Kompas.com - 02/11/2020, 22:16 WIB
Jasad bayi laki-laki yang ditemukan warga di sekitar bantaran Kali Kanal Banjir Barat, Grogol Petamburan, Jakarta, Senin (2/11/2020). ANTARA/HO-Polsek Tanjung DurenJasad bayi laki-laki yang ditemukan warga di sekitar bantaran Kali Kanal Banjir Barat, Grogol Petamburan, Jakarta, Senin (2/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) mengevakuasi jasad seorang bayi laki-laki dari Kali Kanal Banjir Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (2/11/2020) siang.

Seperti dikutip Antara, petugas Gulkarmat menyusuri kali dengan perahu karet untuk mengevakuasi bayi malang itu, lantaran posisinya tersangkut bersama sampah di tengah kali.

Proses evakuasi jasad bayi tersebut membuat banyak warga menyaksikan sehingga membuat arus lalu lintas di kawasan itu tersendat.

Baca juga: Hanyut di Kali Mampang, Bocah 5 Tahun Diduga Terbawa Arus hingga Kanal Banjir Barat

Polisi kemudian membatasi warga yang melihat proses evakuasi dengan garis polisi di atas jembatan, supaya tidak terjadi kerumunan.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarak mengatakan bayi tersebut diduga sengaja dibuang karena orang tuanya tidak menginginkannya.

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Tumpukan Sampah di Kali Ciliwung

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ditemukan, kondisinya sudah mulai membusuk karena diperkirakan mayatnya sudah dua sampai tiga hari di dalam sungai dan dalam kondisi ari-ari masih menempel," kata Mubarak.

Jasad bayi tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan visum.



Video Rekomendasi

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Ambulans Diduga Halangi Kendaraan Lain di Pamulang Viral, Polisi Kejar Pelaku

Video Ambulans Diduga Halangi Kendaraan Lain di Pamulang Viral, Polisi Kejar Pelaku

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Bakal Periksa Seluruh Penerima Bansos dari Kemensos

Kejari Kota Tangerang Bakal Periksa Seluruh Penerima Bansos dari Kemensos

Megapolitan
Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Pengemudi BMW yang Kabur Setelah Isi Bensin Full adalah Remaja Iseng, Kini Sudah Damai

Megapolitan
Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Giant di Area Depok Tutup Permanen, Pengunjung Tak Tahu dan Masih Berdatangan

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 12-17 di Tangsel Baru Capai 13 Persen dari Target

Megapolitan
Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Diduga Tersengat Listrik, Pria Tewas di Menara Telekomunikasi di Taman Sari

Megapolitan
Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Bansos Tunai 99.450 Keluarga Telat Cair karena Data Kemensos, Anies Langsung Surati Risma

Megapolitan
Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Pasien Isoman di Kota Tangerang Diimbau Manfaatkan Isolasi Terpusat

Megapolitan
Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Update 30 Juli: Tambah 3.454 Kasus Covid-19 di Jakarta, 7.812 Orang Masih Berjuang Sembuh

Megapolitan
55.346 Warga Jakarta Pusat Dapat Bansos Beras 10 Kg

55.346 Warga Jakarta Pusat Dapat Bansos Beras 10 Kg

Megapolitan
Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Influencer Diminta Jaga Perasaan Nakes dan Tak Buat Gaduh Soal Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Megapolitan
Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Modus Penimbunan Obat Penanganan Covid-19 oleh PT ASA, BPOM Pun Dibohongi

Megapolitan
Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Berdamai dengan Lucky Alamsyah, Roy Suryo Lanjutkan Proses Hukum Youtuber yang Menyindirnya

Megapolitan
Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Obat Terkait Covid-19 yang Ditimbun PT ASA Seharusnya Didistribusikan di Jabodetabek dan Jabar

Megapolitan
Konflik Roy Suryo dengan Lucky Alamsyah Berujung Damai

Konflik Roy Suryo dengan Lucky Alamsyah Berujung Damai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X