2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Kompas.com - 19/09/2020, 09:56 WIB
Ilustrasi Pilkada KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi Pilkada

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang komisioner dan satu staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19.

Keduanya terpapar virus corona tipe 2 berdasarkan hasil tes PCR atau swab test pada Rabu (16/9/2020) lalu.

Baca juga: Seorang Komisioner dan Staf KPU Tangsel Positif Covid-19, Seluruh Pegawai Diuji Swab

Ketua KPU Kota Tangerang Selatan Bambang Dwitoro menjelaskan bahwa keduanya menjalani uji swab pada akhir Agustus lalu sebelum masa pendaftaran bakal pasangan calon.

Namun, hasil pemeriksaannya baru didapatkan pada Rabu kemarin.

"Tes-nya sekitar 29 Agustus, akhirnya baru keluar dua mingguan setelahnya. Saya tanggal 14 September, hasilnya negatif. Kemudian tanggal 16 September keluar (hasilnya), ketahuan ada dua positif," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2020).

Saat ini, dua orang tersebut tengah menjalani isolasi mandiri dan akan kembali menjalani swab test untuk memastikan kondisi saat ini.

"Sudah saya kabari, jangan ke mana-mana sebelum hasil swab terbaru keluar. Karena sudah dua minggu berselang," kata dia.

Gelar tes swab massal

Akibat kasus tersebut, seluruh komisioner dan pegawai di kantor KPU Tangsel menjalani tes swab.

Bambang menuturkan, terdapat 58 orang yang diperiksa dalam swab test massal yang berlangsung di halaman KPU Tangsel, Jumat (18/9/2010) kemarin.

"Total yang diperiksa 58 orang. Itu di dalamnya termasuk saya (ketua KPU), Komisioner, staf dan pegawai magang. Semua diperiksa tanpa terkecuali," ucap Bambang.

Baca juga: Komisioner dan Staf Positif Covid-19 saat Pendaftaran Bacalon, KPU Tangsel Sayangkan Lambatnya Hasil Swab

Pemeriksaan tersebut untuk memastikan apakah ada pegawai lain yang turut terpapar dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di KPU Tangsel.

"Iya sebagai tindak lanjut. Karena hasil pemeriksaan dua orang tersebut baru diketahui," ungkap Bambang.

Ia menyebutkan,  hasil uji swab tersebut akan keluar satu hingga dua hari ke depan.

Selama menunggu hasil pemeriksaan tersebut, para pegawai akan diminta menjalani isolasi mandiri.

Klaim tak ganggu tahapan pilkada

Meski ada yang terpapar Covid-19, Bambang mengklaim bahwa hal itu tak akan mengganggu jadwal tahapan Pilkada.

"Penularan tidak menganggu tahapan Pilkada. Karena tahapan Pilkada tidak berubah," ungkapnya.

Menurut Bambang, pelaksanaan tahapan Pilkada akan tetap berjalan sesuai jadwal yang tertuang dalam peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020.

Dia mencontohkan, pada 23 September 2020, akan tetap dilaksanakan tahapan penetapan pasangan calon.

Baca juga: Dinkes Sebut Hasil Swab Anggota KPU Tangsel Lambat Keluar karena Antrean

Pada hari berikutnya, KPU akan melaksanakan tahapan pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada Tangsel 2020 yang sudah ditetapkan.

"Harus sesuai dengan PKPU nomor 5 tahun 2020 tentang Tahapan. Tanggal 23 September kita akan menetapkan pasangan calon. Kemudian pengundian nomor urut tanggal 24 September," kata Bambang.

Lalu, bagaimana dengan bacalon wali kota?

Keputusan berbeda diambil oleh bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel saat mengetahui ada komisioner dan staf KPU yang positif Covid-19.

Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dalam Pilkada Tangerang Selatan 2020, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) melakukan uji swab ulang.

"Saya dan seluruh tim saya baru uji swab dua hari lalu," ujar Sara kepada Kompas.com.

Baca juga: Komisioner KPU Tangsel Positif Covid-19, Muhamad-Sara Swab Test Ulang

Sara mengatakan, berdasarkan hasil uji swab terakhir, ia dan Muhamad serta sejumlah tim pemenangan dinyatakan negatif Covid-19.

"Hasilnya (swab test) negatif Covid-19," ungkapnya.

Sementara itu, bacalon wali kota dan wakil wali kota Benyamin Davnie-Pilar Saga juga menyatakan siap jika harus menjalani uji swab ulang untuk memastikan kondisi kesehatannya

"Ya saya menyesuaikan saja lah, kalau diperlukan swab lagi saya akan swab lagi," ucap Benyamin.

Benyamin mengaku sudah melakukan rapid test beberapa hari lalu dan dinyatakan non-reaktif Covid-19.

Baca juga: Komisioner KPU Tangsel Positif Covid-19, Benyamin-Pilar Saga Siap Swab Ulang

Sementara itu, bacalon wakil wali kota Pilar Saga mengatakan sudah menjalani rapid test dan tes kesehatan di RSUD Kabupaten Tangerang.

"Hasilnya baik-baik saja, karena saat pendaftaran kan seluruhnya yang hadir menggunakan masker, sarung tangan dan berjaga jarak," kata Pilar.

Berbeda dengan Muhamad-Sara dan Benyamin-Pilar, bakal pasangan calon Pilkada Tangerang Selatan lainnya, Siti Nur Azizah-Ruhamaben belum berencana melakukan swab test ulang.

"Kami belum ada rencana untuk swab test lagi," ujar Ruhamaben.

Menurut Ruhamaben, dia dan Siti Nur Azizah telah menerapkan protokol pencegahan Covid-19 ketika mendaftarkan diri ke KPU Tangsel pada 5 September 2020.

Baca juga: Sudah Patuhi Protokol, Azizah-Ruhamaben Tak Berencana Tes Swab meski Komisioner KPU Tangsel Positif Covid-19

Protokol yang diterapkan yakni penggunaan masker, cuci tangan hingga menjaga jarak fisik selama kegiatan tersebut. Dengan begitu, mereka merasa belum perlu memeriksa diri dengan melakukan swab test PCR.

Kendati demikian, Ruhamaben mengatakan, tidak menutup kemungkinan dia dan Azizah serta anggota partai yang terlibat saat pendaftaran akan melakukan rapid test.

"Mungkin sementara rapid test saja," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Megapolitan
11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

Megapolitan
Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Megapolitan
Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Megapolitan
Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Megapolitan
Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Megapolitan
Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Megapolitan
Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Megapolitan
'Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka...'

"Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka..."

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Megapolitan
Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X