Kompas.com - 28/02/2021, 07:19 WIB
Seorang wartawan disuntik vaksin COVID-19 di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). Sebanyak 5.500 awak media di Jakarta akan menerima vaksin COVID-19 secara bertahap. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumaySeorang wartawan disuntik vaksin COVID-19 di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). Sebanyak 5.500 awak media di Jakarta akan menerima vaksin COVID-19 secara bertahap. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Vaksinasi Covid-19 tahap 1 untuk wartawan telah dilangsungkan sejak Kamis (25/2/2021) hingga Sabtu (27/2/2021) kemarin.

Total, ada 5.512 pekerja media yang terdaftar dalam vaksinasi yang dihelat di Hall A Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.

Dalam sehari, vaksinasi dibagi ke dalam 3 kloter, yakni pukul 08.00-10.00, 10.00-12.00, dan 13.00-16.00.

Lantas, bagaimana berjalannya vaksinasi tahap 1 ini?

Alur vaksinasi

Saya berkesempatan divaksinasi Covid-19 kemarin, pada kloter 13.00-16.00. Bermaksud agar tak mengantre terlalu lama, saya tiba di Hall A Basket Gelora Bung Karno pukul 12.10.

Baca juga: Pengusaha DKI Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Mandiri

Petugas langsung mengarahkan saya masuk untuk registrasi pertama bermodal KTP asli, setelah mengecek suhu tubuh saya di depan tenda pertama.

Di sini, tak ada antrean sama sekali yang saya alami. Saya segera diarahkan mengambil nomor antrean dan masuk menuju tenda berikutnya, tempat kami menunggu.

Tenda kedua

Kami duduk di kursi yang telah diberi jarak sekitar 1,5 meter satu sama lain, di dalam tenda yang cukup luas, kira-kira sanggup menampung 100 orang atau lebih.

Tenda berwarna putih dengan alas karpet itu tertutup sempurna, baik bagian atas maupun samping.

Sejumlah misty fan alias kipas angin uap berdiri di pinggir tenda, sehingga cuaca terik siang hari tak begitu terasa gerah.

Ada layar monitor di bagian depan tenda yang menampilkan rentang nomor urut yang sedang diproses.

Baca juga: Pemerintah Terbitkan Aturan Vaksinasi Mandiri, Pengusaha DKI Harap Harganya Terjangkau

Saya memperoleh nomor antrean 1.238. Di depan saya, ada 88 wartawan lain yang telah lebih dulu datang dan mengantre untuk proses selanjutnya.

Petugas memanggil 25 wartawan untuk pindah ke tenda selanjutnya setiap 8-10 menit sekali berdasarkan nomor urut.

Total, saya menghabiskan 34 menit di tenda kedua.

Tenda ketiga

Saya masuk ke tenda ketiga pukul 12.44, yang ternyata lagi-lagi area tunggu.

Sedikit berbeda, petugas memanggil 25 wartawan lagi untuk duduk di baris depan. Setelahnya, petugas memanggil satu per satu wartawan untuk diproses ke tahap berikutnya.

Saya menghabiskan 36 menit di sini, sebelum nomor antrean saya dipanggil pukul 13.20.

saya kemudian diarahkan ke ruangan berikutnya yang terdiri atas belasan loket, dari huruf A hingga E.

Tenda keempat

Ini merupakan tempat kami harus memverifikasi data diri. Saya sempat mengalami kendala karena data diri saya disebut "belum tercatat di dalam sistem".

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Megapolitan
Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Megapolitan
Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Megapolitan
2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

Megapolitan
Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Megapolitan
Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Megapolitan
Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Megapolitan
[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Megapolitan
Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X