3 Hari Terakhir, 509.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Kompas.com - 30/10/2020, 11:36 WIB
Kendaraan melintasi ramai lancar di Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGAKendaraan melintasi ramai lancar di Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Jumat (7/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 509.140 kendaraan telah meninggalkan Jakarta selama tiga hari terakhir jelang libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H mulai Selasa (27/10/2020) lalu hingga Kamis kemarin.

"Total volume lalu lintas yang meninggalkan Jakarta naik sebanyak 40,3 persen dibandingkan dengan lalu lintas new normal," kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, dalam keterangan tertulis, Jumat ini.

Heru menyebutkan, jumlah tersebut diperoleh dari pencatatan di beberapa gerbang tol (GT), yaitu GT Barrier/Utama, GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah timur), GT Cikupa (arah barat), serta GT Ciawi (arah selatan).

Baca juga: Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Untuk distribusi arus lalu lintas, Heru mencatat, sebanyak 50,02 persen kendaraan menuju ke arah timur, 27,73 persen kendaraan menuju ke arah barat, dan 22,25 persen kendaraan menuju ke arah selatan.

Adapun rinciannya, kendaraan yang menuju ke arah timur melaui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama masing-masing sebanyak 143.820 dan 110.853 unit. Jumlah ini meningkat 80 persen dan 51 persen dibandingkan dengan hari biasa saat new normal.

"Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur adalah sebanyak 254.673 kendaraan, naik sebesar 66.1 persen dari lalin (lalu lintas) new normal," kata Heru.

Sementara kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju ke arah barat melalui GT Cikupa di Jalan Tol Tangerang-merak sebesar 141.184 unit atau naik 16,8 persen dari lalu lintas biasa saat masa kenormalan baru.

Terakhir, jumlah kendaraan yang menuju ke selatan melalui GT Ciawi 1 di Jalan Tol Jagorawi sebanyak 113.283 unit. Angka ini naik sebesar 27,6 persen dari volume lalu lintas pada hari biasa saat new normal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Masa Tenang, Muhamad-Sara Bakal Sering Blusukan di Tangsel

Jelang Masa Tenang, Muhamad-Sara Bakal Sering Blusukan di Tangsel

Megapolitan
Ular Kobra Jawa Sepanjang 1,5 Meter Ditemukan di Dalam Tong

Ular Kobra Jawa Sepanjang 1,5 Meter Ditemukan di Dalam Tong

Megapolitan
Pengurus Gereja di Depok yang Cabuli Anak-anak Bimbingannya Dituntut 11 Tahun Penjara

Pengurus Gereja di Depok yang Cabuli Anak-anak Bimbingannya Dituntut 11 Tahun Penjara

Megapolitan
94 Keluarga di Cipinang Besar Selatan Hidup Berdampingan dengan TPU

94 Keluarga di Cipinang Besar Selatan Hidup Berdampingan dengan TPU

Megapolitan
2 Polisi Gadungan Ditangkap di Bekasi, Nenteng Pistol Korek Api Peras 3 Korban

2 Polisi Gadungan Ditangkap di Bekasi, Nenteng Pistol Korek Api Peras 3 Korban

Megapolitan
Tower 4 RS Wisma Atlet Kini Dipakai untuk Pasien Bergejala

Tower 4 RS Wisma Atlet Kini Dipakai untuk Pasien Bergejala

Megapolitan
Akhir Masa Kampanye, Azizah-Ruhamaben Perkuat Jaringan Saksi di Setiap TPS

Akhir Masa Kampanye, Azizah-Ruhamaben Perkuat Jaringan Saksi di Setiap TPS

Megapolitan
Viral Foto Wajah Penumpang KRL Berdarah karena Dipukul Satpam, KCI Sebut Sudah Damai

Viral Foto Wajah Penumpang KRL Berdarah karena Dipukul Satpam, KCI Sebut Sudah Damai

Megapolitan
Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Ditutup Permanen, Pembangunan Flyover atau Underpass Dikaji

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Ditutup Permanen, Pembangunan Flyover atau Underpass Dikaji

Megapolitan
Daftar Kegiatan yang Dihadiri Wagub DKI Riza Patria Sebelum Dinyatakan Positif Covid-19

Daftar Kegiatan yang Dihadiri Wagub DKI Riza Patria Sebelum Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Anggota DPRD yang Pernah Kontak dengan Wagub DKI Disebut Telah Tes Swab

Anggota DPRD yang Pernah Kontak dengan Wagub DKI Disebut Telah Tes Swab

Megapolitan
Angkasa Pura II Persiapkan Tiga Hal Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Nataru

Angkasa Pura II Persiapkan Tiga Hal Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Nataru

Megapolitan
5 Warga Pluit Dilaporkan ke Polisi karena Tolak Proyek BTB School, Kuasa Hukum: Bentuk Intimidasi

5 Warga Pluit Dilaporkan ke Polisi karena Tolak Proyek BTB School, Kuasa Hukum: Bentuk Intimidasi

Megapolitan
Sederet Dampak Kerumunan Rizieq Shihab, Pejabat Dicopot hingga Lonjakan Covid-19

Sederet Dampak Kerumunan Rizieq Shihab, Pejabat Dicopot hingga Lonjakan Covid-19

Megapolitan
Dirut RS Ummi Beberkan Alasan Rizieq Shihab Pulang dari RS dan Mengapa Pilih Lewat Pintu Belakang

Dirut RS Ummi Beberkan Alasan Rizieq Shihab Pulang dari RS dan Mengapa Pilih Lewat Pintu Belakang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X