Bobol ATM Rp 150 Juta di Stasiun Pasar Minggu, Dua Pelaku Ditangkap

Kompas.com - 14/01/2021, 15:27 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan menangkap komplotan pembobol ATM di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOPolres Metro Jakarta Selatan menangkap komplotan pembobol ATM di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap komplotan pembobol ATM di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Adapun komplotan pembobol ATM yang berhasil ditangkap bernama Agus dan Rizal, sedangkan seorang lainnya masih diburu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan adanya pembobolan ATM di Stasiun Pasar Minggu ke Polda Metro Jaya.

Kemudian laporan dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk ditindaklanjuti.

Baca juga: Dakwaan Jaksa: Nus Kei Pinjam Rp 1 Miliar ke John Kei, Janji Kembalikan Rp 2 Miliar

“Jadi ada satu gerai ATM di Stasiun Pasar Minggu, telah dirusak dan diambil sebagian uangnya yang ada di dalam ATM tersebut,” ujar Azis dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021) siang.

Menurut Azis, polisi menemukan kejanggalan pada saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ia mengatakan, pintu mesin ATM bagian luar rusak, tetapi bagian dalamnya tidak rusak.

“Artinya seharusnya yang dirusak pintu bagian luar dulu, baru bagian dalam. Kemudian petugas dapatkan petunjuk. Artinya pelaku ini dimungkinkan memahami situasi di dalam gerai tersebut,” ujar Azis.

Baca juga: Ditemukan, Bocah 5 Tahun yang Tenggelam di Kali Ciliwung Saat Ambil Bola

Ia mengatakan, para tersangka merupakan mantan pengelola ATM. Para tersangka dulunya bertugas sebagai petugas pengisi uang dan servis mesin ATM.

“Yang satu, berperan selaku mematikan power dari gerai ATM. Yang satu membuka pintu kemudian membongkar brankas yang ada di dalam ATM tersebut,” tambah Azis.

Saat beraksi, para tersangka menggasak uang sebanyak Rp 150 juta.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa uang hasil pembobolan ATM sebesar Rp 20 juta.

“Itu uang hasil dari pembagian. Sisanya masih dibawa oleh DPO lain,” kata Azis.

Atas perbuatan para tersangka, polisi menjerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal lima tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X