Kompas.com - 29/03/2021, 15:37 WIB
Jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jumat (26/3/2021). Dok. Kominfotik Jakarta UtaraJenazah pasien Covid-19 dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jumat (26/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mulai mengoperasikan tempat pemakaman umum (TPU) khusus jenazah pasien Covid-19 di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Namun, untuk saat ini pelayanan masih diutamakan untuk jenazah pasien yang ber-KTP DKI Jakarta. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara, Mila Ananda.

"TPU Rorotan mulai menerima pelayanan," ujar Mila dalam keterangannya yang dikutip Tribunnews.com, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

"Diutamakan khusus jenazah pasien Covid-19 yang ber-KTP DKI Jakarta terlebih dahulu karena kondisinya darurat mengingat keterbatasan lahan pemakaman Covid-19 di wilayah DKI Jakarta," ujar Mila menambahkan.

Untuk saat ini, lahan yang sudah siap digunakan yakni seluas 8.000 meter persegi dengan kapasitas 1.500 petak makam.

Molor satu bulan

Meski telah difungsikan, pembukaan lahan TPU Rorotan ini molor satu bulan dari target awal.

Pemprov DKI sebelumnya menargetkan pembukaan TPU Rorotan pada akhir Februari.

Menurut Mila, penyebab molornya pengerjaan TPU Rorotan adalah bentuk struktur tanah yang basah karena terletak di kawasan pesisir Jakarta.

Baca juga: Wali Kota Jakut Sebut TPU Rorotan Bisa Atasi Masalah Krisis Lahan Makam di Sana

Pekerja dibantu alat berat menyiapkan lahan untuk tempat pemakaman pasien Covid-19 di Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (3/2/2021). TPU Rorotan saat ini masih dalam proses pengurukan tanah oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, yang akan disiapkan menampung 1.500 petak makam.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pekerja dibantu alat berat menyiapkan lahan untuk tempat pemakaman pasien Covid-19 di Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (3/2/2021). TPU Rorotan saat ini masih dalam proses pengurukan tanah oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, yang akan disiapkan menampung 1.500 petak makam.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, perlu adanya pematangan lahan berupa pengerukan tanah bekas galian.

"Pekerjaan tersebut bisa terlaksana berkat kerja sama PT MRT Jakarta, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta," ujar Mila.

"Pematangan lahan sudah dilakukan dengan pengurukan tanah bekas galian, bekerja sama dengan MRT, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Bina Marga," pungkasnya. (Tribunnews.com/ Danang Triatmojo)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "TPU Rorotan Mulai Difungsikan, Khusus untuk Warga yang Punya KTP DKI".



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Kios di Terminal Senen Terbakar

Belasan Kios di Terminal Senen Terbakar

Megapolitan
UPDATE: Tambah 11 Kasus di Tangsel, 120 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 11 Kasus di Tangsel, 120 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 195 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Fakta Pelajar Menjambret di Jagakarsa, Cari Korban untuk Bayar Hutang

Fakta Pelajar Menjambret di Jagakarsa, Cari Korban untuk Bayar Hutang

Megapolitan
Kronologi Klaster Covid-19 di Perum Griya Melati Bogor, 25 Orang Terinfeksi

Kronologi Klaster Covid-19 di Perum Griya Melati Bogor, 25 Orang Terinfeksi

Megapolitan
Lambatnya Polisi Usut Pemerkosaan dan Perdagangan Remaja yang Menjerat Anak Anggota DPRD Bekasi

Lambatnya Polisi Usut Pemerkosaan dan Perdagangan Remaja yang Menjerat Anak Anggota DPRD Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Permintaan Maaf Wagub DKI soal Video Paduan Suara di Masjid Istiqlal | Permintaan Maaf JYC yang Gelar Paduan Suara di Masjid Istiqlal

[POPULER JABODETABEK] Permintaan Maaf Wagub DKI soal Video Paduan Suara di Masjid Istiqlal | Permintaan Maaf JYC yang Gelar Paduan Suara di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Usai Mudik, Satu Keluarga di Ciledug Kota Tangerang Positif Covid-19

Usai Mudik, Satu Keluarga di Ciledug Kota Tangerang Positif Covid-19

Megapolitan
Wagub: TGUPP Bukan Penyebab ASN Tak Ikut Lelang Jabatan

Wagub: TGUPP Bukan Penyebab ASN Tak Ikut Lelang Jabatan

Megapolitan
Depok Catat 126 Kasus Baru Covid-19 pada 18 Mei

Depok Catat 126 Kasus Baru Covid-19 pada 18 Mei

Megapolitan
Sebuah Gudang Kabel Optik di Cipayung Terbakar

Sebuah Gudang Kabel Optik di Cipayung Terbakar

Megapolitan
Hari Ini, 4 Perusahaan di Kota Tangerang Laksanakan Vaksinasi Gotong Royong

Hari Ini, 4 Perusahaan di Kota Tangerang Laksanakan Vaksinasi Gotong Royong

Megapolitan
25 Warga di Perumahan Griya Melati Bogor Positif Covid-19

25 Warga di Perumahan Griya Melati Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Petugas Dishub Bekasi Dikeroyok Anggota Ormas Saat Bertugas

Petugas Dishub Bekasi Dikeroyok Anggota Ormas Saat Bertugas

Megapolitan
Selepas Lebaran, Kasus Covid-19 Kota Bogor Meningkat

Selepas Lebaran, Kasus Covid-19 Kota Bogor Meningkat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X