Kompas.com - 08/02/2021, 16:22 WIB
Petugas suku dinas penanggulangan kebakaran dan penyelamatan Jakarta Barat (Gulkarmat) mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang 2 meter di Jalan Rawa Belong Blok Y Nomor 2 Rt.007, RW09, Kebon Jeruk, pada Rabu (6/1/2021) pagi Dok. Sudin Gulkarmat Jakarta BaratPetugas suku dinas penanggulangan kebakaran dan penyelamatan Jakarta Barat (Gulkarmat) mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang 2 meter di Jalan Rawa Belong Blok Y Nomor 2 Rt.007, RW09, Kebon Jeruk, pada Rabu (6/1/2021) pagi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pemuda di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, menemukan ular sanca sepanjang empat meter saat banjir melanda kawasan tersebut, pada Senin (8/2/2021).

"Ketemunya di sekitar sini. Ditangkap ramai-ramai dan dimasukkan kandang," ujar salah seorang pemuda tersebut yang bernama Panji, seperti dilansir Tribun Jakarta.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengingatkan warga untuk mewaspadai kemunculan binatang berbisa, seperti ular, ketika banjir datang.

Peringatan tersebut tertulis dalam buku saku Panduan Kesiapsiagaan Menghadapi Banjir Bagi Masyarakat, yang terbit pada Oktober tahun lalu.

Baca juga: Kala 70 Persen Wilayah Ibu Kota Lumpuh Diterjang Banjir. . .

Selain mewaspadai kemunculan binatang berbisa, BPBD DKI Jakarta juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap sengatan listrik ketika ada genangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, warga diharapkan dapat mengindentifikasi instalasi listrik yang ada di rumah atau permukiman mereka sebelum banjir tiba agar kecelakaan bisa dihindari.

Penjelasan pakar soal kemunculan ular saat banjir

Ahli herpetologi (reptil dan amfibi) dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Amir Hamidy, sebelumnya mengatakan bahwa ular akan mencari permukaan yang lebih tinggi ketika banjir tiba.

"Ular itu hewan terrestrial. Mereka bernapas dengan paru-paru. (Oleh karena itu), ketika banjir naik mereka akan mencari permukaan yang lebih tinggi," tutur Amir kepada Kompas.com, 3 Januari 2020 lalu.

Baca juga: UPDATE Ini 9 Titik Banjir di Jakarta dan Bekasi

Jika biasanya reptil tersebut tinggal di dalam tanah dan gorong-gorong, ia akan berenang ke tempat aman ketika habitatnya tergenang, imbuhnya.

Selain itu, kehadiran ular di permukiman usai banjir juga bisa terjadi karena terbawa arus banjir dari daerah hulu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
Saluran Limbah Pabrik Farmasi Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta Disegel

Saluran Limbah Pabrik Farmasi Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta Disegel

Megapolitan
Pemuda Pancasila Bakal Beri Bantuan Hukum 5 Tersangka Bentrokan dengan FBR di Ciledug

Pemuda Pancasila Bakal Beri Bantuan Hukum 5 Tersangka Bentrokan dengan FBR di Ciledug

Megapolitan
RS Polri Belum Terima Seluruh Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Bekasi

RS Polri Belum Terima Seluruh Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Bekasi

Megapolitan
Buruh Tuntut 6 Hal Terkait Upah Minimum 2022

Buruh Tuntut 6 Hal Terkait Upah Minimum 2022

Megapolitan
Data Kejaksaan, Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Depok Marak Terjadi

Data Kejaksaan, Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Depok Marak Terjadi

Megapolitan
Penembakan di Exit Tol Bintaro, Warga Sempat Dengar 2 Suara Letusan

Penembakan di Exit Tol Bintaro, Warga Sempat Dengar 2 Suara Letusan

Megapolitan
LPSK Sebut Tingkat Keberhasilan Restitusi di Indonesia Masih Rendah

LPSK Sebut Tingkat Keberhasilan Restitusi di Indonesia Masih Rendah

Megapolitan
Minyak Curah Dilarang Beredar, Pemkot Tangerang Tunggu Juknis Pemerintah Pusat

Minyak Curah Dilarang Beredar, Pemkot Tangerang Tunggu Juknis Pemerintah Pusat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.