Kompas.com - 27/08/2021, 13:54 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) bersama Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto (kiri) meninjau proses lifting rangka atap saat pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Pemasangan rangka atap JIS yang memiliki berat 3.900 ton dengan bentang 269 meter tersebut menggunakan sistem 'heavy lifting' yaitu proses perakitan struktur utama dan struktur ruang dilakukan di lantai dasar untuk kemudian dilakukan pengangkatan secara bersamaan dengan sekali angkat. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) bersama Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto (kiri) meninjau proses lifting rangka atap saat pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (16/6/2021). Pemasangan rangka atap JIS yang memiliki berat 3.900 ton dengan bentang 269 meter tersebut menggunakan sistem 'heavy lifting' yaitu proses perakitan struktur utama dan struktur ruang dilakukan di lantai dasar untuk kemudian dilakukan pengangkatan secara bersamaan dengan sekali angkat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pergantian dua direktur dan satu komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada Rabu (25/8/2021) merupakan upaya penyegaran semata.

"Itu penyegaran saja," jawab Anies singkat saat ditanya soal pemberhentian ketiga orang tersebut, pada Jumat (27/8/2021).

Jakpro merupakan badan usaha milik daerah (BUMD)  di bawah Pemprov DKI Jakarta.

Dua direktur Jakpro yang diberhentikan yaitu Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto dan Direktur Pengembangan Bisnis Mohammad Hanief Arie Setianto. Sementara itu, komisaris yang diberhentikan adalah Hadi Prabowo.

Baca juga: Anies Copot Direktur Utama, Direktur Bisnis, dan Komisaris Jakpro

Plt Kepala Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta, Riyadi mengatakan, dua direksi dan satu komisaris PT Jakpro diberhentikan lewat keputusan para pemegang saham (KPPS).

"Pemberhentian dan pengangkatan anggota direksi dan komisaris PT Jakarta Propertindo (Perseroda) dilakukan melalui keputusan para pemegang saham di luar rapat umum pemegang saham luar biasa PT Jakarta Propertindo tanggal 25 Agustus 2021," kata Riyadi dalam keterangan tertulis, Kamis kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Utama PT Jakpro kini dijabat Widi Amanasto. Hanief digantikan oleh Gunung Kartiko dan Hadi digantikan oleh M Hudori.

Riyadi mengatakan, pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam perusahaan seiring dengan perkembangan yang terjadi.

"Hal ini seiring dengan tuntutan dan perkembangan perusahaan, yang juga berkaitan dengan penyegaran dan regenerasi kepemimpinan," ujar dia.

Riyadi mengucapkan selamat kepada jajaran direksi dan komisaris yang baru saja diangkat untuk menakhodai PT Jakpro.

Baca juga: Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto Mengundurkan Diri

Pemprov DKI Jakarta berharap, jajaran direksi yang baru bisa menjalankan tugas dengan baik dan meningkatkan kinerja perusahaan.

"Mendukung program-program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta khususnya untuk menuntaskan penugasan-penugasan yang diberikan kepada PT Jakarta Propertindo serta mengembangkan bisnis ke depan," ucap Riyadi.

Pemprov DKI Jakarta merupakan pemegang saham mayoritas Jakpro. Berdasarkan situs resmi Pemprov DKI Jakarta, 99,98 persen saham Jakpro dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Sisanya merupakan milik Perumda Pasar Jaya yang juga BUMD DKI Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Megapolitan
Pagi yang Menghebohkan di Cawang, Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Pagi yang Menghebohkan di Cawang, Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Megapolitan
Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Megapolitan
Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Megapolitan
Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan Begal yang Tewaskan Pemuda di Cimanggis Depok

Polisi Buru Kawanan Begal yang Tewaskan Pemuda di Cimanggis Depok

Megapolitan
Ketika Pengendara di Jalan Fatmawati Sempat Kena Tilang meski Ganjil Genap Baru Sosialisasi

Ketika Pengendara di Jalan Fatmawati Sempat Kena Tilang meski Ganjil Genap Baru Sosialisasi

Megapolitan
WN Nigeria Tersangka Kasus Penipuan Modus Jual Black Dollar Mengaku Sudah 3 Tahun di Indonesia

WN Nigeria Tersangka Kasus Penipuan Modus Jual Black Dollar Mengaku Sudah 3 Tahun di Indonesia

Megapolitan
Saat Transjakarta dan LRT Jabodebek Alami Kecelakaan pada Hari yang Sama...

Saat Transjakarta dan LRT Jabodebek Alami Kecelakaan pada Hari yang Sama...

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tambah 3 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 25 Oktober: Tambah 3 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Penyegelan Ulang Masjid Ahmadiyah Depok Disertai Ujaran Kebencian Massa, Polisi Diminta Turun Tangan

Penyegelan Ulang Masjid Ahmadiyah Depok Disertai Ujaran Kebencian Massa, Polisi Diminta Turun Tangan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan hingga Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan hingga Malam

Megapolitan
Polisi Gencar Gerebek Kantor Pinjol Ilegal, Para Debt Collector Kini Kerja di Kosan

Polisi Gencar Gerebek Kantor Pinjol Ilegal, Para Debt Collector Kini Kerja di Kosan

Megapolitan
Masih Sosialisasi, Polisi Mulai Tilang Pelanggar Ganjil Genap Mulai Kamis

Masih Sosialisasi, Polisi Mulai Tilang Pelanggar Ganjil Genap Mulai Kamis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.