TM Ragunan Kembali Dibuka Terbatas untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

Kompas.com - 18/05/2021, 09:13 WIB
Petugas memberi makan Jerapah (Giraffa) di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan tetap melakukan perawatan terhadap seluruh satwa selama pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPetugas memberi makan Jerapah (Giraffa) di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan tetap melakukan perawatan terhadap seluruh satwa selama pandemi COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Margasatwa (TM) Ragunan, Jakarta Selatan kembali beroperasi secara terbatas, setelah ditutup sementara untuk mencegah lonjakan pengunjung saat libur Lebaran.

Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang menjelaskan, Ragunan mulai kembali beroperasi pada Selasa (18/5/2021). Pengunjung bisa datang mulai pukul 07.00 - 14.00 WIB.

"Iya sudah buka. Aturan pembatasan tetap sama," ujar Bambang saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: TMII, TM Ragunan, dan Taman Impian Jaya Ancol Ditutup pada 16-17 Mei

Menurut Bambang, hanya pengunjung ber-KTP DKI Jakarta yang diperbolehkan berwisata ke Ragunan.

Para pengunjung tersebut juga harus mendaftar atau membeli tiket secara daring sehari sebelum kedatangan.

"Tetap hanya untuk yang ber-KTP DKI Jakarta saja, pendaftaran online," kata Bambang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjut Bambang, Ragunan juga masih membatasi jumlah pengunjung maksimal 30 persen dari kapasitas normal.

Hal tersebut untuk memastikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, khususnya jaga jarak fisik tetap terjaga.

Baca juga: Sepanjang 2021, Anies dan Riza Patria Sudah 4 Kali Beda Pandangan

"Betul masih 30 persen dari kapasitas normal," pungkasnya.

Sebelumnya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Margasatwa (TM) Ragunan, dan Taman Impian Jaya Ancol ditutup pada Minggu hingga Senin (16-17/5/ 2021).

Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Penutupan Sementara dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi (Disparekraf) DKI Jakarta Nomor 1790/-1.858.2 yang dikirimkan kepada pengelola ketiga tempat wisata tersebut.

Dalam surat yang ditandatangani Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Gumilar Ekalaya, ketiga tempat wisata diminta menutup sementara sebagai hasil evaluasi Disparekraf atas adanya peningkatan pengunjung pada 14-15 Mei 2021.

"Terhitung mulai tanggal 16 Mei 2021 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021 agar melakukan penutupan sementara tempat usaha dalam rangka penguatan protokol kesehatan," tulis Gumilar dalam surat yang diterbitkan Sabtu ini.

Dalam surat tersebut, Gumilar menyatakan bahwa kawasan wisata baru dapat kembali dibuka pada 18 Mei 2021.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Operasi Prokes di Jaksel, Anies: Kita Peringatkan Semua untuk Taati Aturan

Tinjau Operasi Prokes di Jaksel, Anies: Kita Peringatkan Semua untuk Taati Aturan

Megapolitan
Dua Taman Akan Dibangun di Jakarta Barat, Rencananya Selesai November Tahun Ini

Dua Taman Akan Dibangun di Jakarta Barat, Rencananya Selesai November Tahun Ini

Megapolitan
Hari Ini, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Tertinggi Kedua Sejak Pandemi

Hari Ini, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Tertinggi Kedua Sejak Pandemi

Megapolitan
Sidak Malam ke Kemang, Anies: Kita Temukan Praktek Tidak Bertanggung Jawab

Sidak Malam ke Kemang, Anies: Kita Temukan Praktek Tidak Bertanggung Jawab

Megapolitan
PPDB Jakarta Jalur Zonasi untuk Jenjang SD Dibuka 21 Juni 2021

PPDB Jakarta Jalur Zonasi untuk Jenjang SD Dibuka 21 Juni 2021

Megapolitan
PPDB Jakarta Jenjang PAUD Dibuka Senin Depan

PPDB Jakarta Jenjang PAUD Dibuka Senin Depan

Megapolitan
Peserta Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga Berusia 18 Tahun ke Atas

Peserta Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga Berusia 18 Tahun ke Atas

Megapolitan
Penumpang Pajero Sport Buang Sampah ke Kali Jagakarsa Terancam Denda Rp 500.000

Penumpang Pajero Sport Buang Sampah ke Kali Jagakarsa Terancam Denda Rp 500.000

Megapolitan
Update 18 Juni: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 54

Update 18 Juni: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 54

Megapolitan
Odong-odong, Moda Transportasi Penghubung Kampung Pulo dengan Rusun Jatinegara Barat

Odong-odong, Moda Transportasi Penghubung Kampung Pulo dengan Rusun Jatinegara Barat

Megapolitan
Pemkot Jaksel Akan Kerja Sama dengan Polisi untuk Kejar Penumpang Pajero yang Buang Sampah ke Kali

Pemkot Jaksel Akan Kerja Sama dengan Polisi untuk Kejar Penumpang Pajero yang Buang Sampah ke Kali

Megapolitan
Motif Pengeroyokan di Taman Sari, Pelaku Curiga Korban Informan Polisi

Motif Pengeroyokan di Taman Sari, Pelaku Curiga Korban Informan Polisi

Megapolitan
Road Bike Dilarang Melintas JLNT Mulai Minggu Besok

Road Bike Dilarang Melintas JLNT Mulai Minggu Besok

Megapolitan
Anies: Malam Ini Kita Lakukan Operasi Pendisiplinan Tanpa Kompromi!

Anies: Malam Ini Kita Lakukan Operasi Pendisiplinan Tanpa Kompromi!

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Keuskupan Agung Jakarta Minta Paroki di Zona Merah Hentikan Misa Offline

Kasus Covid-19 Melonjak, Keuskupan Agung Jakarta Minta Paroki di Zona Merah Hentikan Misa Offline

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X