Lahan di Tanah Abang Disulap Jadi Penampungan Air, Pengerjaan Dimulai Pekan Depan

Kompas.com - 06/11/2020, 12:06 WIB
Ilustrasi banjir SHUTTERSTOCKIlustrasi banjir
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah lahan kosong di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan disulap menjadi kolam olakan atau retensi untuk penampungan air.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting menyebutkan, pengerjaan pembangunan kolam olakan itu akan dimulai pekan depan.

"Minggu depan sudah mulai pengerjaan," kata Bakwan kepada Kompas.com, Jumat (6/11/2020).

Ada dua lahan milik Pemprov DKI yang akan disulap menjadi kolam olakan. Lahan pertama terletak di RW 09 Karet Tengsin, seluas 6.614 meter persegi. Lahan kedua ada di RW 03 Petamburan dengan luas 1.000 meter persegi.

Baca juga: Untuk Cegah Banjir, Lahan di Tanah Abang Dijadikan Penampungan Air

"Saat hujan turun nanti airnya ditampung di lahan itu. Kalau sungai sudah surut, air di kolam itu lalu disedot keluar menuju ke kali Ciliwung dan Banjir Kanal Barat," kata dia.

Bakwan menyebutkan, saat ini Suku Dinas Sumber Daya Air sedang membuat gambar perencanaan. Jika tak ada hambatan, kolam olakan itu ditargetkan sudah siap digunakan pada Desember mendatang.

Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu menyebutkan, lokasi di mana kolam olakan itu akan dibangun memang menjadi langganan banjir tiap tahun.

"Karena wilayah itu memang titik terendah. Selama ini air enggak bisa mengalir ke sungai, karena sungai naik, akhirnya jadi kolam," ujar Yassin.

Ia berharap pembangunan kolam olakan bisa menjadi solusi untuk mencegah banjir di wilayah tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Megapolitan
Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Live Musik Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Live Musik Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apapun

Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apapun

Megapolitan
Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Megapolitan
F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

Megapolitan
Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Megapolitan
Polisi: Pelaku Penjual Satwa Dilindungi Berkamuflase Pedagang Binatang

Polisi: Pelaku Penjual Satwa Dilindungi Berkamuflase Pedagang Binatang

Megapolitan
Kabar Viral Pasar Muamalah di Depok Transaksi Pakai Dirham dan Dinar, Ini Penjelasan Lurah

Kabar Viral Pasar Muamalah di Depok Transaksi Pakai Dirham dan Dinar, Ini Penjelasan Lurah

Megapolitan
Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakbar Terpakai 92,6 Persen

Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Jakbar Terpakai 92,6 Persen

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Diserang Monyet Liar di Perumahan Puspitek, Luka 23 Jahitan

Bocah 5 Tahun Diserang Monyet Liar di Perumahan Puspitek, Luka 23 Jahitan

Megapolitan
Jadi Penyintas Covid-19, Wali Kota Depok Donasikan Plasma Konvalesen

Jadi Penyintas Covid-19, Wali Kota Depok Donasikan Plasma Konvalesen

Megapolitan
Jasad Perempuan Mengambang di Danau Kabupaten Bekasi, Korban Alami Gangguan Jiwa

Jasad Perempuan Mengambang di Danau Kabupaten Bekasi, Korban Alami Gangguan Jiwa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X