Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri di Tempat Tak Memadai Akan Dijemput ke Stadion Patriot Chandrabaga

Kompas.com - 21/09/2020, 15:45 WIB
Tenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9/2020). Sebanyak 55 tempat tidur telah disiapkan pihak Pemerintah Kota Bekasi di stadion tersebut sebagai tempat untuk isolasi mandiri pasien Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGTenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9/2020). Sebanyak 55 tempat tidur telah disiapkan pihak Pemerintah Kota Bekasi di stadion tersebut sebagai tempat untuk isolasi mandiri pasien Covid-19.


BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan, kini pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di tempat yang tidak memadai akan dijemput untuk dipindahkan ke Rumah Sakit Darurat Stadion Patriot Chandrabaga

Pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, Pemkot telah menginformasikan penjemputan tersebut ke seluruh Puskesmas di wilayah Kota Bekasi.

“Iya dijemput ini mulai hari ini, makanya setelah ini bapak sudah share kepada kepala Puskesmas untuk mengambil warga yang isolasi di rumah melalui tim medis Puskesmas bila rumahnya yang tak presentatif kita jemputin pakai mobil ambulance,” ujar Pepen kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Stadion Patriot Hanya Tampung Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi

Rahmat mengatakan, ada 57 tempat tidur isolasi yang siap digunakan untuk menampung pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Patriot Chandrabaga.

Ia menyampaikan, di RSD Patriot Chandrabaga ini hanya bisa merawat pasien Covid-19 dengan status tanpa gejala.

Di ruangan isolasi, disiapkan hepa filter di setiap ruang perawatan. Lalu, ada infus dan alat ventilator atau oksigen yang ada di setiap tempat tidur isolasi.

“57 tempat tidur, hepa filternya sudah ada tuh semuanya,” kata Pepen.

Pepen memastikan, perawatan di ruang isolasi di RSD Stadion Patriot Chandrabaga sama dengan pengobatan di rumah sakit umum.

Mulai dari makan, laundry, vitamin dan obat-obat yang diberikan sama persis dengan pengobatan di rumah sakit umum.

“Sama, dikasih makan, laundry, vitamin, obat, semua sama (dengan rumah sakit). Tidak ada yang beda,” tutur Rahmat.

Sebelumnya, pasien Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG), menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Chandrabaga pada hari ini, Senin (21/9/2020).

“Hari ini sudah ada, Pak E umur 33 tahun yang dirawat. Ini masih muda, biasanya di atas 55 sampai 60-an. Ini orang pertama dari 57 bed yang kami sediakan untuk isolasi,” ujar Rahmat.

Baca juga: Wali Kota Bekasi: Pasien Covid-19 di RSD Patriot Berjemurnya di Tribun Stadion

Rahmat menyampaikan, pasien Covid-19 pertama yang dirawat di RSD Stadion Patriot adalah warga Rawalumbu.

Pasien ini dijemput oleh tim Puskesmas lantaran rumahnya dinilai tak representatif atau memadai untuk isolasi mandiri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawuran Direncanakan Via Medsos, Polisi Akan Lakukan Patroli Siber

Tawuran Direncanakan Via Medsos, Polisi Akan Lakukan Patroli Siber

Megapolitan
Kejari Kantongi Nama yang Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel

Kejari Kantongi Nama yang Terlibat Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel

Megapolitan
Pak Ogah Tewas Ditusuk Rekannya di Rel Bandengan

Pak Ogah Tewas Ditusuk Rekannya di Rel Bandengan

Megapolitan
Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel, Negara Diperkirakan Rugi Rp 1 Miliar Lebih

Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel, Negara Diperkirakan Rugi Rp 1 Miliar Lebih

Megapolitan
Cegah Oknum Derek Liar Muncul, Jasa Marga Koordinasi dengan Kepolisian

Cegah Oknum Derek Liar Muncul, Jasa Marga Koordinasi dengan Kepolisian

Megapolitan
Cerita Kurir Shopee soal Honor yang Dipangkas dan Aturan Antar 35 Paket untuk Dapat insentif

Cerita Kurir Shopee soal Honor yang Dipangkas dan Aturan Antar 35 Paket untuk Dapat insentif

Megapolitan
Fakta Majalah Bobo yang Berulang Tahun Kemarin, Benarkah Bukan dari Indonesia?

Fakta Majalah Bobo yang Berulang Tahun Kemarin, Benarkah Bukan dari Indonesia?

Megapolitan
Polisi Tangkap Petugas Derek Liar yang Paksa Sopir Truk di Tol Halim

Polisi Tangkap Petugas Derek Liar yang Paksa Sopir Truk di Tol Halim

Megapolitan
186 Perusahaan di Jakpus Kena Sanksi karena Langgar Protokol Kesehatan

186 Perusahaan di Jakpus Kena Sanksi karena Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Dini Hari, Warga Saksikan Gerombolan Bermotor Serang Pemuda yang Nongkrong di Warkop Jagakarsa

Dini Hari, Warga Saksikan Gerombolan Bermotor Serang Pemuda yang Nongkrong di Warkop Jagakarsa

Megapolitan
Viral Video Sopir Truk Keluhkan Oknum Derek Liar di Tol Halim, Ini Komentar Jasa Marga

Viral Video Sopir Truk Keluhkan Oknum Derek Liar di Tol Halim, Ini Komentar Jasa Marga

Megapolitan
Pemkot Minta Tugu Pamulang Jadi Aset Tangsel, Wagub Banten: Tinggal Usulkan

Pemkot Minta Tugu Pamulang Jadi Aset Tangsel, Wagub Banten: Tinggal Usulkan

Megapolitan
BPBD DKI: 8 Wilayah di Jakarta Timur Berpotensi Hujan Disertai Petir Siang-Sore Ini

BPBD DKI: 8 Wilayah di Jakarta Timur Berpotensi Hujan Disertai Petir Siang-Sore Ini

Megapolitan
Datang Dari Eropa, Begini Spesifikasi Robot Damkar Pemprov DKI yang Kelebihan Bayar Rp 6,5 Miliar

Datang Dari Eropa, Begini Spesifikasi Robot Damkar Pemprov DKI yang Kelebihan Bayar Rp 6,5 Miliar

Megapolitan
Belum Ada Anggaran, Pemprov Banten Tunda Revitalisasi Tugu Pamulang

Belum Ada Anggaran, Pemprov Banten Tunda Revitalisasi Tugu Pamulang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X