TPA Rawa Kucing Hampir Penuh, Pemkot Tangerang Harapkan PLTSa Segera Terealisasi

Kompas.com - 28/10/2020, 17:50 WIB
Pemulung mencari sampah plastik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Senin, (14/10/2019). Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing perharinya menampung sampah mencapai 1.400 ton dari kota Tangerang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPemulung mencari sampah plastik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, Senin, (14/10/2019). Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing perharinya menampung sampah mencapai 1.400 ton dari kota Tangerang.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Dedi Suhada mengatakan, kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing di Kota Tangerang hampir penuh.

Dia mengatakan, TPA Rawa Kucing kemungkinan bisa bertahan sekitar dua tahun lagi untuk menampung sampah di Kota Tangerang.

"Kondisi Rawa Kucing ini terus terang saja hampir penuh. Mungkin kalau kita hitung-hitungan bisa dua sampai tiga tahun lagi," kata dia saat dihubungi, Rabu (28/10/2020).

Menurut Dedi, petugas DLH Kota Tangerang sudah mulai kesulitan menata sampah-sampah yang kian menggunung di TPA Rawa Kucing.

"Harus dengan ekstra kerja keras untuk penataan untuk mengatur tumpukan sampah yang lama maupun yang baru," ujar Dedi.

TPA Rawa Kucing memiliki luas area 34,8 hektar dan menampung 1.500 ton sampah per hari dari wilayah Kota Tangerang.

Ketinggian gunungan sampah saat ini berada di angka 25 meter dari permukaan TPA Rawa Kucing.

Satu-satunya harapan jangka panjang yang diharap Pemkot Tangerang adalah segera terealisasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang digadang-gadang sejak 2015 lalu.

"Sebetulnya kita juga sangat butuh satu teknologi dengan PLTSa ini. Kalau ini sudah terealisasi, mudah-mudahan masalah sampah di Kota Tangerang bisa tertangani," tutur dia.

Proyek PLTSa yang dicetuskan Pemerintah Pusat tersebut, kata Dedi, sudah berjalan di tahap negosiasi kontrak setelah terpilihnya pemenang tender pada awal 2020.

Dia mengatakan, proses pembangunan PLTSa yang rencananya dilakukan di kawasan Jatiuwung tersebut bisa jadi memakan waktu tiga tahun sebelum siap beroperasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Anies: Memang Siklusnya

Pasar Tanah Abang Tutup 12-18 Mei, Anies: Memang Siklusnya

Megapolitan
Tinjau Pasar Mayestik, Anies Belanja Telur Asin hingga Kue Lebaran

Tinjau Pasar Mayestik, Anies Belanja Telur Asin hingga Kue Lebaran

Megapolitan
UPDATE 10 Mei: Tambah 18 Kasus di Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 10 Mei: Tambah 18 Kasus di Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Fakta Penggerebekan Kampung Ambon: 7 Orang Jadi Tersangka, Seorang Bandar Narkoba Diburu

Fakta Penggerebekan Kampung Ambon: 7 Orang Jadi Tersangka, Seorang Bandar Narkoba Diburu

Megapolitan
Terbitkan Seruan Soal Lebaran 2021, Anies Larang Warga Jakarta Laksanakan Kegiatan Ziarah Kubur pada 12-16 Mei

Terbitkan Seruan Soal Lebaran 2021, Anies Larang Warga Jakarta Laksanakan Kegiatan Ziarah Kubur pada 12-16 Mei

Megapolitan
Aparat Tak Sanggup Adang Serbuan di Posko Kedungwaringin, Pemudik: Kita Harus Bisa Lewat

Aparat Tak Sanggup Adang Serbuan di Posko Kedungwaringin, Pemudik: Kita Harus Bisa Lewat

Megapolitan
6 Poin Seruan Anies Jelang Lebaran: Pengaturan Shalat Id, Ziarah Kubur, hingga Operasional Mal

6 Poin Seruan Anies Jelang Lebaran: Pengaturan Shalat Id, Ziarah Kubur, hingga Operasional Mal

Megapolitan
Lebaran 2021 di Tangsel: Takbiran hingga Shalat Id Berjemaah Diperbolehkan dengan Syarat

Lebaran 2021 di Tangsel: Takbiran hingga Shalat Id Berjemaah Diperbolehkan dengan Syarat

Megapolitan
Saat Pangdam Jaya Bertekad Tumpas 'Mata Elang' Debt Collector yang Mengarah Premanisme...

Saat Pangdam Jaya Bertekad Tumpas "Mata Elang" Debt Collector yang Mengarah Premanisme...

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap, Rizieq Shihab Bakal Hadirkan Saksi Meringankan Hari Ini

Sidang Kasus Tes Usap, Rizieq Shihab Bakal Hadirkan Saksi Meringankan Hari Ini

Megapolitan
Kejadian Pertama di Jakarta Pasca-vaksinasi AstraZeneca: Pemuda Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin

Kejadian Pertama di Jakarta Pasca-vaksinasi AstraZeneca: Pemuda Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin

Megapolitan
UPDATE: Tambah 104 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 104 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 246 Kasus di Kota Bekasi, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 246 Kasus di Kota Bekasi, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Lebaran 2021, Catat Jam Operasionalnya

MRT Jakarta Tetap Beroperasi Saat Lebaran 2021, Catat Jam Operasionalnya

Megapolitan
Jalan Panjang Nenek Arpah Rebut Kembali Tanahnya, Ditipu karena Buta Huruf hingga Menang Perdata

Jalan Panjang Nenek Arpah Rebut Kembali Tanahnya, Ditipu karena Buta Huruf hingga Menang Perdata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X