Kompas.com - 01/09/2020, 07:37 WIB

• 5 Agustus : kasus aktif berkurang 37 menjadi 7.611 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 15 menjadi 895 orang dengan tingkat kematian 3,8 persen.

• 6 Agustus: kasus aktif bertambah 338 menjadi 7.949 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 13 menjadi 908 orang dengan tingkat kematian 3,8 persen.

• 7 Agustus: kasus aktif bertambah 449 menjadi 8.398 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 14 menjadi 922 orang dengan tingkat kematian 3,8 persen.

• 8 Agustus: kasus aktif bertambah 200 menjadi 8.598 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 12 menjadi 934 orang dengan tingkat kematian 3,7 persen.

• 9 Agustus: kasus aktif berkurang 91 menjadi 8.507 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 5 menjadi 939 orang dengan tingkat kematian 3,7 persen.

• 10 Agustus : kasus aktif bertambah 300 menjadi 8.807 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertamhah menjadi 940 orang dengan tingkat kematian 3,6 persen.

Baca juga: Anies: PR Jakarta Membuat Nol Kasus Covid-19

11 - 20 Agustus

Pada paruh kedua bulan Agustus, jumlah kasus aktif Covid-19 masih bergerak fluktuatif. Jumlah kasus aktif turun selama enam hari pada 11, 14, 16, 18, 19, dan 20 Agustus.

Sementara itu, angka harian kematian Covid-19 terus meningkat dengan total penambahan sebanyak 121 orang.

Berikut rincian kasus aktif dan angka kematian Covid-19 pada paruh kedua bulan Agustus:

• 11 Agustus : kasus aktif berkurang 23 menjadi 8.784 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 13 menjadi 953 orang dengan tingkat kematian 3,6 persen.

• 12 Agustus : kasus aktif bertambah 141 menjadi 8.925 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 15 menjadi 968 orang dengan tingkat kematian 3,6 persen.

• 13 Agustus : kasus aktif bertambah 119 menjadi 9.044 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 13 menjadi 981 orang dengan tingkat kematian 3,5 persen.

• 14 Agustus : kasus aktif berkurang 119 menjadi 8.925 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 4 menjadi 985 orang dengan tingkat kematian 3,5 persen.

• 15 Agustus : kasus aktif bertambah 146 menjadi 9.071 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 6 menjadi 991 orang dengan tingkat kematian 3,4 persen.

• 16 Agustus : kasus aktif berkurang 220 menjadi 8.851 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 4 menjadi 995 orang dengan tingkat kematian 3,4 persen.

• 17 Agustus : kasus aktif bertambah 314 menjadi 9.165 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 16 menjadi 1.011 orang dengan tingkat kematian 3,4 persen.

• 18 Agustus : kasus aktif berkurang 101 menjadi 9.064 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 17 menjadi 1.028 orang dengan tingkat kematian 3,4 persen.

• 19 Agustus: kasus aktif berkurang 17 menjadi 9.047 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 18 menjadi 1.046 orang dengan tingkat kematian 3,4 persen.

• 20 Agustus : kasus aktif berkurang 146 menjadi 8.901 orang. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 15 menjadi 1.061 orang dengan tingkat kematian 3,3 persen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah yang Dicabuli Pria Disabilitas di Tambora Kini Dapat Pendampingan Psikologis

Bocah yang Dicabuli Pria Disabilitas di Tambora Kini Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Tembus 4.463, Pemkot Lakukan 4 Hal Ini

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Tembus 4.463, Pemkot Lakukan 4 Hal Ini

Megapolitan
Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemkot Libatkan Publik Soal Revitalisasi Trotoar di Margonda

Koalisi Pejalan Kaki Minta Pemkot Libatkan Publik Soal Revitalisasi Trotoar di Margonda

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Wali Kota dan Bupati Harus Tetap Ada di Jakarta...

Ketua DPRD DKI: Wali Kota dan Bupati Harus Tetap Ada di Jakarta...

Megapolitan
Tiup Jari Telunjuk, Isyarat Pria Disabilitas untuk Bungkam Bocah Korban Pencabulan

Tiup Jari Telunjuk, Isyarat Pria Disabilitas untuk Bungkam Bocah Korban Pencabulan

Megapolitan
Besok Warga Kampung Bayam ke Balai Kota, Minta Bantuan Pemprov agar Segera Huni Rusun

Besok Warga Kampung Bayam ke Balai Kota, Minta Bantuan Pemprov agar Segera Huni Rusun

Megapolitan
Kritik APBD DKI Jakarta 2023 Beda dari KUA-PPA Jadi Rp 83,7 Triliun, Fitra: Berpotensi Timbulkan Masalah

Kritik APBD DKI Jakarta 2023 Beda dari KUA-PPA Jadi Rp 83,7 Triliun, Fitra: Berpotensi Timbulkan Masalah

Megapolitan
Polemik Kampung Susun Bayam, Pemprov DKI Diminta Pelajari Janji Anies kepada Warga Gusuran JIS

Polemik Kampung Susun Bayam, Pemprov DKI Diminta Pelajari Janji Anies kepada Warga Gusuran JIS

Megapolitan
Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Tabrak Lari Anak Anggota DPRD Bekasi

Polisi Segera Tetapkan Tersangka dalam Kasus Tabrak Lari Anak Anggota DPRD Bekasi

Megapolitan
Meriahnya Penutupan Porprov ke-VI Banten, Ada Aksi Barongsai hingga Parade Para Atlet

Meriahnya Penutupan Porprov ke-VI Banten, Ada Aksi Barongsai hingga Parade Para Atlet

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siapkan Puluhan Miliar untuk Atlet Peraih Medali Emas di Porprov Banten 2022

Pemkot Tangerang Siapkan Puluhan Miliar untuk Atlet Peraih Medali Emas di Porprov Banten 2022

Megapolitan
Naik 7,2 Persen, UMK Kabupaten Bekasi 2023 Jadi Rp 5,1 Juta

Naik 7,2 Persen, UMK Kabupaten Bekasi 2023 Jadi Rp 5,1 Juta

Megapolitan
SDA DKI Disebut Anggarkan Program Normalisasi Ciliwung Rp 400 Miliar

SDA DKI Disebut Anggarkan Program Normalisasi Ciliwung Rp 400 Miliar

Megapolitan
Anggap Beban PT Jakpro Terlalu Berat, Komisi D DPRD DKI: Bisa Ambruk Kalau Kebanyakan Beban...

Anggap Beban PT Jakpro Terlalu Berat, Komisi D DPRD DKI: Bisa Ambruk Kalau Kebanyakan Beban...

Megapolitan
Jakarta Diprediksi Tenggelam 2030, Ahli: Bukan Hilang tapi Terendam

Jakarta Diprediksi Tenggelam 2030, Ahli: Bukan Hilang tapi Terendam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.