Polisi Periksa 4 Pegawai Lapas Terkait Kaburnya Bandar Narkoba di Tangerang

Kompas.com - 21/09/2020, 19:28 WIB
Ilustrasi tahanan ThinkstockphotosIlustrasi tahanan

TANGERANG, KOMPAS.com - Polisi periksa empat pegawai lapas dan seorang narapidana terkait kaburnya bandar narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan guna menyelidiki bagaimana narapidana itu mendapat perkakas untuk menggali lubang.

"Kami sedang melakukan penyelidikan apakah ada kesengajaan atau tidak. Ini kami sudah lakukan interogasi ambil keterangan beberapa, empat orang pegawai dari lapas dan satu orang sipil," ujar Sugeng dalam rekaman yang diterima, Senin (21/9/2020).

Baca juga: Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Sudah 2 Kali Kabur

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, narapidana tersebut sudah merencanakan pelariannya sejak enam bulan lalu, bersamaan dengan adanya proyek pembangunan dapur di dalam Lapas Kelas 1 Kota Tangerang.

Polisi pun mencurigai bahwa perkakas yang digunakan pelaku untuk menggali lubang menuju gorong-gorong didapat dari proyek pembangunan tersebut.

Kendati demikian, Sugeng belum dapat memastikan apakah ada keterlibatan dari pihak Lapas yang membantu pelarian bandar narkoba tersebut.

"Belum berani memastikan itu, sedang kami dalami apakah memang ada keterlibatan orang dalam, kerjasama dengan pihak mana, itu masih didalami," kata Sugeng.

Sebelumnya, Cai Changpan alias Cai Ji Fan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Kota Tangerang.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang Jumadi mengatakan, Cai Changpan kabur dengan membuat jalur tikus di gorong-gorong Lapas.

Namun, Jumadi tidak menceritakan waktu kronologi narapidana yang diketahui merupakan bandar narkoba asal China tersebut.

"Info yang lengkap langsung ke Humas Ditjen PAS," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Segera Evaluasi Usulan Pembongkaran Tiang Bekas Proyek Monorel

Pemprov DKI Segera Evaluasi Usulan Pembongkaran Tiang Bekas Proyek Monorel

Megapolitan
63 Rumah Warga di Babelan, Bekasi Diterjang Angin Puting Beliung

63 Rumah Warga di Babelan, Bekasi Diterjang Angin Puting Beliung

Megapolitan
Penertiban Rumah di Bantaran Kali Seharusnya Tak Pandang Bulu

Penertiban Rumah di Bantaran Kali Seharusnya Tak Pandang Bulu

Megapolitan
AirAsia Indonesia Digugat Karyawan karena Tak Beri Gaji 6 Bulan

AirAsia Indonesia Digugat Karyawan karena Tak Beri Gaji 6 Bulan

Megapolitan
Tenggak Miras Oplosan Saat Perayaan Ulang Tahun, 2 Pemuda di Depok Tewas

Tenggak Miras Oplosan Saat Perayaan Ulang Tahun, 2 Pemuda di Depok Tewas

Megapolitan
Kabupaten Bekasi Masih Ada di Zona Merah Covid-19, Ini Penjelasan Kadinkes

Kabupaten Bekasi Masih Ada di Zona Merah Covid-19, Ini Penjelasan Kadinkes

Megapolitan
Belajar dari Bioskop Luar Negeri, Cinepolis Yakin Klaster Bioskop Bisa Dihindari

Belajar dari Bioskop Luar Negeri, Cinepolis Yakin Klaster Bioskop Bisa Dihindari

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Terus Naik, Airin Akui Peran Satgas RT/RW Belum Maksimal

Kasus Covid-19 di Tangsel Terus Naik, Airin Akui Peran Satgas RT/RW Belum Maksimal

Megapolitan
Imbau Warga Tak ke Luar Kota Saat Libur Panjang, Wagub DKI: Jangan Sampai Kasus Covid-19 Naik Lagi

Imbau Warga Tak ke Luar Kota Saat Libur Panjang, Wagub DKI: Jangan Sampai Kasus Covid-19 Naik Lagi

Megapolitan
Pemkab Bekasi Akan Limpahkan Kasus Pembuang Sampah di Kalimlang ke Pengadilan

Pemkab Bekasi Akan Limpahkan Kasus Pembuang Sampah di Kalimlang ke Pengadilan

Megapolitan
AirAsia Indonesia Tegaskan Operasional Mereka Tak Terpengaruh Penutupan AirAsia X

AirAsia Indonesia Tegaskan Operasional Mereka Tak Terpengaruh Penutupan AirAsia X

Megapolitan
Sumbatan Sampah Bikin Muara Angke Banjir Rob, Lurah: Warga Tak Mau Sadar

Sumbatan Sampah Bikin Muara Angke Banjir Rob, Lurah: Warga Tak Mau Sadar

Megapolitan
Airin Sorot Meningkatnya Angka Kematian Pasien Covid-19 di Tangsel

Airin Sorot Meningkatnya Angka Kematian Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Film Lokal Dapat Angin Segar di Tengah Batasan 25 Persen Jumlah Penonton Bioskop

Film Lokal Dapat Angin Segar di Tengah Batasan 25 Persen Jumlah Penonton Bioskop

Megapolitan
Banjir Rob di Muara Angke Disebabkan Lumpur hingga Cor Beton yang Sumbat Selokan

Banjir Rob di Muara Angke Disebabkan Lumpur hingga Cor Beton yang Sumbat Selokan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X