Tentang Geng Motor yang Bacok Polisi: Kerap Tantang Tawuran lewat Instagram, Tenggak Miras Sebelum Aksi

Kompas.com - 05/03/2021, 09:21 WIB
Penulis Ihsanuddin
|

Di hadapan awak media, RA (22), pemimpin geng motor Enjoy MBR meminta maaf karena telah membacok Aiptu Dwi Handoko.

"Saya Rendi ingin minta maaf ke Aiptu Dwi karena sudah melukai tangannya atau jarinya. Saya sangat menyesal," kata RA di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis (4/3/2021), seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Baca juga: Pimpinan Geng Motor yang Bacok Polisi Minta Maaf: Saya Sangat Menyesal

RA juga mengaku sadar korban yang dilukainya adalah polisi. Namun, ia nekat melakukan aksinya karena sudah dalam pengaruh minuman keras.

RA juga mengaku telah menjadi pemimpin geng motor tersebut sekitar sebulan.

"Saya ikut geng ini selama satu bulan lebih," ucap dia.

35 anggota geng motor masih diburu

Meski sudah menangkap dua pelaku yang membacok Aiptu Dwi, polisi tetap memburu anggota geng motor lainnya yang pada malam itu berada di lokasi kejadian.

"Yang sudah kami peroleh dari keterangan kedua pelaku yang telah ditangkap, yang melakukan aksi pada malam minggu itu berjumlah kurang lebih 35-40 orang," kata Iver.

Iver berharap, para anggota geng motor ini bisa segera ditangkap agar tawuran antar-remaja tidak terus terulang di kemudian hari.

Baca juga: Geng Motor Pesta Miras Sebelum Bacok Polisi di Menteng

Ia mengungkapkan, sebelum menyerang Aiptu Dwi Handoko, geng motor Enjoy MBR ini sudah berulang kali berbuat onar dan mencari lawan di jalanan.

Bahkan, tawuran yang kerap kali terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, juga salah satunya disebabkan oleh ulah geng motor Enjoy MBR ini.

"Kelompok ini terus kami identifikasi siapa saja, dan peran satu per satu segera akan kami berikan status DPO (daftar pencarian orang). Terus kami buru untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka," kata Iver.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Aturan PPKM Level 1 di Kota Tangerang Selatan

Simak Aturan PPKM Level 1 di Kota Tangerang Selatan

Megapolitan
Paman di Cengkareng Perkosa Ponakan Berulang Kali sejak Korban Berusia 8 hingga 11 Tahun

Paman di Cengkareng Perkosa Ponakan Berulang Kali sejak Korban Berusia 8 hingga 11 Tahun

Megapolitan
PPKM di Tangsel Turun ke Level 1, Pemkot Klaim Kasus Covid-19 Sudah Melandai

PPKM di Tangsel Turun ke Level 1, Pemkot Klaim Kasus Covid-19 Sudah Melandai

Megapolitan
Kolonel Priyanto yang Buang Jasad Handi-Salsa ke Sungai Serayu Jalani Sidang Vonis Selasa Depan

Kolonel Priyanto yang Buang Jasad Handi-Salsa ke Sungai Serayu Jalani Sidang Vonis Selasa Depan

Megapolitan
Panik Dikejar Warga, Terduga Pencuri Ponsel Nekat Mencoba Lompat dari JPO di Kebayoran Baru

Panik Dikejar Warga, Terduga Pencuri Ponsel Nekat Mencoba Lompat dari JPO di Kebayoran Baru

Megapolitan
Hindari Kepadatan karena Rute Baru KRL, Railing Pembatas dan Marka Antrean Ditambah di Stasiun Manggarai

Hindari Kepadatan karena Rute Baru KRL, Railing Pembatas dan Marka Antrean Ditambah di Stasiun Manggarai

Megapolitan
Cerita Korban Kebakaran di Kebayoran Lama: Sedang Hamil, Uang untuk Biaya Bersalin Terbakar

Cerita Korban Kebakaran di Kebayoran Lama: Sedang Hamil, Uang untuk Biaya Bersalin Terbakar

Megapolitan
Komisaris Ancol Berencana Bangun Jembatan Gantung dari JIS ke Sirkuit Formula E

Komisaris Ancol Berencana Bangun Jembatan Gantung dari JIS ke Sirkuit Formula E

Megapolitan
Status PPKM di Kabupaten Bekasi Turun ke Level 1

Status PPKM di Kabupaten Bekasi Turun ke Level 1

Megapolitan
Polda Metro Klaim Polisi yang Berselingkuh dengan Polwan Sudah Dipecat Sejak 2021

Polda Metro Klaim Polisi yang Berselingkuh dengan Polwan Sudah Dipecat Sejak 2021

Megapolitan
Rute KRL Bogor-Tanah Abang Dihapus, Penumpang Keluar Ongkos Tambahan dan Transit 2 Kali

Rute KRL Bogor-Tanah Abang Dihapus, Penumpang Keluar Ongkos Tambahan dan Transit 2 Kali

Megapolitan
Dishub DKI Pertimbangkan PKL Boleh Berjualan Lagi di Car Free Day

Dishub DKI Pertimbangkan PKL Boleh Berjualan Lagi di Car Free Day

Megapolitan
Satpam Angkut Motor Ojol di Lippo Cikarang karena Parkir Sembarangan, Ini Penjelasannya

Satpam Angkut Motor Ojol di Lippo Cikarang karena Parkir Sembarangan, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Pemasangan 1.750 Lampu Jalan di Tangsel Rencananya Akan Dimulai pada Juli 2022

Pemasangan 1.750 Lampu Jalan di Tangsel Rencananya Akan Dimulai pada Juli 2022

Megapolitan
Puluhan Kontrakan di Kebayoran Lama Dilahap Api, Warga Bersihkan Puing Sisa Kebakaran

Puluhan Kontrakan di Kebayoran Lama Dilahap Api, Warga Bersihkan Puing Sisa Kebakaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.