Kompas.com - 22/02/2021, 18:29 WIB
Foto udara banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021). Menurut warga Banjir diakibatkan luapan kali Sunter pada pukul 03.00 WIB dan sebanyak 300 Kepala Keluarga (KK) sudah dievakuasi ke pengungsian. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHFoto udara banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021). Menurut warga Banjir diakibatkan luapan kali Sunter pada pukul 03.00 WIB dan sebanyak 300 Kepala Keluarga (KK) sudah dievakuasi ke pengungsian.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan waspada kepada masyarakat Jakarta atas potensi hujan lebat pada 23-24 Februari 2021.

Dilansir dari akun instagram BPBD DKI Jakarta @bpbddkijakarta, potensi hujan lebat bisa berdampak pada bencana banjir sehingga perlu untuk tetap waspada.

"Berdasarkan hasil analisis prakiraan cuaca berbasis dampak BMKG melalui signature.bmkg.go.id, perlu diwaspadai potensi dampak hujan lebat untuk dampak banjir bandang," tulis unggahan instagram BPBD DKI, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Memuji Penanganan Banjir, Ketua RT di Rawa Buaya: Kekurangan Anies Tidak Punya Buzzer

Adapun untuk langkah antisipasi banjir, warga dan pengurus RT/RW diminta untuk mengunduh buku panduan kesiapsiagaan banjir di laman tiny.cc/bukusakusiagabanjir.

Adapun dalam buku panduan tersebut, masyarakat diminta untuk mempersiapkan beragam keperluan yang dikemas dalam satu tas siaga.

Adapun yang harus disiapkan dalam tas siaga, yaitu:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Obat-obatan pribadi dan perlengkapan P3K

- Dokumen dan surat berharga dibungkus dengan plastik

- Sarung atau selimut

- Foto keluarga

- Air mineral

- Powerbank dan baterai cadangan

- Pluit

- Masker dan hand sanitizer

- Senter

- Kantung plastik

- Uang tunai

- Makanan ringan

- Pakaian untuk 3 hari dan perlengkapan ibadah

Baca juga: Kisah Kapolsek Cilandak Gendong Seorang Nenek Korban Banjir...

Jika sudah terjadi potensi banjir, maka warga diminta untuk memperhatikan informasi peringatan dini dari SMS blast, peringatan suara, atau media sosial.

Kemudian warga diminta mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih aman dan tinggi, mematikan jaringan listrik, dan mempersiapkan tas siaga yang sudah disiapkan sebelumnya.

Pada saat terjadi banjir, warga kemudian diminta untuk segera mencari sumber informasi yang terpercaya.

Warga juga diminta waspada terhadap arus air, saluran air, kubangan dan tempat-tempat yang tergenang air.

Segera untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman dengan memprioritaskan kelompok rentan seperti orang sakit, lansia, ibu hamil, anak-anak dan penyandang disabilitas.

Baca juga: Anies: Senin Dini Hari, Semua Titik Banjir Jakarta 100 Persen Surut

Saat tiba di tempat pengungsian, warga diminta tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, membersihkan area yang digunakan untuk tidur dan menjaga keamanan dan ketertiban pengungsian.

Setelah banjir berlalu, masyarakat bisa memastikan kondisi terkini melalui sumber terpercaya, kembali ke rumah setelah aman dan membersihkan rumah.

Hal yang harus diwaspadai saat membersihkan rumah, yaitu membersihkan area kelistrikan rumah, juga potensi binatang berbisa seperti ular dan mengecek struktur bangunan atau area yang berpotensi rubuh atau amblas.

Terakhir, pastikan saluran pembuangan air limbah kembali normal sehingga bisa segera digunakan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Megapolitan
RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

Megapolitan
LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

Megapolitan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Megapolitan
Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Megapolitan
UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Megapolitan
Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Megapolitan
Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Megapolitan
Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Megapolitan
Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Megapolitan
Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.