Kompas.com - 16/06/2021, 12:08 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock) ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.com - Satpol PP Jakarta Barat telah menindak dua kafe di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang menyelenggarakan 'nonton bareng' Piala Eropa (Euro Cup) dalam sepekan terakhir.

"Ada dua ya di Kebon Jeruk itu yang ditindak," kata Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat saat dihubungi, Rabu (16/6/2021).

Dua kafe tersebut diberi sanksi penutupan selama 1 x 24 jam.

Baca juga: Wisma Atlet hingga RS Rujukan Penuh, Jakarta Masuki Fase Genting Pandemi Covid-19

Menurut Tamo, kegiatan nobar memicu kerumunan sehingga tak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Itu kafenya kecil, tapi gara-gara ada acara itu jadi ramai memang," kata Tamo.

Kepada penikmat sepak bola, Tamo mengimbau untuk menyaksikan Piala Eropa di rumah masing-masing dan tak menyelenggarakan kegiatan nobar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, kasus Covid-19 di Ibu Kota tengah melonjak.

"Saya tidak melarang masyarakat buat nonton bola, silakan, tapi di rumah masing-masing. Jangan berkerumun," ungkapnya.

Baca juga: Waspada Varian Baru Covid-19 di Jakarta, Lebih Berbahaya dan Lebih Menular

"Saya imbau ke masyarakat dan pengelola kafe janganlah melaksanakan nobar Euro. Itu bisa menjadi klaster baru, apalagi nanti kalau sudah perempat final atau final," imbuh Tamo.

Kini, pihaknya masih rutin menggelar operasi penertiban untuk menindak lokasi-lokasi yang memicu kerumunan.

Dalam sepekan, Satpol PP Jakarta Barat rata-rata menertibkan 40 kafe atau restoran yang tak menerapkan protokol kesehatan.

Sementara, sebanyak 200-an orang yang tak mengenakan masker terjaring operasi tertib masker setiap harinya.

"Kita masih pandemi, jadi warga harus tetap jaga protokol kesehatan," kata Tamo mengingatkan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Layani Pasien Covid-19, Tukang Bakso Ini Tak Tahu Pelanggannya Sedang Isoman di Hotel

Layani Pasien Covid-19, Tukang Bakso Ini Tak Tahu Pelanggannya Sedang Isoman di Hotel

Megapolitan
Hendak Kabari Korban yang Beli Tabung Oksigen Palsu, Polisi Masih Berusaha Buka Ponsel Pelaku

Hendak Kabari Korban yang Beli Tabung Oksigen Palsu, Polisi Masih Berusaha Buka Ponsel Pelaku

Megapolitan
Jokowi Tak Temukan Obat Pasien Covid-19 di Apotek, tapi Dijual Bebas di Grup Jual Beli Sepeda hingga Marketplace

Jokowi Tak Temukan Obat Pasien Covid-19 di Apotek, tapi Dijual Bebas di Grup Jual Beli Sepeda hingga Marketplace

Megapolitan
Durasi Makan Maksimal 20 Menit, Kasatpol PP Jakpus: Tak Mungkin Kami Awasi Setiap Warteg

Durasi Makan Maksimal 20 Menit, Kasatpol PP Jakpus: Tak Mungkin Kami Awasi Setiap Warteg

Megapolitan
Sudah Sebulan Lebih, Stok Tabung Oksigen di Pasar Pramuka Masih Kosong

Sudah Sebulan Lebih, Stok Tabung Oksigen di Pasar Pramuka Masih Kosong

Megapolitan
Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19 Saat Isoman di Hotel Jalani Swab PCR

Tukang Bakso yang Layani Pasien Covid-19 Saat Isoman di Hotel Jalani Swab PCR

Megapolitan
Kios Pasar Tanah Abang Diobral Murah Akibat Pandemi

Kios Pasar Tanah Abang Diobral Murah Akibat Pandemi

Megapolitan
Artis TikTok Ini Dipanggil Polisi karena Gelar Pesta Ulang Tahun Saat PPKM Level 4 di Bekasi

Artis TikTok Ini Dipanggil Polisi karena Gelar Pesta Ulang Tahun Saat PPKM Level 4 di Bekasi

Megapolitan
Penyaluran Bansos Tunai 93.000 Warga Tangsel Terkendala Terbatasnya Petugas PT POS

Penyaluran Bansos Tunai 93.000 Warga Tangsel Terkendala Terbatasnya Petugas PT POS

Megapolitan
Menengok Masjid Babah Alun yang Dibangun Pengusaha Jusuf Hamka, Kental Nuansa Tionghoa

Menengok Masjid Babah Alun yang Dibangun Pengusaha Jusuf Hamka, Kental Nuansa Tionghoa

Megapolitan
Penyaluran Bansos Tunai Rp 600.000 di Tangsel Berjalan Lambat, Baru Selesai 7 dari 54 Kelurahan

Penyaluran Bansos Tunai Rp 600.000 di Tangsel Berjalan Lambat, Baru Selesai 7 dari 54 Kelurahan

Megapolitan
Aturan Makan 20 Menit di Jakarta: Pengawasan Tak Jelas hingga Jadi Guyonan Warga

Aturan Makan 20 Menit di Jakarta: Pengawasan Tak Jelas hingga Jadi Guyonan Warga

Megapolitan
Polisi Telusuri 2.000 Tabung Oksigen yang Diimpor secara Ilegal

Polisi Telusuri 2.000 Tabung Oksigen yang Diimpor secara Ilegal

Megapolitan
PC Fatayat NU Jaksel Bagikan 200 Paket Makanan untuk Pasien Covid-19 Isoman

PC Fatayat NU Jaksel Bagikan 200 Paket Makanan untuk Pasien Covid-19 Isoman

Megapolitan
Disperindagop Setor Data Pelaku Usaha di Kota Tangerang sebagai Penerima BPUM ke Pemerintah Pusat

Disperindagop Setor Data Pelaku Usaha di Kota Tangerang sebagai Penerima BPUM ke Pemerintah Pusat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X