Kejahatan di Jadetabek Turun, tetapi Kasus Pencurian dan Pemerasan Meningkat Tahun 2020

Kompas.com - 23/12/2020, 21:08 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kedua kiri) bersama Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid (kiri) meninjau pasukan saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya 2020 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (21/12/2020). Kegiatan tersebut dalam rangka kesiapan Operasi Lilin Jaya 2020 guna memberikan keamanan dan kenyamanan warga dalam perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK AKapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kedua kiri) bersama Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid (kiri) meninjau pasukan saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya 2020 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (21/12/2020). Kegiatan tersebut dalam rangka kesiapan Operasi Lilin Jaya 2020 guna memberikan keamanan dan kenyamanan warga dalam perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya telah mencatat indeks kejahatan untuk sejumlah kasus yang terjadi di wilayah hukumnya sepanjang Januari hingga 23 Desember 2020.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, kasus kejahatan yang menonjol umumnya mengalami penurunan 7 persen pada tahun 2020.

Jika pada tahun 2019 berada pada angka 32.614 kasus, saat ini hanya mencapai 30.324 kasus atau mengalami penurunan 2.290 kasus.

"Jumlah kasus tindak pidana (crime total) mengalami penurunan. Dari 32.614 kasus pada tahun 2019, menjadi 30.324 kasus pada tahun 2020," ujar Fadil saat rilis akhir tahun di Polda Metro Jaya, Rabu (23/12/2020).

Baca juga: Polres Jakbar Tempatkan 15 CCTV di Tempat Rawan Kejahatan di Tiap Kecamatan

Adapun dari 11 kasus yang menonjol dari mulai pembunuhan hingga kenakalan remaja, dua di antaranya mengalami pengingkatan seperti pencurian dan pemberatan (curat) dan pemerasan.

Untuk kasus curat, data yang tercatat pada tahun 2019 hanya 1.279 kasus menjadi 1.456 kasus. Sedangkan untuk kasus pemerasan dari 168 kasus menjadi 206 kasus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun, penyelesaian tindak pidana (total keseluruhan kasus) mengalami kenaikan. Dari 31.854 kasus pada tahun 2019, menjadi 34.239 kasus pada tahun 2020. Naik sebanyak 2.385 kasus atau sebesar 7 persen," kata Fadil.

Baca juga: Sepanjang 2020, Kasus Kejahatan Siber Via Medsos Meningkat di Banten

 

Sementara resiko masyarakat menjadi korban kejahatan juga mengalami penurunan 7 persen dari tahun sebelumnya.

Jika tahun 2019 ada 143 orang, kini hanya 133 orang atau turun sebanyak 10 orang.

"Artinya pada tahun 2020 setiap 100.000 penduduk di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, sebanyak 133 orang menjadi korban kejahatan," kata Fadil.

Sedangkan untuk waktu kejahatan yang terjadi di wilayah Polda Metro Jaya lebih lambat 1 menit 22 detik. Dari yang yang terjadi tahun lalu 16 menit 11 detik menjadi 17 menit 33 detik pada 2020.

"Itu artinya pada tahun 2020 setiap 17 menit 33 detik terdapat satu kasus kejahatan," ucap Fadil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Megapolitan
Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Megapolitan
Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.