Kompas.com - 07/01/2021, 18:46 WIB
Sesosok mayat laki-laki ditemukan terbujur kaku di sebuah rumah kontrakan di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Kamis (7/1/2021) pukul 14.00 WIB. Dok. Warga Lenteng Agung/FikrySesosok mayat laki-laki ditemukan terbujur kaku di sebuah rumah kontrakan di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Kamis (7/1/2021) pukul 14.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesosok mayat laki-laki ditemukan terbujur kaku di rumah kontrakan di Jalan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2021) pukul 14.00 WIB.

Korban diduga meninggal karena sakit.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Eko Mulyadi mengatakan, korban bernama Rojak. Korban diketahui sudah mengontrak dan tinggal sendiri sekitar empat tahun.

“Korban tinggal seorang diri dan jarang pulang ke kontrakan,” ujar Eko saat dikonfirmasi.

Baca juga: 3 Tersangka Pemalsu Surat Hasil Swab PCR Berstatus Mahasiswa, Salah Satunya Jurusan Kedokteran

Anak pemilik rumah kontrakan, Lulus mengaku jarang bertemu dengan Rojak.

Lulus terakhir kali bertemu dengan Rojak pada Selasa (5/1/2021), dan mendapatkan laporan jika Rojak sedang sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Persis hari ini Kamis tanggal 7 Januari 2021 pukul 13.00 WIB, saksi merasa curiga melihat korban seharian tidak keluar kontrakan, selanjutnya saksi menghubungi Ketua RT,” tambah Eko.

Warga bersama pemilik kontrakan kemudian memanggil Rojak, tetapi tak mendapatkan jawaban.

Baca juga: Pemalsu Surat Hasil Swab PCR Sempat Lolos Pemeriksaan Dokumen di Bandara Soetta

Selanjutnya, pintu kontrakan Rojak dibuka dan terlihat korban sudah tergeletak dengan posisi berada di depan pintu.

Rojak diketahui sebagai pribadi yang jarang bersosialisasi dengan para tetangga. Sehari-hari Rojak memesan minuman di warung.

Anggota Polsek Cilandak kemudian datang ke lokasi penemuan mayat Rojak. Korban dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk keperluan visum.

“Korban meninggal dunia diduga sakit dan pada tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan,” ujar Eko.

Kasus ditangani Unit Reskrim Polsek Jagakarsa.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disdik DKI: Survei Kemendikbud Terkait Klaster Belajar Tatap Muka Keliru

Disdik DKI: Survei Kemendikbud Terkait Klaster Belajar Tatap Muka Keliru

Megapolitan
Saluran Air Mulai Dibangun 27 September, Jalan I Gusti Ngurah Rai Klender Akan Ditutup

Saluran Air Mulai Dibangun 27 September, Jalan I Gusti Ngurah Rai Klender Akan Ditutup

Megapolitan
Pemkot Depok Targetkan 1,6 Juta Warga Sudah Vaksin Covid-19 pada Desember 2021

Pemkot Depok Targetkan 1,6 Juta Warga Sudah Vaksin Covid-19 pada Desember 2021

Megapolitan
Disdik Banten Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di SMA di Kota Tangerang

Disdik Banten Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di SMA di Kota Tangerang

Megapolitan
Mayat yang Ditemukan di Patoembak Depok Adalah Anggota TNI, Diduga Korban Pembunuhan

Mayat yang Ditemukan di Patoembak Depok Adalah Anggota TNI, Diduga Korban Pembunuhan

Megapolitan
Antisipasi Musim Hujan, Pemkot Depok Fokus Pangkas Pohon Tinggi dan Minta Warga Tak 'Nyampah' di Kali

Antisipasi Musim Hujan, Pemkot Depok Fokus Pangkas Pohon Tinggi dan Minta Warga Tak "Nyampah" di Kali

Megapolitan
Depok Satu-satunya Wilayah Jabodetabek Tak Punya BPBD, padahal Rentan Bencana

Depok Satu-satunya Wilayah Jabodetabek Tak Punya BPBD, padahal Rentan Bencana

Megapolitan
Atasi Banjir di Klender, Saluran Air Sepanjang 878 Meter Akan Dibangun di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Atasi Banjir di Klender, Saluran Air Sepanjang 878 Meter Akan Dibangun di Jalan I Gusti Ngurah Rai

Megapolitan
Hari Ini, Polisi Periksa Ahli Pidana Jelang Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Hari Ini, Polisi Periksa Ahli Pidana Jelang Gelar Perkara Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Cegah Banjir, Pemkot Jakut Bangun 3 Waduk sebagai Kolam Retensi

Cegah Banjir, Pemkot Jakut Bangun 3 Waduk sebagai Kolam Retensi

Megapolitan
Anies Minta Banjir di Jakarta Harus Surut dalam 6 Jam, Ini Penjelasan Wagub

Anies Minta Banjir di Jakarta Harus Surut dalam 6 Jam, Ini Penjelasan Wagub

Megapolitan
Anies Instruksikan Seluruh Wali Kota Antisipasi Banjir pada Musim Hujan

Anies Instruksikan Seluruh Wali Kota Antisipasi Banjir pada Musim Hujan

Megapolitan
Simpang Siur Data Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka di Jakarta

Simpang Siur Data Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka di Jakarta

Megapolitan
Tidak Semua Bansos Dihentikan di Jakarta, Ini Program yang Masih Berlanjut

Tidak Semua Bansos Dihentikan di Jakarta, Ini Program yang Masih Berlanjut

Megapolitan
Sebanyak 7.560 Nakes di Tangsel Belum Dapat Vaksinasi Booster

Sebanyak 7.560 Nakes di Tangsel Belum Dapat Vaksinasi Booster

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.