Pemkot Bekasi Tambah 77 Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Kompas.com - 12/07/2021, 20:58 WIB
Ruang isolasi Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (15/9/2020). Dokumen Pemkot BekasiRuang isolasi Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (15/9/2020).
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menambah 77 tempat tidur di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga.

Langkah tersebut dilakukan mengingat kasus Covid-19 di wilayah Kota Bekasi masih cukup tingggi.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, penambahan tempat tidur tersebut bertujuan untuk mengurangi beban keterisian tenda darurat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, yang sampai saat ini telah terisi lebih dari 100 pasien Covid -19.

Baca juga: Pemkot Bekasi Catat 5.232 Kasus Positif Covid -19 dalam Sepekan

"Hari ini saya meminta kan yang di RSUD Bekasi itu penuh, suruh masukin ke sini (stadion) karena sekarang sudah buka," ujar Rahmat kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Penambahan kapasitas tersebut akan meningkatkan daya tampung pasien Covid-19, yang sebelumnya menampung 140 orang, kini menjadi 217 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya ini juga dilakukan agar Pemkot Bekasi dapat dengan mudah mengontrol kondisi pasien yang ada.

"Makanya saya (lebih) milih di sini (isolasi RSD Stadion Patriot) karena lebih dekat, satu kesatuan pengawasan, totalnya sekarang ada 217 tempat tidur, kan cukup signifikan (nambahnya)," ujar pria yang karib disapa Pepen.

Baca juga: Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Berdasarkan data dari Pemkot Bekasi pada Sabtu (10/7/2021) lalu, total pasien di RSD Stadion Patriot baru diisi 52 pasien.

Rahmat juga meminta agar pihak RSUD Bekasi dapat memilah pasien-pasien di tenda triase dengan gejala ringan hingga sedang, sehingga nantinya bisa dipindahkan ke RSD Stadion Patriot Candrabhaga.

Oleh karena itu, pihak puskesmas diimbau untuk dapat mendata seluruh pasien Covid-19, mulai dari pasien yang mengalami gejala sedang hingga pasien berstatus merah yang membutuhkan oksigen.

"Pasien yang ada di triase nanti kita seleksi dirawat di Stadion Patriot Candrabhaga. Lalu, kalau seumpamanya posko di tingkat RW-nya menyatakan bahwa pasien tersebut ada kemungkinan peningkatan pernapasan dan lain-lain hal, baru ke stadion atau bawa ke RSUD," ungkap Rahmat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pencabulan Anak Masih Berkeliaran di Sekitar Rumah Korban Meski Sudah Dilaporkan, Percuma Lapor Polisi?

Pelaku Pencabulan Anak Masih Berkeliaran di Sekitar Rumah Korban Meski Sudah Dilaporkan, Percuma Lapor Polisi?

Megapolitan
Pekerja Proyek LRT di Kuningan Jatuh dari Ketinggian 8 Meter, Ini Fakta-faktanya

Pekerja Proyek LRT di Kuningan Jatuh dari Ketinggian 8 Meter, Ini Fakta-faktanya

Megapolitan
59 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Buka Lagi Mulai Sabtu Besok, Ini Daftarnya

59 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Buka Lagi Mulai Sabtu Besok, Ini Daftarnya

Megapolitan
4 Fakta Klaster Pesantren Babussalam Depok, 46 Penghuni Positif Covid-19 hingga Diduga Berawal dari Santri Cuti

4 Fakta Klaster Pesantren Babussalam Depok, 46 Penghuni Positif Covid-19 hingga Diduga Berawal dari Santri Cuti

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober 2021: Ada 17 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 21 Oktober 2021: Ada 17 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Pengacara Pastikan Rachel Vennya Siap Jalani Proses Hukum

Pengacara Pastikan Rachel Vennya Siap Jalani Proses Hukum

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Tambah 3 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 41 Pasien Dirawat

UPDATE 21 Oktober: Tambah 3 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 41 Pasien Dirawat

Megapolitan
Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Rachel Vennya: Maaf Sudah Meresahkan Masyarakat

Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Rachel Vennya: Maaf Sudah Meresahkan Masyarakat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Diguyur Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Diguyur Hujan Siang Nanti

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pencuri Motor Diseret dan Diamuk Massa | Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

[POPULER JABODETABEK] Pencuri Motor Diseret dan Diamuk Massa | Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Megapolitan
Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.