Terjadi Lonjakan Pengunjung, Kepulauan Seribu Juga Ditutup untuk Wisatawan

Kompas.com - 16/05/2021, 08:40 WIB
ILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, Jakarta Shutterstock/Sonny FahmiharkyILUSTRASI - Diving di Kepulauan Seribu, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabupaten Administrasi Kepulaun Seribu memutuskan untuk menutup kawasan wisatanya selama Libur Lebaran ini.

Hal itu disampaikan Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi melalui keterangannya, Sabtu (15/5/2021).

Junaedi menjelaskan, keputusan itu dibuat lantaran meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dan keterbatasan alat dan tenaga medis.

"Sehubungan dengan membeludaknya penumpang kapal yang hendak berwisata ke Kepulauan Seribu sehingga tidak lagi mengindahkan protokol kesehatan dan terbatasnya alat rapid tes antigen serta tenaga medis di lapangan," kata Junaedi.

Baca juga: Ingat, Hari Ini dan Besok TMII, Ragunan, dan Ancol Ditutup

"Disarankan untuk tidak boleh beroperasi membawa penumpang wisata ke Kepulauan Seribu," lanjutnya.

Junaedi menegaskan, kapal-kapal hanya diperboleh mengantar warga Kepulauan Seribu dengan menunjukan KTP DKI Jakarta.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun sebelumnya, tiga tempat wisata di Jakarta juga ditutup pada Minggu hingga Senin (16-17/5/ 2021).

Baca juga: Pemprov DKI Tutup 20 Museum dan Kawasan Budaya Ini sampai Besok

Di antaranya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Margasatwa (TM) Ragunan, dan Taman Impian Jaya Ancol.

Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Penutupan Sementara dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi (Disparekraf) DKI Jakarta Nomor 1790/-1.858.2 yang dikirimkan kepada pengelola ketiga tempat wisata tersebut.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Gumilar Ekalaya, mengatakan, keputusan itu merupakan hasil evaluasi Disparekraf atas adanya peningkatan pengunjung pada 14-15 Mei 2021.

"Terhitung mulai tanggal 16 Mei 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021 agar melakukan penutupan sementara tempat usaha dalam rangka penguatan protokol kesehatan," tulis Gumilar dalam surat yang diterbitkan Sabtu (15/4/2021).

Dalam surat tersebut, Gumilar menyatakan bahwa kawasan wisata baru dapat kembali dibuka pada 18 Mei 2021.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Jakarta Masuki Fase Genting Penyebaran Covid-19

Anies: Jakarta Masuki Fase Genting Penyebaran Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Tambah 178 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 865 Pasien Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 178 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 865 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Para Sopir Mengaku Tak Ada Lagi Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, tapi Antre Lama Bongkar Muat

Para Sopir Mengaku Tak Ada Lagi Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, tapi Antre Lama Bongkar Muat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anji Ditangkap Polisi Terkait Narkoba | Lonjakan Kasus Covid-19 Jakarta

[POPULER JABODETABEK] Anji Ditangkap Polisi Terkait Narkoba | Lonjakan Kasus Covid-19 Jakarta

Megapolitan
UPDATE: Tambah 633 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 6 Pasien Meninggal

UPDATE: Tambah 633 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
UPDATE: 350 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Tertinggi dalam 3 Bulan

UPDATE: 350 Kasus Baru Covid-19 di Depok, Tertinggi dalam 3 Bulan

Megapolitan
PPDB Jenjang SD Kota Tangerang Dibuka, Simak Tata Cara hingga Syarat Lengkapnya

PPDB Jenjang SD Kota Tangerang Dibuka, Simak Tata Cara hingga Syarat Lengkapnya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jabodetabek Mulai Hujan Nanti Malam

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jabodetabek Mulai Hujan Nanti Malam

Megapolitan
Lonjakan Kasus Covid-19 Juga Terjadi di Depok, Jumlah Pasien Bertambah Cepat

Lonjakan Kasus Covid-19 Juga Terjadi di Depok, Jumlah Pasien Bertambah Cepat

Megapolitan
Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Tambah Fasilitas Isolasi Terkendali

Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Tambah Fasilitas Isolasi Terkendali

Megapolitan
PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka, Berikut Jadwal Lengkap dan Syarat Umum

PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka, Berikut Jadwal Lengkap dan Syarat Umum

Megapolitan
Cegah Pungli, Pelindo II Akan Lakukan Pengawasan secara Berkelanjutan

Cegah Pungli, Pelindo II Akan Lakukan Pengawasan secara Berkelanjutan

Megapolitan
Persatuan Sopir Truk Berharap Penanganan Pungli Tidak Sesaat

Persatuan Sopir Truk Berharap Penanganan Pungli Tidak Sesaat

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Lagi, Dinkes Sebut 'Deja Vu' Tahun Lalu

Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Lagi, Dinkes Sebut "Deja Vu" Tahun Lalu

Megapolitan
Pemkot Bogor Hibahkan Lahan untuk Pembangunan GKI Yasmin

Pemkot Bogor Hibahkan Lahan untuk Pembangunan GKI Yasmin

Megapolitan

Video Rekomendasi

komentar di artikel lainnya
Close Ads X