Kompas.com - 17/10/2020, 14:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memasuki masa kepemimpinan tiga tahun pada 16 Oktober 2020 kemarin.

Anies dilantik bersama Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2017.

Baca juga: 3 Tahun Anies, Tanda Tanya Sepinya Peminat Rumah DP 0 hingga Polemik Anggaran

Saat berkampanye, Anies berjanji akan membangun atau menata kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kini, pelan-pelan Anies beserta Pemprov DKI mulai membangun kembali kampung tersebut.

Pernah digusur Ahok

Pada era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Kampung Akuarium digusur pada 11 April 2016.

Permukiman warga digusur karena Ahok ingin membangun sheetpile di tempat berdirinya bangunan warga di samping Museum Bahari dan Pasar Ikan. Tanggul juga harus dibangun untuk mencegah air laut masuk.

Selain itu, dalam proses pengurukan seusai penertiban, Pemprov DKI menemukan benteng peninggalan zaman Belanda yang tenggelam di dekat permukiman. Ahok pun berencana merestorasi benteng itu.

Baca juga: Fraksi PKB-PPP Soroti Tak Maksimalnya Rumah DP Rp 0 pada 3 Tahun Kepemimpinan Anies

"Di sana tuh ada pos penjaga untuk berdiri prajurit, begitu. (Bentuk) yang asli kan masih ada, tetapi ada yang di bawah (tenggelam), termasuk pintu bulatnya. Nah, kita mau balikin," kata Ahok, pada 12 Mei 2016.

Penemuan cagar budaya membuat Ahok semakin tidak bisa memenuhi permintaan warga membuat kampung susun di Kampung Akuarium.

Apalagi, lahan itu merupakan milik badan usaha DKI Jakarta, yaitu Perumda Pasar Jaya.

Menurut Ahok, sebelum menjadi sebuah kampung, ada pasar yang berdiri di tanah itu. Namun, lahan itu diambil alih warga untuk membangun tempat tinggal.

"Dilihat dong sejarahnya, kapan mereka menjarah. Itu tanah negara. Ketika kita buat pasar, dijarah juga, didudukin buat rumah," ujarnya.

Pembangunan shelter di Kampung Akuarium Sudin Kominfotik Jakarta Utara Pembangunan shelter di Kampung Akuarium

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Lokasi Urus Bea Balik Nama Kendaraan Gratis di Bodetabek

Megapolitan
Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Kontrakan yang Roboh Diterjang Angin Kencang di Jelambar Bermaterial Seperti Styrofoam

Megapolitan
Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Satpol PP Pura-pura Bertransaksi Via MiChat Sebelum Grebek Kos Prostitusi di Cilodong Depok

Megapolitan
Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Cuma Sehari di GBK, Relawan Jokowi Produksi Sampah hingga 31 Ton

Megapolitan
Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Warga Ratapi Barang Berharga yang Hancur Diterjang Angin Kencang di Jelambar

Megapolitan
Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Ketua RT Sudah Lama Tahu Rumah Kos di Cilodong Depok jadi Tempat Prostitusi

Megapolitan
Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Angin Bak Puting Beliung Robohkan 16 Kontrakan di Jelambar, Warga Bingung Tidur Dimana Malam Ini

Megapolitan
Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Rumah Kos di Cilodong Depok Digrebek terkait Prostitusi, Warga Tidak Kaget

Megapolitan
Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Fakta Baru Kematian Sekeluarga di Kalideres, Putri Pemilik Rumah Diduga Tewas Terakhir

Megapolitan
KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

KCI Evakuasi KRL yang Anjlok di Kampung Bandan, Ini Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Tertarik Coba Jasa 'Sleep Call' agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Tertarik Coba Jasa "Sleep Call" agar Tak Kesepian? Simak Tarifnya

Megapolitan
Pelanggan Ini Pesan Layanan 'Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Pelanggan Ini Pesan Layanan "Sleep Call Setahun Penuh, Biaya Pelayanan Capai Rp 10 Juta

Megapolitan
9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

9 Pohon di Jakarta Tumbang Imbas Hujan Deras dan Angin Kencang, Timpa Kabel PLN hingga Gereja

Megapolitan
Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Pensiunan Polri yang Tabrak Lari Mahasiswa UI di Jagakarsa Dikenakan Wajib Lapor

Megapolitan
16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

16 Rumah Semi Permanen di Jelambar Roboh Akibat Hujan dan Angin Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.