Polisi: Ojek dan Taksi Online Dibantu Melintas di Penyekatan PPKM Darurat

Kompas.com - 13/07/2021, 17:26 WIB
Driver ojek online saat mengikuti vaksinasi drive thru di Klenteng Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah. DOK. Humas Pemkot SemarangDriver ojek online saat mengikuti vaksinasi drive thru di Klenteng Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabag Ops Dit Lantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali mengatakan pengendara ojek online yang sedang beroperasional akan dibantu melintas di titik-titik penyekatan PPKM Darurat.

Ojek online (ojol) yang dibantu melintas adalah mereka yang jelas sedang bekerja.

"Selama ojol tersebut sedang membawa barang antaran, maka akan kami bantu. Begitu pun jika sedang membawa penumpang yang bekerja di bidang esensial, kritikal, tenaga kesehatan, dan penumpang dalam keadaan darurat, juga akan kami bantu," ujar Dermawan saat dihubungi Selasa (13/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat, Ojek dan Taksi Online di DKI Wajib Kantongi STRP

Menyoal aturan ojek online yang wajib membawa Surat Tanda Registrasi Pegawai (STRP), Dermawan mengaku pihaknya akan mengikuti aturan pemerintah.

"Kalau pemerintah mengatakan pengemudi transportasi online wajib memiliki STRP, maka kami akan laksanakan di lapangan. Kami tunggu perintah dari pimpinan," ungkap Dermawan.

Sebelumnya, dalam SK Kadishub Provinsi DKI Jakarta No. 282/2021, dikatakan bahwa pengemudi transportasi daring (mobil dan sepeda motor) alias ojol, diwajibkan memiliki STRP yang diajukan secara kolektif oleh penanggungjawab perusahaan aplikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cara Mengajukan STRP bagi Pekerja dan Keperluan Mendesak

"Iya wajib untuk driver ojek online dan taksi online wajib memiliki STRP," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (10/7/2021).

Lanjut Syafrin, pengemudi online harus memenuhi syarat dengan tetap menunjukkan STRP, serta sertifikat vaksin baik yang baru satu kali atau sudah dua kali.

Selain pengemudi, penumpang yang diantarkan juga harus memiliki STRP dan merupakan pekerja di bidang yang diperbokehkan melintas. 



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Megapolitan
Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Megapolitan
XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

Megapolitan
Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Ganjil Genap Berlaku di Sekitar TMII dan Ancol Saat Akhir Pekan

Ganjil Genap Berlaku di Sekitar TMII dan Ancol Saat Akhir Pekan

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Pegawai KPI Fasilitasi Upaya Damai, Mustahil Komisioner Tidak Tahu

Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Pegawai KPI Fasilitasi Upaya Damai, Mustahil Komisioner Tidak Tahu

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Investigasi Internal KPI Mirip seperti Ngobrol-ngobrol

Kuasa Hukum Korban Pelecehan: Investigasi Internal KPI Mirip seperti Ngobrol-ngobrol

Megapolitan
Sederet PR Anies Usai Divonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Sederet PR Anies Usai Divonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Megapolitan
Saat Bioskop di Kawasan Blok M Sepi, Penularan Covid-19 Masih Menghantui

Saat Bioskop di Kawasan Blok M Sepi, Penularan Covid-19 Masih Menghantui

Megapolitan
Berpulang Jelang Bebas akibat Kebakaran Lapas Tangerang...

Berpulang Jelang Bebas akibat Kebakaran Lapas Tangerang...

Megapolitan
Anies Sebut Tuntutan dalam Gugatan Polusi Udara Sudah Dikerjakan Sebelum Putusan Majelis Hakim

Anies Sebut Tuntutan dalam Gugatan Polusi Udara Sudah Dikerjakan Sebelum Putusan Majelis Hakim

Megapolitan
UPDATE 16 September: 25 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

UPDATE 16 September: 25 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Bodetabek Diguyur Hujan Nanti Malam

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Bodetabek Diguyur Hujan Nanti Malam

Megapolitan
90 Orang Nonton di XXI BSD Plaza, Pengelola: Lebih Banyak dari Pembukaan Sebelumnya

90 Orang Nonton di XXI BSD Plaza, Pengelola: Lebih Banyak dari Pembukaan Sebelumnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.