Awasi Protokol Kesehatan, Tim Pemburu Covid-19 Bakal Keliling Gereja di Tangsel Saat Natal

Kompas.com - 21/12/2020, 20:25 WIB
Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Stephanus Luckyto saat diwawancarai di Depan Gedung KPU Tangerang Selatan, Jumat (4/9/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaWakapolres Tangerang Selatan Kompol Stephanus Luckyto saat diwawancarai di Depan Gedung KPU Tangerang Selatan, Jumat (4/9/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polres Tangerang Selatan bakal kerahan Tim Pemburu Covid-19 untuk berkeliling ke setiap gereja yang menggelar ibadah saat Hari Raya Natal, Jumat (25/12/2020)

Para petugas tersebut akan mengawasi penerapan protokol kesehatan di setiap gereja yang diatur dalam surat edaran Menteri Agama Nomor SE.23 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal di Masa COVID-19.

"Nanti kita akan cek langsung oleh Tim Pemburu Covid-19 dan Gugus Tugas Covid-19 untuk memonitoring komitmen mereka terhadap aturan aturan ini," ujar Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Stephanus Luckyto, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Tim Pemburu Covid-19 di Tangsel Ikut Patroli Bubarkan Kerumunan

Luckyto menjelaskan, ibadah natal secara langsung di gereja tidak dilarang. Namun, dalam pelaksanaannya harus menerapkan protokol pencegahan protokol kesehatan penecegahan Covid-19.

Seperti membatasi jumlah orang yang berada di gereja maksimal 50 persen dari kapasitas normal, sehingga para jemaah dapat menjaga jarak fisik selama beribadah.

"Jadi kami sudah melaksanakan rakor. Kami sudah memberikan rules-rules aturan aturan kepada gereja khususnya yang akan menyelenggarakan ibadah offline di tiap-tiap gereja," kata Luckyto.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rahcmi Diany mengeluarkan surat edaran yang mengimbau agar pengelola rumah ibadah melaksanakan perayaan secara sederhana yang disiarkan secara daring dan menghindari pengumpulan dan kerumunan massa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X