Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Kompas.com - 26/09/2020, 21:41 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan menggelar razia pada tiga hotel berbeda  di Kawasan Serpong, Tangerang Selatan pada Jumat (25/9/2020). Setidaknya, ada 17 pasangan di luar nikah yang berada di dalam satu kamar diamankan petugas. Satu di antaranya kakek bersama wanita berusia 22 tahun. dokumen pribadiSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan menggelar razia pada tiga hotel berbeda di Kawasan Serpong, Tangerang Selatan pada Jumat (25/9/2020). Setidaknya, ada 17 pasangan di luar nikah yang berada di dalam satu kamar diamankan petugas. Satu di antaranya kakek bersama wanita berusia 22 tahun.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sebanyak 17 pasangan di luar nikah terjaring razia yang digelar oleh Satpol PP Tangerang Selatan di tiga hotel di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (25/5/2020).

Seorang kakek dan pasangannnya, perempuan berusia 22 tahun, ikut digelandang ke kantor Satpol PP Tangerang Selatan.

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel Muksin Al Fachry mengatakan, pasangan tersebut mengakui menjalin hubungan dan kerap melakukan hunbungan badan.

"Terus saya tanya, kamu suka tidak sama kakek ini? Mau. Terus dia (kakek) itu mau tidak? Mau. Ya, sudah berani nggak melamar anaknya? Iya, nanti dilamar langsung jadi dia mau menikahi," ujar Muksin saat dihubungi, Sabtu (26/9/2020).

Baca juga: Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Muksin menjelaskan, pria tua dan perempuan tersebut bertetangga di kampungnya.

Semenjak kecil, kakek tersebut kerap berbuat baik terhadap perempuan itu hingga memicut hati sampai dengan saat ini.

"Katanya bapak itu baik dari jaman saya kecil dan si bocah itu suka. Jadi sudah suka sama suka. Seminggu bisa dua kali (berhubungan badan)," katanya.

Muksin mengatakan, setelah dimintai keterangan kakek dan perempuan itu dipulangkan untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

"Kita panggil ibu perempuan itu. Memang bapaknya sudah tidak ada (meninggal). Akhirnya mereka selesaikan di rumah," kata.

 

Baca juga: Satpol PP Tangsel Jaring 42 Orang dalam Razia Hotel dan Apartemen

Razia tersebut juga diwarnai dengan adanya pasangan yang berupaya bersembunyi dengan melompat melalui kamar hotel untuk menuju ruang lain.

Namun itu dapat digagalkan setelah petugas Satpol PP bergerak masuk pintu kamar razia.

Dalam razia tersebut, Satpol PP mendapatkan sejumlah alat kontrasepsi yang diamankan dari kamar yang disewa oleh 17 pasangan itu.

Kini, pasangan tidak sah itu saat ini sudah dipulangkan setelah dilakukan pendataan dan dimintai keterangan terhadap para pasangan tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.220 Orang

UPDATE 24 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus 100.220 Orang

Megapolitan
Selama Pandemi, Anies Sebut 1 Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah

Selama Pandemi, Anies Sebut 1 Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah

Megapolitan
Anies Sebut Transaksi Digital Meningkat hingga 64 Persen Selama PSBB

Anies Sebut Transaksi Digital Meningkat hingga 64 Persen Selama PSBB

Megapolitan
Sudah 2 Bulan Berjalan, Kejari Tangsel Belum Terima Berkas Kasus TPPO di Karaoke Venesia Serpong

Sudah 2 Bulan Berjalan, Kejari Tangsel Belum Terima Berkas Kasus TPPO di Karaoke Venesia Serpong

Megapolitan
Pengendara Motor Tabrak Trotoar di Cilandak, Penumpang Wanita Tewas

Pengendara Motor Tabrak Trotoar di Cilandak, Penumpang Wanita Tewas

Megapolitan
Hari Dokter Nasional, Anies Sampaikan Terima Kasih kepada Para Dokter hingga Kenang Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo

Hari Dokter Nasional, Anies Sampaikan Terima Kasih kepada Para Dokter hingga Kenang Kisah Tjipto Mangoenkoesoemo

Megapolitan
Selain di Terminal Tanjung Priok, 'Kapten' dkk Juga Kerap Menodong di Perlintasan Kereta

Selain di Terminal Tanjung Priok, "Kapten" dkk Juga Kerap Menodong di Perlintasan Kereta

Megapolitan
Cegah Aksi Penodongan di Terminal Tanjung Priok, Polisi Perketat Penjagaan

Cegah Aksi Penodongan di Terminal Tanjung Priok, Polisi Perketat Penjagaan

Megapolitan
Ruko di Petojo Utara Terbakar Pagi Ini, Tak Ada Korban Jiwa

Ruko di Petojo Utara Terbakar Pagi Ini, Tak Ada Korban Jiwa

Megapolitan
Tak Ada Klaster Demo, tetapi Khawatir Muncul Klaster Libur Panjang Jelang Berakhirnya PSBB Transisi

Tak Ada Klaster Demo, tetapi Khawatir Muncul Klaster Libur Panjang Jelang Berakhirnya PSBB Transisi

Megapolitan
Pemkot Jakarta Utara Ungsikan Korban Kebakaran di Sunter, Bantuan Disalurkan

Pemkot Jakarta Utara Ungsikan Korban Kebakaran di Sunter, Bantuan Disalurkan

Megapolitan
Lima Rumah Terbakar di Kelapa Gading, 1 Orang Meninggal

Lima Rumah Terbakar di Kelapa Gading, 1 Orang Meninggal

Megapolitan
Satpol PP Akan Ajukan Pencabutan Izin Griya Pijat Eiffel di Bintaro karena Beroperasi Saat PSBB

Satpol PP Akan Ajukan Pencabutan Izin Griya Pijat Eiffel di Bintaro karena Beroperasi Saat PSBB

Megapolitan
Satpol PP Tangsel Temukan Alat Isap Sabu saat Gerebek Griya Pijat Eiffel di Bintaro

Satpol PP Tangsel Temukan Alat Isap Sabu saat Gerebek Griya Pijat Eiffel di Bintaro

Megapolitan
Gerebek Griya Pijat Eiffel di Bintaro, Satpol PP Tangsel Temukan Terapis dan Pelanggan Tak Berbusana

Gerebek Griya Pijat Eiffel di Bintaro, Satpol PP Tangsel Temukan Terapis dan Pelanggan Tak Berbusana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X