Ingin ke DPR Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, 24 Pelajar di Tangerang Diamankan Polisi

Kompas.com - 07/10/2020, 19:34 WIB
24 Pelajar diamankan di Polres Metro Tangerang Kota karena ikut aksi penolakan terhadap Undang-undang Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020) Dok Humas Polres Metro Tangerang Kota24 Pelajar diamankan di Polres Metro Tangerang Kota karena ikut aksi penolakan terhadap Undang-undang Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Sebanyak 24 pelajar diamankan oleh jajaran Polres Metro Tangerang Kota ketika hendak mengikuti aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol sugeng Hariyanto mengatakan, pelajar tersebut dinilai terhasut pesan berantai untuk mengikuti aksi penolakan UU Cipta Kerja.

"Diamankan saat akan berangkat mengikuti demo di Gedung DPR-RI akibat termakan pesan berantai melalui Whatsapp," ujar dia dalam pesan tertulis, Rabu (7/10/2020).

Sugeng menjelaskan, 24 pelajar tersebut diamankan di kawasan Jatiuwung dan Ciledug Kota Tangerang.

Baca juga: Mahasiswa Tangerang: Kami Hanya Ingin Tegur Wakil Kami, Mengapa Dihadang?

"24 pelajar ini SMP dan SMA di Tangerang, serta MAN (Madrasah Aliyah Negeri) dari Kedaung," kata Sugeng.

Sugeng belum memberikan keterangan terkait mengapa 24 pelajar tersebut diamankan saat hendak ikut dalam aksi menolak UU Cipta Kerja tersebut.

Sebelumnya Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Yudhistira Midhyawan menegaskan akan membubarkan kerumunan orang termasuk kerumunan aksi tolak UU Cipta Kerja di masa pandemi Covid-19.

"Orang yang ke kondangan saja kita bubarkan, apalagi orang berkerumunan unjuk rasa seperti ini," ujar dia.

Dia menjelaskan, penyekatan dan pembubaran merupakan perintah dari Mabes Polri.

"Aktivitas kerumunan masa yang akan berkumpul di Jakarta sebisa mungkin kita akan sekat," kata dia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

Megapolitan
Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Megapolitan
Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Megapolitan
Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Megapolitan
Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Megapolitan
Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Megapolitan
Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Megapolitan
Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Megapolitan
Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Megapolitan
Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Megapolitan
PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

Megapolitan
Anies Minta Pusat Ambil Alih Penangangan Covid-19 di Jabodetabek: Didukung Depok-Tangsel, Dipertanyakan Bogor

Anies Minta Pusat Ambil Alih Penangangan Covid-19 di Jabodetabek: Didukung Depok-Tangsel, Dipertanyakan Bogor

Megapolitan
Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X