Kami

Megapolitan
Polisi Ungkap Motif dan Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Jumat Besok

Polisi Ungkap Motif dan Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Jumat Besok

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Apa Itu Buli-buli yang ada di TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres? | Tumbangnya Kejayaan Mal Jakarta | Fakta Baru Balita Tewas di Tangan Pacar Ibu

[POPULER JABODETABEK] Apa Itu Buli-buli yang ada di TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres? | Tumbangnya Kejayaan Mal Jakarta | Fakta Baru Balita Tewas di Tangan Pacar Ibu

Megapolitan
Dishub Minta Dinkes Cek Kesehatan Pramudi Jelang Libur Akhir Tahun, Sopir AKAP: Biar Enggak Sakit di Jalan

Dishub Minta Dinkes Cek Kesehatan Pramudi Jelang Libur Akhir Tahun, Sopir AKAP: Biar Enggak Sakit di Jalan

Megapolitan
Jadwal Konser dan Festival Musik Tahun 2023 di Jakarta

Jadwal Konser dan Festival Musik Tahun 2023 di Jakarta

Megapolitan
4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

Megapolitan
Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Megapolitan
Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Megapolitan
7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

Megapolitan
Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Megapolitan
Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.