UPDATE 25 Oktober: Tangsel Zona Merah, Kota Tangerang Zona Oranye

Kompas.com - 25/10/2020, 23:17 WIB
Satpol PP Tangerang Selatan menggerebek griya pijat Effel yang buka di tengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penggerebekan dilakukan di kawasan Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, pada Jumat (23/10/2020) sore. dokumentasi Satpol PP TangselSatpol PP Tangerang Selatan menggerebek griya pijat Effel yang buka di tengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penggerebekan dilakukan di kawasan Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, pada Jumat (23/10/2020) sore.

TANGERANG, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, Minggu (25/10/2020), masih terus bertambah.

Untuk Kota Tangerang sebagaimana dilansir dari laman Pemerintahan Kota Tangerang, terdapat penambahan 15 kasus baru sehingga total kasus Covid-19 terkonfirmasi kini sebanyak 2.058 kasus.

Dari jumlah kasus tersebut, terdapat 1.788 pasien dinyatakan sembuh, 206 pasien masih dalam perawatan dan 64 pasien meninggal dunia.

Baca juga: UPDATE 23 Oktober: Bertambah 9, Kasus Positif Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.020

Dengan kondisi data Covid-19 saat ini, Kota Tangerang ditetapkan sebagai wilayah dengan risiko penularan sedang atau zona oranye oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Berbeda dengan Kota Tangerang, Satgas Penanganan Covid-19 dalam laman covid19.go.id menyematkan Kota Tangerang Selatan sebagai wilayah zona merah.

Zona merah memiliki arti saat ini Kota Tangerang Selatan masih menjadi wilayah dengan risiko penularan Covid-19 yang tinggi.

Baca juga: Wali Kota Arief Sebut Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Cepat Sembuh karena WiFi Gratis

Pemkot Tangerang Selatan sendiri mengunggah dalam laman resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan, hari ini terdapat lonjakan kasus baru sebanyak 61 kasus.

Dari penambahan angka kasus baru tersebut, jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi di Kota Tangerang Selatan menjadi 1.708.

Adapun, dari total keseluruhan kasus terkonfirmasi tersebut, terdapat 1.487 pasien dinyatakan sembuh, 143 pasien masih dalam perawatan dan 78 pasien dinyatakan meninggal dunia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X