Mengapa Sebagian Warga Jakarta Abai Memakai Masker? Ini Penjelasannya

Kompas.com - 19/08/2020, 12:53 WIB
Petugas mendata warga yang tak menggunakan masker saat terjaring razia masker di Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta, (16/8/2020) pagi. Dok. Kelurahan Lenteng AgungPetugas mendata warga yang tak menggunakan masker saat terjaring razia masker di Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta, (16/8/2020) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian warga Jakarta masih abai pada protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 dengan mengenakan masker di tengah masa pandemi penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2.

Padahal, masker berfungsi untuk mencegah penularan Covid-19 melalui droplet dan partikel virus yang melayang di udara ( airborne).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan Ujang Harmawan mengatakan, jumlah warga pelanggar aturan wajib masker selama Operasi Tertib Masker di Jakarta periode 14-18 Agustus 2020 sejumlah 1.577 orang.

Baca juga: Pemprov DKI Berencana Pasang Masker di Patung Jenderal Sudirman

Sebanyak 117 orang terkena sanksi sosial dan 1.460 orang terkena sanksi kerja sosial di prasarana umum.

“Kendalanya ya karena masyarakat menganggap sudah new normal. Kadang suka ditanya kenapa enggak pakai masker, jawabnya karena kalau sakit, kan sakit sendiri,” kata Ujang saat dihubungi, Rabu (19/8/2020) siang.

Ada juga warga yang beralasan sedang merokok dan juga makan. Alasan itu masih bisa ditoleransi pihak Satpol PP.

Baca juga: 242 Warga Bogor Terjaring Razia Masker, Ada yang Ditegur hingga Dihukum Push Up

“Ada juga alasannya ketinggalan masker, mau pergi ke sana sebentar dekat, enggak jauh. Jadi mereka menganggap pakai masker itu mau pergi jauh,” ujarnya.

Alasan ketinggalan masker menjadi alasan warga terbanyak saat ditangkap tak memakai masker.

“Kita berupaya masif dan terus-menerus sosialisasi penggunaan masker,” kata Ujang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Megapolitan
Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Megapolitan
Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Megapolitan
Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Megapolitan
Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Megapolitan
Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Megapolitan
Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Megapolitan
Pemprov DKI Tolak Permintaan Vaksinasi Covid-19 untuk Keluarga Anggota DPRD

Pemprov DKI Tolak Permintaan Vaksinasi Covid-19 untuk Keluarga Anggota DPRD

Megapolitan
Mantan Anak Buah Mengaku Pernah Diperintah John Kei Tagih Rp 1 Miliar ke Nus Kei

Mantan Anak Buah Mengaku Pernah Diperintah John Kei Tagih Rp 1 Miliar ke Nus Kei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X