Cawalkot Tangsel Muhamad Sudah Sembuh, Namun Belum Mulai Berkampanye

Kompas.com - 12/10/2020, 11:23 WIB
Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Muhamad (kiri) dan Rahayu Saraswati (kanan) berfoto bersama usai menyerahkan berkas pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan di Setu, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (4/9/2020). Pasangan Muhamad dan Rahayu Saraswati yang diusung PDI Perjuangan, Partai Gerindra, PSI, PAN dan Partai Hanura resmi mendaftarkan diri sebagai kontestan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan tahun 2020. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALPasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Muhamad (kiri) dan Rahayu Saraswati (kanan) berfoto bersama usai menyerahkan berkas pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan di Setu, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (4/9/2020). Pasangan Muhamad dan Rahayu Saraswati yang diusung PDI Perjuangan, Partai Gerindra, PSI, PAN dan Partai Hanura resmi mendaftarkan diri sebagai kontestan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan tahun 2020.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Calon Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut satu Muhamad diklaim sudah mulai pulih.

Namun, ia belum berkampanye bersama wakilnya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara).

Pernyataan itu diungkapkan oleh Sekretaris Tim Pemenangan Muhamad-Sara, Wanto Sugito ketika menanggapi kabar Muhamad yang tidak kunjung berkampanye sejak 26 September 2020 sampai saat ini.

"Ya intinya sudah sehat. Cuma tinggal menunggu momentum yang pas untuk ke lapangan lagi saja," ujar Wanto saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Berdayakan Masyarakat, Muhamad-Sara Janjikan Bantuan Modal Rp 100 Juta per RW Setiap Tahun

Menurut Wanto, saat ini Muhamad tinggal menunggu waktu yang tepat untuk segera turun ke lapangan dan berkampanye guna mencari dukungan suara di Pilkada 9 Desember mendatang.

Kendati demikian, dia tidak menjelaskan apa sakit yang diderita oleh Muhamad dan juga kapan calon wali kota yang diusungnya itu akan mulai berkampanye.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Iya begitu lah kira-kira. Yang pasti sih sudah oke, sudah sehat tinggal tunggu saja. Biar ke lapangan lagi," kata Wanto.

Namun, sampai saat ini seluruh kegiatan pada tahapan kampanye yang berkaitan dengan Muhamad masih digantikan atau diwakilkan oleh tim pemenangan.

Selain itu, lanjut dia, calon Wakil Wali Kota Sara juga terus berkampanye baik secara virtual maupun tatap muka secara langsung, meskipun tanpa didampingi Muhamad.

"Iya kan bu Saras juga ke lapangan terus toh. Kemudian juga saya dan teman-teman (tim pemenangan)," kata Wanto.

"Kami juga di bawah sedang fokus door-to-door ke 735 RW se-Tangerang Selatan. Doakan saja minggu ini ya (ikut kampanye)," sambungnya.

Untuk diketahui, Muhamad dikabarkan sakit sehingga tidak bisa hadir dalam tahapan pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada 2020.

Kendati demikian, Sara selaku pasangannya dalam Pilkada Tangsel enggan menjelaskan secara pasti apa sakit yang diderita Muhammad.

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu hanya menyebut bahwa pasangannya itu direkomendasikan oleh dokter untuk beristirahat total karena kelelahan.

Ketika tahapan kampanye dimulai pada 26 September 2020, Muhamad pun tidak juga muncul ke publik untuk berkampanye.

Baca juga: Calon Wali Kota Tangsel Muhamad Sakit, Rahayu Saraswati Kampanye Virtual Hari Ini

Seperti pada kampanye yang berlangsung pada Senin (28/9/2020). Muhamad tidak dapat hadir dalam agenda tatap muka terbatas di kawasan Pamulang dan diwakilkan oleh tim pemenangan

"Kalau hari ini saya menghadiri di daerah Pamulang. Pagi ini di Pamulang. Tapi pak Muhamad enggak hadir, di Wakili oleh saya," ujar Juru Bicara Tim Relawan Muhamad-Sara, Badrusalam, Senin.

Menurut dia, Muhamad tidak bisa menghadiri agenda kampanye pada hari ini karena masih sakit yang mengharuskannya beristirahat.

Namun, tidak dijelaskan sakit apa yang di deritanya calon wali kota Tangsel itu. Dia hanya menyebut bahwa Muhamad belum dapat beraktivitas kembali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Megapolitan
Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Megapolitan
Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.