Kompas.com - 27/05/2021, 12:47 WIB
Aktivitas pengrajin ondel-ondel di Jalan Kembang Pacar, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2020). Pandemi Covid-19 dianggap menjadi tantangan terberat bagi para pengrajin ondel-ondel di Kramat Pulo setelah bertahan hidup di ibukota lebih dari lima dekade. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGAktivitas pengrajin ondel-ondel di Jalan Kembang Pacar, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2020). Pandemi Covid-19 dianggap menjadi tantangan terberat bagi para pengrajin ondel-ondel di Kramat Pulo setelah bertahan hidup di ibukota lebih dari lima dekade.

JAKARTA, KOMPAS.com - Oknum pengamen ondel-ondel yang sempat viral di media sosial gara-gara meminta uang dengan paksa dan memaki warga di Jalan Haji Alwi, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, akhirnya meminta maaf.

Permintaan maaf pelaku direkam dalam video dan beredar viral di media sosial.

Video permintaan maaf tersebut diunggah oleh akun Instagram @lita_jamallia.

Dalam video tersebut, pelaku hadir langsung. Oknum tersebut minta maaf sekaligus mengklarifikasi perbuatannya memaksa dan memaki warga dengan kata alat kelamin pria.

“Saya ingin mengklarifikasi atas kejadian video kemarin yang viral di mana saja. Saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas kejadian kemarin yang berkata kasar,” ujar oknum pengamen ondel-ondel itu.

Baca juga: Oknum Pengamen Ondel-ondel Maki Warga Setelah Tak Diberi Uang

Ia juga meminta maaf terhadap Ketua RT 04 RW 01 Jamal atas perbuatannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jamal kemudian menanggapi permintaan maaf pelaku.

“Atas kejadian ini, jangan terulang lagi. Saya juga orang Betawi, Ketua RT 04 RW 01. Saya memaafkan dan tidak diulangi lagi yang sudah meresahkan warga, itu saja dari saya,” ujar Jamal dalam video tersebut.

Saat dikonfirmasi, Lita Jamallia membenarkan video klarifikasi dan permintaan maaf oknum pengamen ondel-ondel tersebut.

Permintaan maaf tersebut dilakukan di rumah Ketua RT pada Rabu (26/5/2021) malam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Megapolitan
Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid di RS Kota Bogor Capai 49 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid di RS Kota Bogor Capai 49 Persen

Megapolitan
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Tangsel Batal jika Kasus Covid-19 Masih Melonjak Awal Juli

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Tangsel Batal jika Kasus Covid-19 Masih Melonjak Awal Juli

Megapolitan
Update 15 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Sebanyak 19.244

Update 15 Juni: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Sebanyak 19.244

Megapolitan
Tergelincir, Pemotor Tewas Terlindas Truk Molen di Graha Raya Tangsel

Tergelincir, Pemotor Tewas Terlindas Truk Molen di Graha Raya Tangsel

Megapolitan
Anies Raih Penghargaan Nurwasita Tantra 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup

Anies Raih Penghargaan Nurwasita Tantra 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup

Megapolitan
Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Sediakan 3 Petugas Kesehatan Setiap Hari

Jadi Tempat Isolasi Terkendali, Graha Wisata TMII Sediakan 3 Petugas Kesehatan Setiap Hari

Megapolitan
STAN Belum Terima Surat Gugatan Terkait Keputusan Drop Out 69 Mahasiswa

STAN Belum Terima Surat Gugatan Terkait Keputusan Drop Out 69 Mahasiswa

Megapolitan
Jabar Siaga 1 Covid-19, Kota Bogor Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien

Jabar Siaga 1 Covid-19, Kota Bogor Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien

Megapolitan
787 CPDB Jakarta yang Tidak Lapor Diri Akan Masuk Daftar Hitam

787 CPDB Jakarta yang Tidak Lapor Diri Akan Masuk Daftar Hitam

Megapolitan
Wagub DKI: Presiden Jokowi Minta Penggunaan Masker di Jakarta Ditingkatkan, Prokes Diperketat

Wagub DKI: Presiden Jokowi Minta Penggunaan Masker di Jakarta Ditingkatkan, Prokes Diperketat

Megapolitan
RS Covid-19 Wisma Atlet Sempat Stop Sementara Penerimaan Pasien

RS Covid-19 Wisma Atlet Sempat Stop Sementara Penerimaan Pasien

Megapolitan
Wisma Atlet Semakin Penuh, DKI Buka Kembali Isolasi Terkendali di Ragunan dan TMII

Wisma Atlet Semakin Penuh, DKI Buka Kembali Isolasi Terkendali di Ragunan dan TMII

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X