Kompas.com - 04/02/2021, 16:49 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (25/11/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOKepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (25/11/2020)


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo merilis data evaluasi pergerakan orang selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) periode 11-31 Januari 2021 dengan hasil pergerakan orang ke taman meningkat satu persen.

Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan penerapan PSBB masa transisi 12-23 Oktober 2020.

"Mobilitas masyarakat dari Google PSBB III 11-26 Januari 2021 dibandingkan PSBB Masa Transisi II 12-23 Oktober 2020 ke taman meningkat 1 persen," kata Syafrin, Kamis (4/1/2021).

Baca juga: Anies Sebut Pemprov DKI Jakarta Akan Pantau Pergerakan Mobilitas Masyarakat Selama Liburan

Meski pergerakan ke taman meningkat, ada beberapa pergerakan orang keluar rumah yang mengalami penurunan, yaitu pergi ke tempat ritel dan rekreasi berkurang 2,25 persen, ke toko bahan makanan dan apotek berkurang 7,56 persen, ke pusat transportasi umum berkurang 5,69 persen dan ke tempat kerja berkurang 6,13 persen.

Meski banyak terjadi penurunan aktivitas keluar rumah, volume kendaraan bermotor di jalan Jakarta justru mengalami peningkatan signifikan sebesar 12,18 persen.

Sedangkan untuk volume lalu lintas pesepeda menurun sebesar 40,40 persen. Syafrin mengatakan, turunnya volume pesepeda dikarenakan musim hujan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 5 Begal Pesepeda Ditangkap, Sudah Beraksi 25 Kali di Jakbar

"Untuk pesepeda juga karena sekarang musim hujan ada penurunan," ujar Syafrin.

Masih dalam perbandingan periode yang sama, jumlah penumpang angkutan harian perkotaan mengalami peningkatan sebesar 10,49 persen.

Sedangkan untuk penumpang harian angkutan Antar Kota Antar Provinsi mengalami penurunan sebesar 18,01 persen.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Bangunan Baru Stasiun Manggarai, Menhub BIlang Mirip Stasiun di Jepang

Menengok Bangunan Baru Stasiun Manggarai, Menhub BIlang Mirip Stasiun di Jepang

Megapolitan
Jalur Baru di Stasiun Manggarai Diprediksi Tingkatkan Pergerakan Penumpang

Jalur Baru di Stasiun Manggarai Diprediksi Tingkatkan Pergerakan Penumpang

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Megapolitan
Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Megapolitan
Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Megapolitan
Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Megapolitan
Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Megapolitan
Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Megapolitan
Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Megapolitan
Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Megapolitan
1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

Megapolitan
Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.