Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/01/2021, 08:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah sebuah foto mengenai dirinya sedang melihat jenazah pasien Covid-19 yang tertutup kain putih di ranjang RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, ke media sosial.

Anies mengatakan, kematian karena Covid-19 sangat nyata, bukan fiksi, dan bukan hanya angka stastik. Oleh karena itu, dia meminta warga untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Tidak lama kemudian, kami menemui keluarganya di depan pintu ruang jenazah. Duka mereka terasa teramat dalam," kata Anies lewat akun Facebook-nya, Minggu (24/1/2021) malam.

Baca juga: Anies Akan Perkuat Satgas Covid-19 Tingkat RW di DKI

Anies menambahkan, pasien yang tertutup kain putih yang dia lihat dari layar monitor itu merupakan pasien yang baru saja meninggal. Semua alat bantu telah dilepas setelah pasien dipastikan tak lagi bernyawa.

Anies mengatakan, tidak pernah ada bayangan di benak keluarga yang ditinggalkan bahwa peristiwa kematian akibat Covid-19 terjadi begitu cepat.

"Dalam hitungan jam, menjelang maghrib, jasad itu telah tiba di pemakaman dan siap dimasukkan ke peristirahatan terakhirnya di liang kubur," kata Anies.

Dia kembali mengingatkan bahwa Covid-19 bukan hanya sekadar angka statistik, apalagi cerita fiksi. Pandemi tersebut bercerita tentang perjalanan anak manusia yang diterpa Covid-19.

"Bermula dari tertular Covid-19 dan berujung pada kematian," kata Anies.

Dia mengatakan, penularan Covid-19 terbanyak saat ini pada klaster keluarga dari seorang yang terpapar kemudian menularkan kepada anggota keluarga yang lain.

Fakta saat ini, kata Anies, yang paling banyak terpapar Covid-19 berada di usia muda, tetapi mereka yang meninggal dunia banyak di usia tua.

"Janganlah jadi penular, ikutlah mencegah penularan," kata Anies.

Dia mengingatkan agar semua orang bisa menerapkan protokol kesehatan, baik saat di luar rumah maupun saat kembali ke rumah.

"Saat pulang, maka taati protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker, dan hindari kontak fisik dengan keluarga," tulis Anies.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak SD di Pulo Gebang yang Hampir Diculik Alami Trauma dan Sempat Sakit

Anak SD di Pulo Gebang yang Hampir Diculik Alami Trauma dan Sempat Sakit

Megapolitan
Polda Metro Selidiki Laporan Keluarga Hasya atas Dugaan Kelalaian Pensiunan Polisi

Polda Metro Selidiki Laporan Keluarga Hasya atas Dugaan Kelalaian Pensiunan Polisi

Megapolitan
Pencuri Laptop Ditangkap di Manggarai, Langsung Digiring Petugas ke Kantor Polisi

Pencuri Laptop Ditangkap di Manggarai, Langsung Digiring Petugas ke Kantor Polisi

Megapolitan
Polres Metro Tangerang Selidiki Dugaan Penumpang Dilecehkan Sopir Angkot Serpong-Kalideres

Polres Metro Tangerang Selidiki Dugaan Penumpang Dilecehkan Sopir Angkot Serpong-Kalideres

Megapolitan
Terekam Kamera CCTV, 2 Maling Bawa Kabur Motor Warga di Cipayung

Terekam Kamera CCTV, 2 Maling Bawa Kabur Motor Warga di Cipayung

Megapolitan
Lakukan Aksi Pembunuhan Berantai, Duloh Mengaku Siap jika Dituntut Hukuman Mati

Lakukan Aksi Pembunuhan Berantai, Duloh Mengaku Siap jika Dituntut Hukuman Mati

Megapolitan
Anak SD di Pulo Gebang Hampir Diculik, Modusnya Ditawari Main Gim Dalam Mobil

Anak SD di Pulo Gebang Hampir Diculik, Modusnya Ditawari Main Gim Dalam Mobil

Megapolitan
Kuasa Hukum Hasya Pertanyakan Perubahan Warna Mobil Pajero Pensiunan Polisi Usai Kecelakaan

Kuasa Hukum Hasya Pertanyakan Perubahan Warna Mobil Pajero Pensiunan Polisi Usai Kecelakaan

Megapolitan
Kasus Dugaan Kolusi Pemenang Tender Revitalisasi TIM, Jakpro: Itu Tudingan Prematur

Kasus Dugaan Kolusi Pemenang Tender Revitalisasi TIM, Jakpro: Itu Tudingan Prematur

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pencuri Modus Ganjal Mesin ATM di Tangerang, Uang Korban Raib Rp 104 Juta

Polisi Tangkap 2 Pencuri Modus Ganjal Mesin ATM di Tangerang, Uang Korban Raib Rp 104 Juta

Megapolitan
Gasak Uang Rp 60 Juta, Dua Penjahat Modus Ganjal ATM di Babelan Ditangkap

Gasak Uang Rp 60 Juta, Dua Penjahat Modus Ganjal ATM di Babelan Ditangkap

Megapolitan
KUA Siapkan Bimbingan Perkawinan, Wajib Diikuti Calon Pengantin

KUA Siapkan Bimbingan Perkawinan, Wajib Diikuti Calon Pengantin

Megapolitan
Bujuk Rayu Wowon agar Duloh Mau Jadi Komplotannya: Janji Saling Bertukar 'Ilmu' dan Kesuksesan

Bujuk Rayu Wowon agar Duloh Mau Jadi Komplotannya: Janji Saling Bertukar "Ilmu" dan Kesuksesan

Megapolitan
Sejumlah Gubernur DKI Jakarta Berikan Nama 4 Jerapah di Ragunan: Dirga, Ayuri, Julang, dan Tazoo

Sejumlah Gubernur DKI Jakarta Berikan Nama 4 Jerapah di Ragunan: Dirga, Ayuri, Julang, dan Tazoo

Megapolitan
Alasan Wowon dkk Tak Kubur Korban Pembunuhan di Bekasi: Grogi Dengar Teriakan

Alasan Wowon dkk Tak Kubur Korban Pembunuhan di Bekasi: Grogi Dengar Teriakan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.