Merapat ke Koalisi PDIP-Gerindra, PAN Dukung Muhamad-Sara di Pilkada Tangsel 2020

Kompas.com - 18/08/2020, 15:34 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) menyerahkan surat rekomendasi kepada pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Muhamad (kedua kanan) dan Rahayu Saraswati (kiri) disaksikan dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) di kediaman Prabowo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020). Partai Gerindra resmi menyerahkan rekomendasi pasangan Muhamad dan Rahayu Saraswati untuk maju dalam Pilkada Tangerang Selatan tahun 2020.? ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) menyerahkan surat rekomendasi kepada pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Muhamad (kedua kanan) dan Rahayu Saraswati (kiri) disaksikan dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kanan) di kediaman Prabowo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020). Partai Gerindra resmi menyerahkan rekomendasi pasangan Muhamad dan Rahayu Saraswati untuk maju dalam Pilkada Tangerang Selatan tahun 2020.? ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mendukung bakal pasangan calon Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) untuk mengikuti kontestasi Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020.

Plt Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Triono Wahyudi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendapatkan arahan dari dewan pimpinan pusat (DPP) untuk mendukung bakal pasangan calon tersebut.

"Rekomendasi sudah kita putuskan di DPP ke Muhamad dan Sara," ujar saat dikonfirmasi Selasa (18/8/2020).

Baca juga: Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Menurut Triono, keputusan mendukung Muhamad dan Sara pada Pilkada Tangsel 2020 diambil lantaran partainya memiliki sejumlah kesamaan dengan Gerindra dan PDI Perjuangan.

Selain itu, lanjut dia, PAN juga sudah sering berkolasi dengan Gerindra pada beberapa kontestasi politik yang berlangsung sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena hampir di banyak Pilkada, PAN ini banyak berkoalisi dengan Gerindra ya. Dan ada kesamaan visi dan misi juga dengan Pak Muhamad dengan Mbak Sara," ungkapnya.

Baca juga: Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Dengan demikian, PAN resmi bergabung dengan koalisi bentukan PDI Perjuangan dan Gerindra yang juga berisi Hanura dan Nasdem untuk nantinya mengusung Muhamad - Sara pada Pilkada Tangsel 2020.

Hingga kini, kontestasi politik pada Pilkada Tangerang Selatan semakin ramai setelah mengerucutnya sejumlah nama yang telah didukung oleh partai.

Seperti Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan keponakan Ratu Atut, yakni Pilar Saga Ichsan yang sudah mendapatkan dukungan dari Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Selain itu, terdapat nama putri wakil presiden RI Ma'ruf Amin, yakni Siti Nur Azizah Ma'ruf dan Ruhamaben yang mendapat dukungan Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pilkada Tangsel 2020 semula akan digelar pada September 2020. Masa penetapan nama calon sebelumnya akan dilakukan pada 8 Juli 2020.

Namun, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 mengatur penundaan pemungutan suara Pilkada 2020 dari September menjadi Desember 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Megapolitan
Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Megapolitan
Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.