Masuk Wilayah Rawan, Warga Periuk Diminta Tetap Waspada Banjir meski Ada Pompa

Kompas.com - 16/10/2020, 15:19 WIB
Pemkot Tangerang lakukan uji coba pompa portabel berukuran besar antisipasi bencana banjir di musim penghujan, Jumat (9/10/2020) Dok Humas Pemkot TangerangPemkot Tangerang lakukan uji coba pompa portabel berukuran besar antisipasi bencana banjir di musim penghujan, Jumat (9/10/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Warga Kecamatan Periuk, Kota Tangerang diimbau untuk tetap waspada terhadap banjir yang biasa terjadi di kawasan tersebut saat musim hujan.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan bahwa pemerintah kota memang sudah menyiagakan rumah-rumah pompa air dan melakukan perbaikan turap.

Namun, warga tetap diminta untuk waspada karena wilayah tersebut rawan banjir ketika musim hujan tiba.

"Wilayah Kecamatan Periuk merupakan salah satu area rawan terjadi banjir dan genangan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus 1.919, Pemkot Tangerang Masifkan Pembagian Masker di Seluruh RW

Dia pun meminta kepada warga dan tokoh masyarakat setempat agar bersama-sama menjaga fasilitas yang disediakan oleh pemerintah kota untuk mengantisipasi terjadinya banjir di kawasan tersebut.

Selain itu, Sachrudin mengingatkan agar masyarakat dapat turut menjaga kebersihan lingkungan yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir.

"RW agar bisa mengajak warganya untuk kerja bakti, bantu kami juga merawat alat-alat seperti pompa agar tetap bisa berfungsi dengan baik," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menyiagakan setidaknya 273 unit pompa air untuk antisipasi banjir yang mungkin terjadi pada musim hujan.

Baca juga: Masalah Banjir Tak Kunjung Selesai, Pengamat: Jakarta Menuju Bunuh Diri Ekologis

"Semua (pompa air) sudah kami persiapkan, antisipasi ini telah dilakukan setiap tahun," kata Wali Kota Tangerang, Arief Wismasyah, dalam keterangan tertulis.

Selain pompa air, kata Arief, beberapa tandon air di sejumlah titik yang dinyatakan berpotensi banjir juga sudah disiapkan.

Kemudian, Pemerintah Kota juga melakukan pengerukan lumpur di saluran dan sungai-sungai kecil yang berpotensi menghambat aliran air.

"Dinas PUPR sedang melakukann pengerukan secara masif setiap saluran, embung dan kali, ada 15 lokasi embung dan kali sepanjang 1.500 meter," ujar Arief.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Megapolitan
Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Megapolitan
Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Megapolitan
Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Megapolitan
MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

Megapolitan
Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 21 April 2021

Megapolitan
Tak Mau Pompa ASI karena Kesakitan, Seorang Ibu Dianiaya Suaminya di Serpong

Tak Mau Pompa ASI karena Kesakitan, Seorang Ibu Dianiaya Suaminya di Serpong

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 21 April 2021

Megapolitan
10 Artis yang Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, dari Tio Pakusadewo hingga Rio Reifan

10 Artis yang Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, dari Tio Pakusadewo hingga Rio Reifan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X