Siap Divaksin, Pedagang Pasar Tanah Abang Harap Ekonomi Segera Pulih

Kompas.com - 15/02/2021, 10:08 WIB
Petugas bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (7/2/2021). Kementerian Kesehatan hingga Minggu (7/2) telah memberikan vaksin COVID-19 Sinovac tahap pertama kepada 784.318 orang, sementara untuk vaksinasi tahap kedua sudah diberikan kepada 139.131 orang. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAPetugas bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (7/2/2021). Kementerian Kesehatan hingga Minggu (7/2) telah memberikan vaksin COVID-19 Sinovac tahap pertama kepada 784.318 orang, sementara untuk vaksinasi tahap kedua sudah diberikan kepada 139.131 orang. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengaku siap menjalani vaksinasi Covid-19.

Mereka berharap vaksinasi ini bisa membangkitkan kembali kondisi perekonomian di pusat tekstil terbesar di Asia Tenggara itu.

Heri (35) salah satu pedagang di Blok A Pasar Tanah Abang mengaku sudah didata oleh petugas dan siap disuntik vaksin.

"Ya kemarin sempat didata sama petugas. Kalau kita mah siap-siap aja kalau untuk divaksin," kata Heri seperti dikutip dari Warta Kota, Senin (15/2/2021).

Baca juga: 10.000 Pedagang Pasar di Jakarta Sudah Terdata untuk Divaksin Covid-19

Heri mengaku tak khawatir mengenai isu miring mengenai vaksin yang sempat beredar. Ia justru antusias dengan program vaksinasi ini.

Ia berharap, pascavaksinasi kegiatan jual beli di Pasar Tanah Abang bisa segera pulih sehingga pendapatannya kembali normal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengakui, sejak pandemi Covid-19 menghantam Indonesia Maret tahun lalu, transaksi jual beli di Pasar Tanah Abang menurun drastis.

Bahkan dalam sehari, ia hanya bisa menjual beberapa pakaian. Sejumlah langganan yang biasa membeli dalam jumlah besar menurunkan jumlah permintaan.

"Makannya itu kalau semua sudah divaksin ya harapan saya semua ini bisa kembali pulih, khususnya di perekonomian ya, karena kan berdampak banget," katanya.

Hal serupa disampaikan Ely Hartini (44), pedagang lainnya di Pasar Tanah Abang. Ia mengaku siap untuk mengikuti vaksinasi yang akan digelar oleh pemerintah.

Dengan vaksinasi ini, maka ia bisa memperkecil risiko tertular Covid-19.

Baca juga: Ombudsman Pertanyakan Jatah Vaksin Covid-19 untuk Helena Lim

"Kalau kita mah siap saja. Namanya divaksin kan buat kekebalan tubuh kita. Kalau nolak mah enggak, malah pengin divaksin," katanya.

Manager Bidang Umum dan Humas PD Pasar Jaya Gatra Vaganza menyebut, ada sekitar 10.000 pedagang pasar di Ibu Kota yang sudah didata untuk disuntik vaksin Covid-19.

Para pedagang itu tersebar di 153 pasar di bawah PD Pasar Jaya.

Pedagang di Pasar Tanah Abang akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksinasi. Setelah itu baru dilanjutkan ke 152 pasar lainnya.

"Untuk Pasar Tanah Abang sudah disiapkan untuk pekan ini," kata Gatra saat dihubungi, Senin.

Menurut Gatra, ada sebelas titik di Pasar Tanah Abang yang sudah disiapkan sebagai lokasi penyuntikan vaksin. Sebelas titik itu tersebar di blok A dan B.

"Di satu titik ada 10 nakes yang vaksin pedagang termasuk tim screening dan registrasi," kata Gatra.

Nantinya, pedagang yang sudah terdata tinggal datang di titik-titik tersebut sesuai jadwal yang telah ditentukan. (Joko Supriyanto)

 

 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive.com dengan judul "Pedagang Pasar Tanah Abang Siap untuk Menerima Vaksin Covid-19, Tak Khawatir dengan Isu Miring."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.