Kompas.com - 26/07/2021, 13:15 WIB
Ilustrasi pub, bar Shutterstock/Anita WarrenIlustrasi pub, bar
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polres Tangerang Selatan mengamankan 10 orang dari dua tempat hiburan yang nekat beroperasi hingga menimbulkan kerumunan pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin menjelaskan, mereka diamankan dari bar dan juga gerai spa pelanggar PPKM Level 4 tersebut.

"Polres Tangerang Selatan mengamankan 10 orang. Empat perempuan dan enam laki-laki," ujar Iman dalam keterangannya, Senin (26/7/2021).

Namun, Iman belum menjelaskan secara rinci apakah 10 orang tersebut merupakan pengelola atau para pengunjung dari dua tempat hiburan malam tersebut.

Baca juga: Ombudsman Soroti Longgarnya Pengawasan Petugas Saat PPKM Level 4 di Tangsel

Dia hanya menyebut bahwa 10 orang tersebut sudah dibawa ke Polres Tangerang Selatan untuk diperiksa lebih lanjut atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini tengah dimintai keterangan terkait dugaan pidana kekarantinaan kesehatan dan atau wabah penyakit menular," kata Iman.

Sebelumnya, Polisi menyegel dua tempat hiburan malam di kawasan Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang, yang nekat beroperasi dan membuat kerumunan pada masa PPKM level 4.

Iman menjelaskan, dua tempat hiburan yang disegel tersebut adalah bar dan gerai spa. Kedua tempat itu kedapatan beroperasi saat petugas melakukan patroli PPKM level 4 pada Sabtu (24/7/2021) hingga Minggu (25/7/2021) dini hari.

Baca juga: Sempat Terbengkalai, Ratusan Jarum Suntik Bekas Vaksinasi Covid-19 di Depok Sudah Diangkut

"Lokasi pertama yaitu B'Fly massage and lounge. Lokasi kedua Beer Garage," ujar Iman dalam keterangannya, Senin (26/7/2021).

Menurut Iman, petugas memergoki adanya perayaan pesta ulang tahun seorang pengunjung yang menimbulkan kerumunan di lokasi pertama.

Sementara di lokasi kedua, lanjut dia, petugas melihat bahwa bar tersebut masih beroperasi dan melayani pelanggan hingga Minggu dini hari.

"Itu diselenggarakan perayaan ulang tahun yang kemudian menyebabkan terjadinya kerumunan. Kalau Beer Garage, berdasarkan petunjuk ditemukan masih beraktivitas dalam masa PPKM Level 4," ungkap Iman.

Saat ini, kata Iman, kedua tempat hiburan malam tersebut sudah disegel sementara oleh petugas dengan pemasangan garis polisi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.