Polisi Tangkap Pria di Ciputat yang Videonya Viral karena Ancam Kurir COD dengan Pedang

Kompas.com - 26/05/2021, 13:45 WIB
Video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria marah terhadap kurir karena diduga barang yang dibeli online dengan pembayaran cash on delevery (COD) tidak sesuai. Peristiwa itu diketahu terjadi salah satu kawasan Parung Benying, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (25/5/2021) malam. tangkapan gambar Instagram @infotangerangVideo viral di media sosial memperlihatkan seorang pria marah terhadap kurir karena diduga barang yang dibeli online dengan pembayaran cash on delevery (COD) tidak sesuai. Peristiwa itu diketahu terjadi salah satu kawasan Parung Benying, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (25/5/2021) malam.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polisi menangkap pria berinisial MDS yang mengancam kurir dengan pedang untuk meminta uang pembayaran karena barang yang dibeli via online tidak sesuai.

Peristiwa pengancaman itu terjadi di kawasan Parung Benying, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (25/5/2021) malam.

"Sudah diamankan tadi (Selasa) malam sekitar jam 23.00 WIB. Saat ini dalam proses sidik di Polsek Ciputat. Lain-lain silakan ke Kapolsek," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Angga Surya saat dikonfirmasi, Rabu (26/5/2021).

Sementara itu, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaidah saat dikonfirmasi terpisah menjelaskan, pelaku telah diamankan berikut barang bukti pedang yang ditodongkannya untuk mengancam kurir.

Baca juga: Viral Video Pria di Ciputat Ancam Kurir COD Pakai Pedang karena Barang yang Dibeli Tak Sesuai

"Iya, pelakunya sama barang bukti pedang sudah diamankan," kata Jun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini MDS masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek Ciputat Timur terkait pengancaman.

"Pelaku masih kita periksa. Iya (pelaku diamankan) karena dia ngambil samurai itu, makanya diamankan ke Polsek," ucapnya.

Sebelumnya, video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria marah terhadap kurir karena diduga barang yang dibeli online dengan pembayaran cash on delivery (COD) tidak sesuai.

Berdasarkan video berdurasi 40 detik yang diunggah oleh salah satu akun Instagram, terlihat seorang pria berkomunikasi dengan kurir karena barang yang dibeli hanya berisi kertas kosong.

Baca juga: Dana BOP SMKN 53 Jakbar yang Digelapkan Ditaksir Capai Rp 3,9 Miliar

Pria tersebut kemudian meminta kurir untuk mengembalikan uang sambil mengancam karena merasa ditipu oleh seller.

Bahkan, pria tersebut menodongkan kurir barang itu dengan sebilang pedang yang diambil dari ruang tamu rumahnya sambil menagih uang pembelian barang.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Urus Sertifikat Tanah di Kantor BPN Kota Bogor Wajib Bawa Surat Antigen

Urus Sertifikat Tanah di Kantor BPN Kota Bogor Wajib Bawa Surat Antigen

Megapolitan
Pencuri 21 Tabung Gas di Jakarta Selatan Ditangkap Polisi

Pencuri 21 Tabung Gas di Jakarta Selatan Ditangkap Polisi

Megapolitan
UPDATE 24 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Tangsel Capai 716 Pasien

UPDATE 24 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Tangsel Capai 716 Pasien

Megapolitan
Korban Penembakan di Taman Sari Masih Dirawat di RS, Kondisinya Membaik

Korban Penembakan di Taman Sari Masih Dirawat di RS, Kondisinya Membaik

Megapolitan
Dinkes DKI Temukan 70 Orang Terinfeksi Varian Baru Covid-19, Didominasi Delta B.1617.2

Dinkes DKI Temukan 70 Orang Terinfeksi Varian Baru Covid-19, Didominasi Delta B.1617.2

Megapolitan
50 RPTRA di Jakarta Pusat Kembali Ditutup demi Tekan Kasus Covid-19

50 RPTRA di Jakarta Pusat Kembali Ditutup demi Tekan Kasus Covid-19

Megapolitan
Sebelum Tembak Pemuda di Taman Sari, Tersangka Buang Tembakan ke Atas karena Diusir Warga

Sebelum Tembak Pemuda di Taman Sari, Tersangka Buang Tembakan ke Atas karena Diusir Warga

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Usul Kemendikbud Beri Insentif Tambahan untuk Guru yang Divaksin Covid-19

Wali Kota Tangsel Usul Kemendikbud Beri Insentif Tambahan untuk Guru yang Divaksin Covid-19

Megapolitan
Polisi Sita Pistol Revolver dan Airsoft Gun dari Pelaku Penembakan di Taman Sari

Polisi Sita Pistol Revolver dan Airsoft Gun dari Pelaku Penembakan di Taman Sari

Megapolitan
Total 800 Anak Positif Covid-19 di Kota Tangerang, Mayoritas Tanpa Gejala

Total 800 Anak Positif Covid-19 di Kota Tangerang, Mayoritas Tanpa Gejala

Megapolitan
Ribuan Anak Positif Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Orangtua Jangan Bandel

Ribuan Anak Positif Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Orangtua Jangan Bandel

Megapolitan
Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 di Cilandak Town Square

Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 di Cilandak Town Square

Megapolitan
Perumahan Pondok Mitra Lestari di Bekasi Lockdown, Lurah: Warga Mulai Lupa Pakai Masker

Perumahan Pondok Mitra Lestari di Bekasi Lockdown, Lurah: Warga Mulai Lupa Pakai Masker

Megapolitan
Amankan Pasien Covid-19 Mengamuk, Hazmat Dokter RSUD Pasar Minggu sampai Sobek

Amankan Pasien Covid-19 Mengamuk, Hazmat Dokter RSUD Pasar Minggu sampai Sobek

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Larang Pasien Covid-19 Bergejala Jalani Isolasi Mandiri

Dinkes Kota Tangerang Larang Pasien Covid-19 Bergejala Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X