Hujan dan Angin Kencang, Dua Pohon Beringin di Pasar Pondok Labu Tumbang

Kompas.com - 12/11/2020, 18:01 WIB
Dua pohon beringin di area parkir motor Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan rubuh dan menimpa   sejumlah bangunan Pondok Labu pada Kamis (12/11/2020) sekitar pukul 16.10 WIB. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJODua pohon beringin di area parkir motor Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan rubuh dan menimpa sejumlah bangunan Pondok Labu pada Kamis (12/11/2020) sekitar pukul 16.10 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pohon beringin di area parkir motor Pasar Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, roboh dan menimpa bangunan di dekatnya, Kamis (12/11/2020).

Pohon tersebut roboh akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di kawasan Pondok Labu.

Ateng (48), seorang pedagang minuman di Pasar Pondok Labu, mengatakan bahwa angin kencang bertiup di Pasar Pondok Labu sekitar pukul 16.10 WIB.

Pohon beringin tumbang secara perlahan dan menimpa bangunan pos satpam dan pintu masuk di bagian samping Pasar Pondok Labu.

Baca juga: Dikira Pohon Tumbang, Ibu Rumah Tangga Malah Temukan Tetangganya yang Tewas Terjatuh

“Saat pohon roboh, orang-orang sedang berteduh di dekat pohon. Orang sempat lari-larian dan loncat,” ujar Ateng saat ditemui di sekitar lokasi pada Kamis sore.

Pohon juga sempat menimpa bagian belakang tenda penjual buah.

Pantauan Kompas.com, bagian akar pohon beringin terangkat. Padahal, bagian akar pohon sudah dikuatkan dengan semen.

Di lokasi, sejumlah petugas dari Suku Dinas Kehutanan Jakarta Selatan bersama petugas Penanganan dan Sarana Umum (PPSU) Pondok Labu telah menangangi pohon roboh.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ragam Hukuman Nyeleneh Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Ragam Hukuman Nyeleneh Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Megapolitan
5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

Megapolitan
Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Megapolitan
Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Megapolitan
Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Megapolitan
Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Megapolitan
Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Hujan Merata Nanti Malam

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Hujan Merata Nanti Malam

Megapolitan
UPDATE: 4.284 Kasus Aktif di Depok, Terbanyak Selama Pandemi Covid-19

UPDATE: 4.284 Kasus Aktif di Depok, Terbanyak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Warga Dihukum Berdoa di Makam Khusus Covid-19, Epidemiolog: Justru Risiko Tertular

Megapolitan
UPDATE Covid-19:  Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

UPDATE Covid-19: Muncul 46 Kasus Baru di Kota Tangerang, Total 5.214 Kasus

Megapolitan
Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Kurir Sabu yang Ditangkap di Padang Dapat Upah Rp 50 Juta per Kilogram

Megapolitan
Satu Minggu PSBB Ketat, Satpol PP Kumpulkan Rp 22,5 Juta Denda Pelanggar Prokes

Satu Minggu PSBB Ketat, Satpol PP Kumpulkan Rp 22,5 Juta Denda Pelanggar Prokes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X