Kompas.com - 03/10/2020, 15:02 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Kota Bekasi, Senin (13/7/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Kota Bekasi, Senin (13/7/2020).

BEKASI, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Bekasi kembali memperpanjang masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) dalam menghadapi Covid-19 untuk ketiga kalinya. Perpanjangan ATHB itu tertuang pada Surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 300/Kep.488-BPBD/X/2020 pada 2 Oktober 2020.

“Untuk percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) yang mendukung keberlangsungan perekonomian masyarakat akan memperpanjang masa Adaptasi Tahanan Hidup Baru di Kota Bekasi yang menyinergikan aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi yang aman” demikian pernyataan Walkota Bekasi dalam Surat Keputusan tersebut.

Dalam surat keputusan itu dijelaskan, perpanjangan ATHB dimulai pada Sabtu, 3 Oktober 2020 hingga 2 November 2020.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Ingatkan Pelaku Usaha untuk Patuh Maklumat agar Tak Disegel

Humas Kota Bekasi pada Jumat kemarin mengemukakan, Pemkot Bekasi akan memberlakukan pembatasan sosial berskala mikro, jika dalam pelaksanaan ATHB ditemukan kasus positif di wilayah tertenut.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, agama, lingkungan perkantoran, dan fasilitas umum selama pelaksanaan masa ATHB.

Masa ATHB di Kota Bekasi, pertama kali diterapkan pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2020, kemudian diperpanjang pada 3 Agustus hingga 2 September. Perpanjangan masa ATHB kembali dilakukan pada 3 September hingga 2 Oktober kemarin.

Beberapa waktu sebelumnya, Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengeluarkan maklumat untuk membatasi jam operasional tempat usaha di Bekasi. Peraturan tersebut berlaku mulai Jumat kemarin.

Dalam maklumat tersebut dinyatakan bahwa aktivitas usaha hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 18.00 WIB, setelah sebelumnya dibolehkan beroperasi hingga pukul 23.00 WIB.

Maklumat berlaku sepekan mulai tanggal 2 hingga 7 Oktober 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu yang Dianiaya Suami di Serpong Dilarang Bertemu Bayinya, KPAI: Pelanggaran Hak Anak

Ibu yang Dianiaya Suami di Serpong Dilarang Bertemu Bayinya, KPAI: Pelanggaran Hak Anak

Megapolitan
Anak John Kei Cerita Penggerebekan Polisi: Kayak Diserang, Didobrak, Dor, Dor, Dor...

Anak John Kei Cerita Penggerebekan Polisi: Kayak Diserang, Didobrak, Dor, Dor, Dor...

Megapolitan
Cerita Irene Sukandar Tanding Catur dari Pasar ke Pasar untuk Latih Mental

Cerita Irene Sukandar Tanding Catur dari Pasar ke Pasar untuk Latih Mental

Megapolitan
Polisi Masih Dalami Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Polisi Masih Dalami Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Megapolitan
Akui Larang RS Buka Hasil Tes PCR ke Satgas, Rizieq Shihab: Nanti Diteror Buzzer

Akui Larang RS Buka Hasil Tes PCR ke Satgas, Rizieq Shihab: Nanti Diteror Buzzer

Megapolitan
4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Mengaku Sulit Berhenti karena Kecanduan

4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Mengaku Sulit Berhenti karena Kecanduan

Megapolitan
Polisi Larang Takbir Keliling, Warga yang Nekat Akan Ditindak

Polisi Larang Takbir Keliling, Warga yang Nekat Akan Ditindak

Megapolitan
Bantah Ada Papan Daftar Target Pembunuhan, Anak John Kei: Yang Ada Jadwal Pelayanan Papa

Bantah Ada Papan Daftar Target Pembunuhan, Anak John Kei: Yang Ada Jadwal Pelayanan Papa

Megapolitan
Rizieq Masih Berstatus Reaktif Covid-19 Saat Masuk RS Ummi

Rizieq Masih Berstatus Reaktif Covid-19 Saat Masuk RS Ummi

Megapolitan
Polisi Telusuri Video Viral Perempuan Naik Motor Masuk Jalan Tol

Polisi Telusuri Video Viral Perempuan Naik Motor Masuk Jalan Tol

Megapolitan
WGM Irene Sukandar, Pecatur Putri yang Tak Lupakan Pendidikan

WGM Irene Sukandar, Pecatur Putri yang Tak Lupakan Pendidikan

Megapolitan
Instruksi Anies: Batas Keluar Masuk RT Zona Merah hingga Pukul 20.00

Instruksi Anies: Batas Keluar Masuk RT Zona Merah hingga Pukul 20.00

Megapolitan
Artis Rio Reifan Tertangkap Basah Pesan Sabu Lewat Ojol

Artis Rio Reifan Tertangkap Basah Pesan Sabu Lewat Ojol

Megapolitan
Pertamina Anggap PN Jaksel Tak Berwenang Tangani Sengketa Lahan Pancoran Buntu II

Pertamina Anggap PN Jaksel Tak Berwenang Tangani Sengketa Lahan Pancoran Buntu II

Megapolitan
Bantah Ada Rapat Bahas Pembunuhan Nus Kei di Rumahnya, Anak John Kei: Itu Papa Beri Nasihat untuk Adik-adik

Bantah Ada Rapat Bahas Pembunuhan Nus Kei di Rumahnya, Anak John Kei: Itu Papa Beri Nasihat untuk Adik-adik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X