Kompas.com - 17/02/2021, 20:23 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Pintu Air Marina, di Jalan Karamg Bolong Hailai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/2/2021) KOMPAS.COM/ IRA GITAWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Pintu Air Marina, di Jalan Karamg Bolong Hailai Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/2/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kurang lebih 31 persen tenaga kesehatan (nakes) di DKI Jakarta mengalami penundaan vaksinasi Covid-19.

"Yang tidak mendapatkan vaksin totalnya sebanyak 31 persen dari nakes yang ada (terdata)," ujar Riza, Rabu (17/2/2021).

Dia mengatakan, ada tiga kelompok yang tidak mendapatkan vaksinasi Covid-19. Kelompok pertama adalah tenaga kesehatan yang berusia lanjut usia 3 Persen. Kedua adalah tenaga kesehatan yang berstatus penyintas Covid-19 sebanyak 13 persen.

Baca juga: Kemenkes: Hampir 75 Persen Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin Dosis Pertama

"(Sebanyak) 15 persen belum layak vaksin karena memiliki penyakit komorbid, (atau sedang) hamil," kata Riza.

Sementara progres vaksinasi Covid-19 untuk saat ini sudah mencapai 90,8 persen atau sebanyak 101.920 tenaga kesehatan sudah diberi vaksin dosis pertama.

"Dari dosis yang kedua sudah mencapai 52,2 persen atau 58.571. Jadi total (dosis) satu dan dua sudah mencapai 160.491 dosis," ujar Riza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemprov DKI Jakarta sendiri, lanjut Riza, sudah menerima vaksin Covid-19 sebanyak 223.320 vial dari pemerintah pusat.

DKI Jakarta mendapat jatah vaksin Covid-19 sebesar 7,9 persen dari total vaksin yang disiapkan untuk seluruh Indonesia.

Saat ini, lanjut Riza, Pemprov DKI masih terus menunggu datangnya jatah vaksin lanjutan untuk Pemprov DKI Jakarta.

"Jadi kami menunggu nanti datangnya secara bertahap, kami juga harus beri kesempatan saudara-saudara kita di provinsi lain, apalagi yang jauh ya dari Jakarta, tentu harus kita perhatikan," kata Riza.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
Tersisa 120.000 Dosis Vaksin Sinovac, Pemkot Bekasi Akan Gunakan untuk Vaksinasi Anak

Tersisa 120.000 Dosis Vaksin Sinovac, Pemkot Bekasi Akan Gunakan untuk Vaksinasi Anak

Megapolitan
Krematorium Cilincing Sudah Kremasi 75 Jenazah Pasien Covid-19

Krematorium Cilincing Sudah Kremasi 75 Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi BUMD DKI di Era Ahok, Kerugian Capai Rp 5 Miliar

Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi BUMD DKI di Era Ahok, Kerugian Capai Rp 5 Miliar

Megapolitan
Keterisian Tempat Tidur RS di Kota Bogor Capai 65 Persen, Bima Arya Klaim Penanganan Kasus Covid-19 Tunjukkan Tren Positif

Keterisian Tempat Tidur RS di Kota Bogor Capai 65 Persen, Bima Arya Klaim Penanganan Kasus Covid-19 Tunjukkan Tren Positif

Megapolitan
14 Karyawan Transjakarta Meninggal akibat Covid-19, 625 Orang Terpapar Virus Corona

14 Karyawan Transjakarta Meninggal akibat Covid-19, 625 Orang Terpapar Virus Corona

Megapolitan
Vaksinasi Drive Thru Dosis Kedua oleh YCAB di Kebon Jeruk Segera Dimulai, Catat Cara Daftarnya

Vaksinasi Drive Thru Dosis Kedua oleh YCAB di Kebon Jeruk Segera Dimulai, Catat Cara Daftarnya

Megapolitan
Pemprov DKI Salurkan Bansos Beras kepada 1 Juta KK Mulai Kamis Besok

Pemprov DKI Salurkan Bansos Beras kepada 1 Juta KK Mulai Kamis Besok

Megapolitan
TransJakarta Gencarkan Integrasi Antar Moda dari Transportasi Berbasis Jalan, Rel, hingga Air

TransJakarta Gencarkan Integrasi Antar Moda dari Transportasi Berbasis Jalan, Rel, hingga Air

Megapolitan
Aturan Pengunjung Restoran Wajib Sudah Vaksin Covid-19, PHRI: Semakin Mati Kita!

Aturan Pengunjung Restoran Wajib Sudah Vaksin Covid-19, PHRI: Semakin Mati Kita!

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Kembangan Capai 45,7 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Kembangan Capai 45,7 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X