Kompas.com - 08/01/2021, 17:02 WIB
Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara merilis penangkapam pria berinisial S terkait kasus penipuan dengan modus menjadi polisi gadungan di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (8/1/2021). KOMPAS.COM/ IRA GITATim Tiger Polres Metro Jakarta Utara merilis penangkapam pria berinisial S terkait kasus penipuan dengan modus menjadi polisi gadungan di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (8/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Dwi Prasetyo mengatakan, tersangka kasus penipuan dengan modus menjadi polisi gadungan telah melakukan aksi tipu-tipu sebanyak enam kali.

Tersangka berinisial S beraksi di wilayah Jakarta Utara dan Bekasi sejak Juli 2019.

"Tersangka sudah melakukan kegiatan penipuan serupa di beberapa tempat sebanyak 6 kali," kata Dwi Prasetyo dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (8/1/2021).

"Motifnya hanya membantu menyelesaikan perkara di kepolisian. Jadi misalnya motor ketangkap, dia bisa mengeluarkan," lanjutnya.

Aksi S sebagai polisi gadungan akhirnya terungkap berkat laporan korban bernama Arja, yang kehilangan motornya pada September 2020.

Baca juga: Polres Jakarta Utara Ringkus Polisi Gadungan yang Tipu Korban Curanmor di Bekasi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Korban menceritakan bahwa awalnya dia kehilangan motor. Terus korban sendiri mempunyai teman dekat dengan inisial N, yang mana temannya ini memberikan solusi," lanjutnya.

Korban mengaku dikenalkan N kepada S, yang mengaku sebagai anggota polisi berpangkat ajun komisaris polisi (AKP) untuk membantu masalah korban.

Kepada korban, S menawarkan jasa membantu mengeluarkan sepeda motor di Polsek Pulo Gadung. S meminta STNK korban dengan maksud melakukan pengecekan.

Namun, untuk mengeluarkan sepeda motor tersebut rupanya memerlukan biaya.

Korban pun memberikan uang total Rp 3,5 juta kepada S dengan harapan motornya bisa kembali.

Baca juga: 2 Polisi Gadungan Ditangkap di Bekasi, Nenteng Pistol Korek Api Peras 3 Korban

"Awal tersangka S ini mau membantu asalkan ada uang jalannya lah. Akhirnya sama korban diberi uang jalan sebesar Rp 500.000," tutur Dwi.

"Kemudian si korban memberikan untuk yang kedua kalinya sebesar Rp 1,5 juta dan yang terakhir Rp 1,5 juta Kerugiannya kurang lebih Rp 3.500.000," tambahnya.

Tim Tiger Polres Metro Jakarta Utara kemudian menangkap S di kediamannya di Taruma Jaya, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (6/1/2021) malam.

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berubpa satu buah celana PDL Polri, sepasang sepatu PDH Polri, enam lembar STNK, buku tabungan berikut ATM-nya, serta satu unit sepeda motor.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertangkap Basah Curi Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Ini Dipukuli hingga Babak Belur

Tertangkap Basah Curi Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Ini Dipukuli hingga Babak Belur

Megapolitan
Datangi Pasar Modern BSD, Kapolri Wanti-wanti Pengelola Awasi Alur Keluar Masuk Pengunjung

Datangi Pasar Modern BSD, Kapolri Wanti-wanti Pengelola Awasi Alur Keluar Masuk Pengunjung

Megapolitan
Sekwan Akui Foto Viral 'Vaksinasi Dosis Ketiga' untuk Influencer Diambil di Gedung DPRD DKI

Sekwan Akui Foto Viral "Vaksinasi Dosis Ketiga" untuk Influencer Diambil di Gedung DPRD DKI

Megapolitan
Pejelasan Polisi soal Tak Terlihat Petugas Periksa STRP di Pos Penyekatan Underpass Basura

Pejelasan Polisi soal Tak Terlihat Petugas Periksa STRP di Pos Penyekatan Underpass Basura

Megapolitan
RPTRA di Jakarta Dibuka untuk Kegiatan Vaksinasi Selama PPKM Level 4

RPTRA di Jakarta Dibuka untuk Kegiatan Vaksinasi Selama PPKM Level 4

Megapolitan
Satpol PP Sidak 156 Perkantoran di Jakbar, Izin Usaha 11 Kantor Dicabut Sementara

Satpol PP Sidak 156 Perkantoran di Jakbar, Izin Usaha 11 Kantor Dicabut Sementara

Megapolitan
Cerita Pegawai Saat Mal Tutup Selama PPKM, Gaji Tak Menentu hingga Jualan Online

Cerita Pegawai Saat Mal Tutup Selama PPKM, Gaji Tak Menentu hingga Jualan Online

Megapolitan
Viral Foto Vaksin Dosis Ketiga untuk Influencer di DPRD DKI, Sekwan Langsung Bantah

Viral Foto Vaksin Dosis Ketiga untuk Influencer di DPRD DKI, Sekwan Langsung Bantah

Megapolitan
Ini Tarif Hotel Tempat Isoman Anggota DPR di Jakarta, Berminat?

Ini Tarif Hotel Tempat Isoman Anggota DPR di Jakarta, Berminat?

Megapolitan
Negatif, Hasil Tes PCR Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19

Negatif, Hasil Tes PCR Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Klaim RS Lengang, Seperti Apa Situasi Terkini Pandemi Covid-19 di Jakarta?

Anies Klaim RS Lengang, Seperti Apa Situasi Terkini Pandemi Covid-19 di Jakarta?

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Tersisa 3.068 Orang dalam Perawatan

Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Tersisa 3.068 Orang dalam Perawatan

Megapolitan
Jadwal Vaksinasi Keliling di Jakarta untuk Kamis 29 Juli 2021

Jadwal Vaksinasi Keliling di Jakarta untuk Kamis 29 Juli 2021

Megapolitan
Sedang Naik Motor, Seorang Pemuda Dibacok di Antasari hingga Sempat Kritis

Sedang Naik Motor, Seorang Pemuda Dibacok di Antasari hingga Sempat Kritis

Megapolitan
Alasan Pemprov DKI Wajibkan Pengunjung Salon, Hotel, dan Restoran Harus Sudah Divaksin

Alasan Pemprov DKI Wajibkan Pengunjung Salon, Hotel, dan Restoran Harus Sudah Divaksin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X